Friday , April 23 2021
Home / Relaksasi / Anekdot / Konsistensi dan Kebijakan

Konsistensi dan Kebijakan

Oleh: H. Derajat

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Allahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad wa ‘ala aali Sayyidina Muhammad.

Setelah membaca ilustrasi cerita ini yakinlah kita tidak bisa berkesimpulan bahwa kita menjadi orang bijak karena ketidak-konsistenan kita dalam suatu masalah.

Seorang darwis ingin belajar tentang ‘kebijaksanaan hidup’ dari Nasrudin. Nasrudin bersedia, dengan catatan bahwa kebijaksanaan hanya bisa dipelajari dengan praktek. Darwis itu pun bersedia menemani Nasrudin dan melihat perilakunya.

Malam itu Nasrudin menggosok kayu untuk membuat api. Api kecil itu ditiup-tiupnya. “Mengapa api itu kau tiup?” Tanya sang darwis.

“Agar lebih panas dan lebih besar apinya,” jawab Nasrudin.

Setelah api besar, Nasrudin memasak sop. Sop menjadi panas. Nasrudin menuangkannya ke dalam dua mangkok. Ia mengambil mangkoknya, kemudian meniup-niup sopnya.

“Mengapa sop itu kau tiup?” Tanya sang darwis.

“Agar lebih dingin dan enak dimakan,” jawab Nasrudin.

“Ah, aku rasa aku tidak jadi belajar darimu,” ketus si darwis.

“Engkau tidak bisa konsisten dengan pengetahuanmu.” si darwis mengakhiri.

 

About admin

Check Also

Betapa Beratnya Menjadi Seorang Mursyid Tarekat, Maka Jangan Pernah Merendahkannya

Oleh: H. Derajat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ مَعَ التَّسْلِيْمِ وَبِهِ ...