Home / Agama / Kajian / Yuk, Kita Daftar Menjadi Murid Rasulullah SAW

Yuk, Kita Daftar Menjadi Murid Rasulullah SAW

Oleh: H. Derajat

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ مَعَ التَّسْلِيْمِ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ فِى تَحْصِيْلِ الْعِنَايَةِ الْعَآمَّةِ وَالْهِدَايَةِ التَّآمَّةِ، آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Bismillãhirrahmãnirrahîm
Was-shalãtu was-salãmu ‘alã Muhammadin wa ãlihî ma’at taslîmi wa bihî nasta’înu fî tahshîlil ‘inâyatil ‘ãmmati wal-hidãyatit tãmmah, ãmîn yã Rabbal ‘ãlamîn.

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, kepadaNya kami memohon pertolongan dalam mencapai inayahNya yang umum dan petunjukNya yang sempurna, ãmîn yã Rabbal ‘ãlamîn”.

Semoga Allah Subhãnahu wa Ta’ãlã memberkahi, merahmati dan melimpahkan rizki kepada mu wahai sahabatku…

Allah Subhãnahu wa Ta’ãlã berfirman:

إنَّ اللّٰهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا ۞

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab [33]: 56)

Ibnu Katsir-rahimahullãh– berkata: “Maksud ayat ini adalah bahwa Allah Subhãnahu wa Ta’ãlã mengabarkan kepada hamba-hamba-Nya tentang kedudukan hamba dan nabi-Nya (Muhammad SAW) di sisi-Nya di langit di mana malaikat-malaikat bershalawat untuknya, lalu Allah Subhãnahu wa Ta’ãlã memerintahkan makhluk-makhluk yang ada di bumi untuk bershalawat dan salam untuknya, agar pujian tersebut berkumpul untuknya dari seluruh alam baik yang ada di atas maupun yang ada di bawah.”

Ibnul Qoyyim –rahimahullãh– berkata dalam buku “Jalãul Afhãm”: “Artinya bahwa jika Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk rasul-Nya, maka hendaklah kalian juga bershalawat dan salam untuknya karena kalian telah mendapatkan berkah risalah dan usahanya, seperti kemuliaan di dunia dan di akhirat.”

Telah berkata Mursyid kami yang mulia Abah Guru Sekumpul bahwa salah satu jalan untuk menjadi Murid dari Rasulullah SAW yang sudah pasti hatinya mulia dan diselamatkan Allah maka salah satu jalannya adalah dengan memperbanyak Shalawat:

Setiap muslim pasti ingin menjadi murid Rasulullah SAW. Ingin dibukakan hijab antara kita dengan sang Baginda Nabi Muhammad SAW. Sebab, jika sudah dibukakan hijab atau menjadi murid Rasulullah SAW, akan selamat dan beruntung di dunia dan di akhirat.

Abah Guru Sekumpul atau KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-‘Alimu al-‘Allãmah al-‘Ãrif Billãh al-Bahrul ‘Ulûm al-Waliy al-Quthb as-Syekh al-Mukarram Maulãnã Kiyai Haji Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari, dalam sebuah pengajian memberikan ijazah shalawat agar dibukakan hijab dengan Rasulullah SAW.

“Marilah kita bersama-sama memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW, setiap malam. Ini diatur dalam kitab Ad-durrun Nafis,” dawuh Abah Guru Sekumpul.

Abah Guru Sekumpul melanjutkan, Barangsiapa membaca shalawat ini sebanyak 10 ribu kali setiap malam dengan ikhlas, tanpa ada tujuan ini itu, 10 ribu hitungan shalawatnya, Insya Allah dalam dua tahun, dia akan dibukakan hijab.

“Kalau sudah dibukakan Hijab, berarti menjadi murid Rasulullah SAW, maka kalau menjadi Murid Rasul, selamat sudah,” katanya.

Allãhumma shalli ‘alã Sayyidinã Muhammadinin Nabiyyil Ummiyyi wa ‘alã Ãlihi wa Shahbihi wa sallim.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Atau cara membaca Shalawatnya seperti berikut ini dan inilah yang dibaca berulang kali dibaca oleh Abah Guru Sekumpul:

Allãhumma shalli ‘alã Sayyidinã Muhammad, An-Nabiyyil Ummiyyi wa ‘alã Ãlihi wa Shahbihi wa sallim.

Shalawat tersebut dibaca sebanyak 10 ribu kali setiap malam. Beliau memperkirakan, ketika membaca shalawat tersebut akan menghabiskan waktu, jika dimulai pukul 08.00 malam atau 20.00 WIB maka akan selesai pada pukul 05.00 WIB (waktu subuh).

“Syaratnya, harus dibaca dengan ikhlas, jangan ada tujuan ingin dibukakan hijab. Selama ada tujuan di dalam hati ingin dibukakan hijab, jangan dibaca dulu,” kata Abah Guru Sekumpul.

Beliau menambahkan, hati harus kosong dari tujuan-tujuan tertentu, maka mulailah membaca. Sekali lagi, Syaratnya, musti ikhlas, kalau tidak ikhlas, gak bisa. Dengan membaca shalawat itu, yang dirasakan pertama kali, pasti hati akan merasa nyaman.

Telah berkata Imam Ahmad dari Abdullah bin Umar ra, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَمَلَائِكَتُهُ سَبْعِيْنَ مَرَّةً « رواه أحمد بإسناد حسن » .

“Siapa yang bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW sekali, maka Allah SWT dan Malaikat-Nya akan bershalawat untuknya 70 kali.” (HR. Ahmad dengan sanad hasan)

Wallãhu A’lamu bish-Shawãb

 

About admin

Check Also

Meneladani Ulama Salaf di Malam-malam Terakhir Bulan Ramadhan

“Beberapa ulama salaf menyendiri dalam rumahnya, berkhalwat dengan Rabb-Nya, hingga seseorang bertanya padanya: ‘tidakkah engkau ...