Home / Ensiklopedia / Fenomena / Gema Takbir Mengiringi Gerhana Matahari Hibrida

Gema Takbir Mengiringi Gerhana Matahari Hibrida

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَاٰلِهِ مَعَ التَّسْلِيْمِ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ فِى تَحْصِيْلِ الْعِنَايَةِ الْعَآمَّةِ وَالْهِدَايَةِ التَّآمَّةِ، آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Bismillãhirrahmãnirrahîm
Was-shalãtu was-salãmu ‘alã Muhammadin wa ãlihî ma’at taslîmi wa bihî nasta’înu fî tahshîlil ‘inâyatil ‘ãmmati wal-hidãyatit tãmmah, ãmîn yã Rabbal ‘ãlamîn.

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, kepadaNya kami memohon pertolongan dalam mencapai inayahNya yang umum dan petunjukNya yang sempurna, ãmîn yã Rabbal ‘ãlamîn”.

Insyaa Allah seluruh Masjid di Indonesia secara serentak akan mengumandangkan Gema Takbir, Istighfar, Shalat Gerhana Matahari, dan Shadaqah Gerhana Matahari dengan rangkaian ibadah sebagai berikut:

1). 08:30 WIB : Mulai Mempersiapkan Pengumuman Akan Terjadi Gerhana Matahari Hybrid (Total sekaligus Cincin).
2). 09:00 WIB : Gema Sayyidul Istigfar dan Siap-siap Takbir Gerhana.
3). 09:27 WIB : Mengumandangkan Gema Takbir Gerhana (Mulai ada Objek Bulan Menutupi Matahari).
4). 10:30 WIB : Mengucapkan Asshalãtu Jãmi’ah (Mulai Kondisi Meredup Kegelapan).
5). 10:35 WIB : Shalat Gerhana Matahari.
6). 11:00 WIB : Khutbah Gerhana Matahari.
7). 11:30 WIB : Melanjutkan Gema Takbir hingga akhir Gerhana terbuka kembali, diiringi dengan Shadaqah Gerhana, dilanjutkan dengan Mengumandangkan Gema Adzan Zuhur dan Shalat Zuhur.
8). 12:00 WIB : Shalat Zuhur.
9). 12:15 WIB : Memperbanyak Sayyidul Istighfar memohon Ampunan kepada Allah dan Sesama Makhluq.
10). 12:30 WIB : Lihat kembali Matahari apakah sudah terbuka bersinar.

Dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, Nabi Shallallaahu ‘alaihi wassallam bersabda:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari No. 1044)

* Insyaa Allah pada tanggal 20 APRIL 2023 akan terjadi fenomena alam luar biasa atas kehendak dan keagungan Allah yang dapat dilihat di seluruh wilayah Indonesia, yakni GERHANA MATAHARI TOTAL DAN SEKALIGUS KAWASAN LAIN MENGALAMI GERHANA MATAHARI CINCIN. Karena keadaan total dan cincin terjadi pada waktu yang bersamaan, maka disebut GERHANA MATAHARI HYBRID.

Rangkaian fase Gerhana Matahari Total dan Cincin secara Global pada Kamis, 20 April 2023 :

1) Mulai Fase Awal P1: 08:34:16 WIB.
2) Fase Umbra (Gelap): 09:36:57 WIB hingga 12:56:36 WIB.
3) Fase Akhir P4 Rangkaian Gerhana: 13:59:14 WIB.

Secara hisab dan rukyat setiap kota/kabupaten akan mengalami gerhana matahari pada waktu yang berbeda-beda. Di Kota Bandung mulai kontak awal pukul 09:27:38 WIB, puncak maksimum (kegelapan) pukul 10:45:19 WIB, hingga kontak akhir pukul 12:08:32 WIB. Untuk Kota Bandung Matahari akan terhalang piringan Bulan maksimum mencapai 0,532 Magnitude. Sehingga secara perlahan suasana lingkungan bumi yang mengalami gerhana matahari akan meredup.

Himbauan: “TIDAK MELIHAT GERHANA MATAHARI DENGAN MATA TELANJANG, KARENA PAPARAN SINAR MATAHARI DAPAT MEMBAKAR RETINA MATA, SEHINGGA MENYEBABKAN KEBUTAAN.”

Meskipun terjadi di Bulan Ramadhan, tetap dianjurkan untuk:

1) Mengumandangkan Gema Takbir dengan memperbanyak Takbir, mengagungkan Asma Allah, lafadz dan lantunkan sebagaimana Takbir pada 2 Hari Raya dari Awal Gerhana hingga Gerhana Matahari Berakhir.
2) Mengumandangkan Gema Istighfar, karena merasa takut dan khawatir akan terjadi sesuatu, dengan memohon ampunan kepada Allah dan maaf kepada semua makhluk.
3) Mengucapkan Asshalãtu Jãmi’ah.
4) Shalat Gerhana Matahari.
5) Mendirikan dan Mendengarkan Khutbah Gerhana Matahari.
6) Bershadaqah Gerhana Matahari.
7) Melanjutkan Gema Takbir hingga akhir Gerhana Matahari dan Matahari terbuka kembali bersinar normal.

Selama fase Gerhana, Siaran Gema Takbir Gerhana akan disiarkan secara live streaming melalui Radio dengan klik link berikut:

http://www.radioadzanfmbandung.com

Seluruh Masjid, Mushalla, Tempat Ibadah di tempat Umum/ Sekolah/ Kampus / dan sebagainya dapat ikut merelay dan mengumandangkan Gema Takbir Gerhana.

______________

Sumber: Almanak Astronomi/ Kalender Hijriyah/ Kalender Hisab-Rukyat.

About admin

Check Also

Meneladani Ulama Salaf di Malam-malam Terakhir Bulan Ramadhan

“Beberapa ulama salaf menyendiri dalam rumahnya, berkhalwat dengan Rabb-Nya, hingga seseorang bertanya padanya: ‘tidakkah engkau ...