Wednesday , December 1 2021
Home / Tag Archives: Wejangan Sufistik (page 3)

Tag Archives: Wejangan Sufistik

April, 2017

  • 9 April

    Takzim Kepada Guru (1)

    Takzim dan berkhidmat kepada Guru sudah menjadi tradisi di kalangan pengamal tarekat yang diwariskan secara turun temurun dari sejak zaman Nabi SAW. Tidak hanya dikalangan pengamal tarekat, di pasantren yang tidak mengajarkan tarekat juga telah terbiasa dengan sikap menghormati Guru atau orang lebih senior dari dia. Mencium tangan Guru atau ...

  • 7 April

    Nasehat Imam al-Ghazali

    Jika sampai saat ini masih ada orang yang menolak Tasawuf dan segala praktik dzikir dalam Tarekat adalah hal yang wajar karena ilmu dalam agama tersebut berlapis atau bertingkat. Antara satu tingkat dengan tingkat lain kelihatan berbeda namun pada hakikatnya sama. Anak kelas 1 SD berhitung dengan memakai jari tangan karena ...

January, 2017

  • 26 January

    Puisi Rumi; Nasehat Guru Kepada Muridnya

    Seorang Syeikh Sufi seringkali menasihati murid-murid beliau menggunakan bahasa perumpamaan, kadang juga beliau mengungkapkan nasihat berupa puisi. Nah, Sufi kekasih Allah yang kita sajikan nasihatnya kali ini, Maulana Rumi menyajikan nasihatnya dalam rupa puisi yang penuh perumpaan, yang bila kita renungkan isinya sebuah rahasia kehidupan yang penuh hikmah. Sebuah metode ...

  • 8 January

    Panca Kawidaksanaan

    Panca Kawidaksanaan untuk Brahmana Satria Prawiratama menuju Nagara Tengtrem Kerta Raharja Brahmana artinya tokoh yang dituakan, pemimpin atau imam. Ia wajib berpegang teguh pada “Panca Kawidaksanaan” dalam menjalankan laku hidup di dunia. “Panca Kawidaksanaan” artinya “Lima Kebijaksanaan”, terdiri dari: 1. Widaksana Nata Sasmita Setiap Brahmana yang telah dianugerahkan oleh Allah ...

October, 2016

  • 3 October

    Laa Ilaaha Illallaah

    Bismillahir Rahmaanir Rahiim فَوَرَبِّكَ لَنَسْأَلَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ Allah SWT berfiman : “Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua” (QS 015 : 92) Begitu banyak ayat Al Qur’an dan al Hadits yang mengutamakan orang-orang yang berdzikir, meskipun demikian sedikit sekali orang-orang yang mengerjakannya. Tidak mengherankan jika orang-orang yang berdzikir itu ...

  • 3 October

    Ujaran Pertama Sulthanul Auliya

    Bismillaahir Rahmaanir Rahiim Para sahabat tercinta, sebelum membaca ceramah pertama dari pemimpin tarekat Qodiriyah, Sulthonul Auliya Sayyidi Syaikh Muhyidin Abu Muhammad Abdul Qodir al Jailani al Bagdadi,qs., pada hari Jum’at 15 Syawal 545 H, mari bersama-sama kita bacakan Suratul Fatihah, Al Fatihah ……….. Amiin. Hati para waliyullah adalah suci dan ...

September, 2016

  • 19 September

    Syukur

    Bismillaahir Rahmaanir Rahiim Pengajian Jum’at malam beberapa waktu yang lalu, membahas tentang makna syukur, kemudian membandingkan keutamaan antara syukur dengan sabar, yang bersumber dari kitab Qutul Qulub karya Syaikh abu Thalib al Makki,ra. Syaikhuna (semoga Allah merahmatinya) berkata : ‘Bagi saya, tidak peduli, mana yang lebih utama antara sabar dan ...

August, 2016

  • 21 August

    Pemburu Belajar Kasih Sayang dari Anak Rusa

    SALAM sayangku padamu, cucu-cucuku, anak-anakku, saudara-saudaraku. Sudah pernahkah engkau melihat seekor anak rusa? Perkenankan aku bercerita tentang seekor anak rusa dan induknya. Dengarkanlah dengan seksama! Cerita ini akan memberitahukanmu mengenai perbedaan antara kesadaran manusia dan kesadaran binatang. Pada zaman dahulu, ada seorang laki-laki yang suka berburu. Dia akan masuk hutan ...

  • 21 August

    Raja yang Ingin Membuat Emas

    SALAM sayangku padamu, cucu-cucuku, saudara-saudaraku, anak-anakku. Ikutlah aku dan kita akan mengunjungi apa yang pernah menjadi sebuah kerajaan besar. Satu abad yang lalu, kerajaan yang besar ini diperintah oleh seorang raja yang kuat. Lihatlah ke sebelah sana! Itu adalah tempat di mana istana raja pernah berdiri. Dan di sini, di ...

July, 2016

  • 18 July

    Semangat yang Tinggi Tidak Akan Mampu Menembus Dinding-Dinding Takdir Allah

    سوابق الههم لا تخرق أسوار الأقدار “Semangat yang tinggi tidak akan mampu menembus dinding-dinding takdir Allah” 1. Penjelasan Etika yang harus dilakukan dalam maqam asbab adalah percaya akan takdir Allah. Etika ini sangat urgen untuk di pegang oleh salik yang ingin selamat dari kesesatan. Karena sebesar apapun usaha salik pasti ...