Monday , March 8 2021
Home / Relaksasi / Renungan / Jangan Merasa Paling Bersih

Jangan Merasa Paling Bersih

Oleh: H. Derajat

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Allahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad wa ‘ala aali Sayyidina Muhammad.

“Wong ambêk gumêdhe malah disorake, kosokbaline wong andhap asor: malah diluhurake, pêrlune apa dhêmên gumêdhe?”

(Orang yang tinggi hati akan direndahkan, sebaliknya orang yang rendah hati akan diluhurkan. Jadi apa manfaatnya menjadi orang yang sombong?)

Kisah ini menggambarkan seseorang yang alim bisa terhapus amalnya, karena mengusir orang yang ahli maksiat yang hadir di majlisnya.

Syeikh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibari, pengarang kitab Fathul Mu’in bercerita bahwa di zaman seorang Nabi terdahulu, ada seorang yang ahli maksiat yang amat durhaka dan tidak pernah beribadah. Satu hari timbul kesadaran dalam dirinya ingin bertaubat. Ia pun mendatangi majelisnya seorang alim guna mengambil manfaat darinya.

Namun, orang alim tadi merasa tidak suka bila si ahli maksiat tersebut ada di majelisnya. Ia pun mengusirnya, dan si ahli maksiat pergi dengan perasaan sedih. Tak lama setelah itu, turunlah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu kepada Nabi di wilayah tersebut.

Jibril berkata; “Wahai Nabiyullah, sesungguhnya Allahﷻ telah mengampuni si ahli maksiat sekaligus menghapus semua amal si alim.Ketahuilah bahwa Allahﷻ lebih dekat kepada ahli maksiat yang rendah diri dibanding kepada orang alim yang sombong”.

Sumber : Kitab Irsyadul Ibad hal. 461 karya Syeikh Zainuddin Al-Malibari.

About admin

Check Also

Ahli Maksiat Bertaubat di Penghujung Ajal

Oleh: H. Derajat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا ...