Thursday , December 9 2021
Home / Deep Secret / Intelijen (page 23)

Intelijen

January, 2012

  • 8 January

    AS sedang upayakan referendum bagi Papua

    Hillary ClintonINTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyatakan protes atas pernyataan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton yang khawatir kondisi HAM di Papua. 

  • 8 January

    Perebutan SDA di “Bogor Timur” (5)

    Gunung SanggabuanaGunung Sangga Buana, Misteri di balik Tambang Galena

    INTELIJEN.co.id - Daerah Jonggol di wilayah Kabupaten Bogor, banyak dikenal orang karena sempat disebut-sebut sebagai pengganti pusat pemerintahan Indonesia di Jakarta. Akan tetapi masih sedikit saja masyarakat mengetahui tentang  potensi tambang yang ada di sana.

  • 8 January

    Perebutan SDA di “Bogor Timur” (4)

    Sutan BhatoeganaSutan Bhatoegana; Jonggol harus dijadikan Ibukota

    INTELIJEN.co.id - Wacana  Jonggol sebagai pusat pemerintahan RI muncul karena Jakarta  sudah terlalu padat dan kumuh. Tidak hanya itu, jika anda ingin keluar rumah, maka akan langsung ketemu sama macet. 

  • 8 January

    Perebutan SDA di “Bogor Timur” (3)

    IlustrasiJonggol alternatif Pusat Pemerintahan RI  

    INTELIJEN.co.id - Potensi wilayah Jonggol bukan hanya kekayaan sumber daya alam hasil tambang yang selama ini telah dinikmati. Jonggol juga telah beberapa kali diwacanakan untuk menggantikan kota Jakarta sebagai pusat pemerintahan RI. 

  • 8 January

    Perebutan SDA di “Bogor Timur” (2)

    Taman Makam QuilingMakam Quiling

    INTELIJEN.co.id - Sejumlah perusahaa berebut untuk mendapatkan ijin penambangan di wilayah Bogor Timur. Rio Tinto piawai melakukan lobi di level pemerintah pusat, tetapi Bintangdelapan menjadi jawara di pemerintah daerah.

  • 8 January

    Perebutan SDA di “Bogor Timur” (1)

    SDA Jonggol

    Konspirasi Cina-Singapura

    INTELIJEN.co.id - Penguasaan tambang galena Bogor Timur tidak lepas dari peran orang-orang dekat Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew. Kelompok berpengaruh inilah yang meneruskan ambisi Lee menguasai sumber daya alam Indonesia, utamanya wilayah Bogor.