Monday , March 8 2021
Home / Agama / Kitab Klasik (page 2)

Kitab Klasik

March, 2020

  • 10 March

    Naskah Kitab “Punika Sajarah Sadaya Kang Tedak Saking Kangjeng Nabi Adam”

    KATA PENGANTAR Bahagialah kita, bangsa Indonesia, bahwa hampir di setiap daerah di seluruh tanah air hingga kini masih tersimpan karya-karya sastra lama, yang pada hakikatnya adalah cagar budaya nasional kita. Kesemuanya itu merupakan tuangan pengalaman jiwa bangsa yang dapat dijadikan sumber penelitian bagi pembinaan dan pengembangan kebudayaan dan ilmu di ...

December, 2019

  • 12 December

    Kiai Anwar Batang dan Kisah Ketika Nabi Sulaiman Ingin Menjamu Semua Hewan

    Ada satu kisah menarik dalam kitab Aisyul Bahri yang dikutip Kiai Anwar Batang dari Imam al-Qusyairi. Suatu ketika, Nabi Sulaiman meminta ijin kepada Allah Swt untuk menjamu seluruh hewan pada suatu hari. Nabi Sulaiman pun mengumpulkan makanan dalam rentang waktu yang lama. Lalu Allah mengirim seekor ikan kepada Nabi Sulaiman. ...

April, 2019

  • 12 April

    Rumi: Mana yang Lebih Mulia?

    SETIAP bangunan suci pasti didirikan dengan suatu tujuan tertentu. Sebagian dibuat untuk menampilkan kepemurahan pembangunnya. Sebagian agar pembangunnya dikenal, dan sebagian lagi mengharapkan imbalan-imbalan di akhirat kelak. Namun tujuan yang sesungguhnya dari bentuk-bentuk penghormatan terhadap para kekasih Allah dan memperindah makam-makam mereka, seharusnya adalah Allah. Para kekasih Allah sendiri tidak ...

February, 2019

  • 10 February

    Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (5)

    “Seperti ungkapan Ibnu ‘Arabi, penyaksian Tuhan dalam diri seorang wanita adalah bentuk penyaksian paling sempurna. Karena wanita dibuat memikat hati Nabi saw. Gambaran ini seakan tampak dalam risalah Suluk Sujinah yang ditulis oleh seorang wanita. Pertanyaan-pertanyaan cerdas yang diajukan seorang istri kepada suami ini menggali dari akar ketuhanan sampai hakikat ...

  • 9 February

    Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (4)

    “Para guru sufi senantiasa mengingatkan kita untuk shalat daim. Shalat di alam arwah guna mengembalikan kedirian kita setelah diambil sumpah setia untuk bertauhid. Menghadapkan wajah kita kepada Allah swt. lalu bersujud, membaca tasbih, duduk bersimpuh memohon ampunan dan kasih sayang-Nya. Menengok ke kanan dan melihat malaikat, lantas mengusapkan salam sebagai ...

  • 8 February

    Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (3)

    “Tuhan, misteri yang tak dapat diterjang mata telanjang. Namun, Dia begitu hadir dalam kesadaran orang-orang meyakininya. Tak dapat dilihat, diraba, diterka akal manusia. Dia berada dalam lorong gelap yang tak tembus mata, tetapi begitu dekat (inni qarib), bahkan lebih dekat dari urat nadi kita. Sosok paling setia yang tak pernah ...

  • 7 February

    Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (2)

    “Kesucian cahaya Allah termanifestasi dalam Nur Muhammad. Cahaya di atas cahaya. Cahaya-Nya terpancar melalui cahaya kekasihnya. Karena itulah, bahkan Adam as. pun takjub dan “cemburu”, wujud insaniah Muhammad belum tercipta, sementara namanya telah terukir bersanding dengan Asma Allah Yang Paripurna. Ia menjadi pelengkap syahadat. Tanpa menyebut namanya, persaksian makhluk tak ...

  • 6 February

    Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (1)

    “Ide-ide “langit” ini menjadi begitu membumi. Dikemas dalam bentuk percakapan antara suami-istri, nasihat guru-murid, atau perbincangan antara majikan dan hamba sahaya. Karya-karya tersebut ditulis dalam bentuk Suluk, Serat, Wirid, dan Kitab, dengan ragam metrum yang dapat dilagukan dengan irama khas Jawa.”  —Ο— Islam masuk ke Nusantara melalui berbagai jalur, mulai ...

  • 1 February

    Kimia Lebih Baik dari Emas

    “Kimia lebih baik dari emas”. Kimia memang lebih baik dari emas, tapi para ahli kimia sejati amatlah langka, demikian pula Sufi-sufi sejati. Seseorang yang hanya memiliki pengetahuan yang dangkal tentang tasawuf, tidak lebih unggul daripada seorang yang terpelajar. Demikian pula seseorang yang baru mencoba beberapa percobaan kimia, tidak punya alasan ...

January, 2019

  • 21 January

    Nasehat Sunan Kalijaga Dalam Lagu Sluku-Sluku Bathok

    Sluku-Sluku Bathok Bathoke Ela Elo Si Rama Menyang Solo Oleh-Olehe Payung Mutho Mak Jenthit Lolo Lo Bah Yen Mati Ora Obah Yen Obah Medeni Bocah Yen Urip Goleko Duwit Berikut makna bathinnya : Sluku-Sluku Bathok Artinya : hidup tidak boleh dihabiskan hanya untuk bekerja, Waktunya istirahat ya istirahat, untuk menjaga ...