Thursday , August 22 2019
Home / Sains / Arkeologi / Zamrud

Zamrud

Zamrud

Nama Zamrud diambil dari bahasa Arab dan nama lain batu ini adalah Emerald. Batu ini memiliki karakteristik dingin dan kering. Batu ini tidak berpengaruh oleh segala bentuk pancaran cahaya bahkan sinar matahari dan dapat dikatakan warnanya permanen. Warna Zamrud akan berubah jika melalui proses heating pada 700-800 derajat celsius.

Warna hijau pada Zamrud umumnya tidak merata ke seluruh bagiannya dan muncul dalam garis garis hijau muda atau tua. Mirip seperti Ruby, batu Zamrud juga memiliki banyak inklusi termasuk retakan, gelembung gas dan cairan dalam kristalnya. Namun inklusi pada Zamrud bukan berarti nilai minus batu ini, bahkan inklusi tersebut sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi kealamian Zamrud, sama seperti Ruby.

Zamrud bernilai tinggi berwarna hijau tua, dan meski memiliki banyak inklusi, tetap lebih berharga dari Zamrud yang berwarna hijau muda dengan sedikit inklusi.

Sebagian besar kristal Zamrud memiliki keretakan yang merupakan imbas dari proses kristalisasi bahan-bahan utama batu ini. Oleh karena itu, Zamrud tidak kuat pada tekanan dan mudah pecah. 

Banyak batu yang secara fisik mirip dengan Zamrud dan dijual dengan harga Zamrud.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak beredar Zamrud sintesis dengan kualitas tinggi di pasar dan menimbulkan kesulitan bagi para gemologis. Meletakkan batu Zamrud di bawah sinar UV akan membantu membedakan batu Zamrud natural dan sintesis. Zamrud sintesis bersinar lebih terang di bawah sinar UV dan tampak lebih transparan.

Selain itu, cara mengidentifikasi Zamrud natural adalah dengan memperhatikan inklusi dan retakan pada kristalnya.

Batu Zamrud mahal dan berkualitas tinggi diproduksi di Kolumbia.

Manfaat Zamrud

Zamrud termasuk di antara batu mulia yang memiliki energi besar dan memberikan banyak manfaat. Zamrud sangat efektif mencegah penyakit epilepsi, khususnya bagi mereka yang berpotensi menderita penyakit tersebut karena faktor keturunan.

Oleh karena itu, di masa lalu, putra-putri raja yang baru lahir dikalungi batu Zamrud agar tidak terhindar dari penyakit epilepsi. Akan tetapi Zamrud tidak efektif untuk mereka yang sudah terjangkit epilepsi.

Meletakkan batu Zamrud pada titik cakra kepala akan bermanfaat menyembuhkan parkinson, karena batu ini akan menyeimbangkan sistem saraf. Selain mencegah serangan saraf, Zamrud juga membantu mereduksi gangguan saraf.

Mengalungkan batu Zamrud dan juga meletakkannya pada titik cakra jantung sangat efektif menyembuhkan penyumbatan urat, penyakit darah dan meningkatkan kinerja jantung.

Manfaat lain dari Zamrud adalah untuk membantu sistem pencernaan dan juga menyembuhkan pendarahan dalam seperti mencret darah.

Zamrud bagus digunakan oleh ibu hamil karena akan memudahkan proses kelahiran

Zamrud efektif untuk meredam  dan mengobati sakit persendian dan tulang punggung dengan cara meletakkan batu Zamrud pada bagian yang sakit.(IRIB Indonesia/MZ)

About admin

Check Also

Penelusuran Kayu Kapal Nabi Nuh AS Berasal dari Pulau Jawa

Hasil penelitian para arkeolog dari Turki dan China menyebutkan, bahwa kayu yang digunakan untuk membuat ...