Friday , June 22 2018
Home / Ensiklopedia / Waspada Gerakan Separatis, Ciptakan Pemilu Damai

Waspada Gerakan Separatis, Ciptakan Pemilu Damai

Waspada Gerakan Separatis, Ciptakan Pemilu DamaiPenulis : * Penulis berdomisili di Cilincing Jakarta Utara

Perhelatan pesta demokrasi di Indonesia tinggal menghitung hari, namun berbagai potensi ancaman yang muncul masih saja membayang-bayangi kesuksesan pelaksanaan Pemilu. Salah satu potensi ancaman Pemilu 2014 berasal dari gerakan separatis yang makin intens menjelang perhelatan hajatan tersebut.

Menelisik lebih dalam potensi ancaman separatis menjelang Pemilu 2014, merupakan keniscayaan jika pergerakan tersbut makin intens mengingat Pemilu merupakan momentum yang tepat bagi mereka. Hal tersebutlah yang perlu diwaspadai untuk menciptakan Pemilu 2014 yang aman dan damai, sehingga melahirkan pemimpin-pemin negeri yang berkualitas.

Gerakan Separatis Menjelang Pemilu 2014

Beberapa waktu terakhir menjelang Pemilu 2014, aktivitas gerakan separatis makin gencar, baik di Aceh, Maluku dan papua. Peristiwa kekerasan bersenjata telah terjadi di Aceh. Posko pemenangan Zubir yang terletak di di Desa Munyee Kunyet, Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara ditembak oleh dua pria bertopeng. Selain itu, Faisal (Kader Partai Nasional Aceh/PNA) telah ditembak orang tak dikenal hingga tewas di kawasan gunung cut, desa Ladang Tuha, kecamatan Meukek,  Aceh Selatan.

Selain di Aceh, pergerakan kelompok bersenjata di Papua dalam beberapa waktu terakhir juga menunjukan peningkatan. Tindak kekerasan bersenjata yang terjadi di Papua merupakan upaya kelompok separatis yang diantaranya menginginkan kemerdekaan, bahkan ada upaya melibatkan oknum serta organisasi tertentu di luar negeri. Dalam beberapa kontak bersenjata, telah jatuh korban dikalangan prajurit TNI dan Polri.

Selain ancaman kemanan yang begitu nyata, kelompok separatis ternyata intens menyuarakan golput dan melakukan black campaign dengan mengangkat isu SARA. Berbicara masalah Golput, isu ini sengaja diangkat oleh kelompok separatis yang akan menguntungkan pihak mereka agar Pemilu 2014 tidak berjalan dengan baik dan terkesan tidak legitimated.

Isu SARA yang coba diangkat merupakan isu yang cukup polpulis bagi mereka dengan siasat membela kaum marjinal. Indikasi adanya isu SARA yang coba diangkat oleh kelompok separatis terkuak dari hasil kegiatan UNPO (Unrepresented Nations and Peoples Organization) di Jenewa dan SWIS. Kegiatan tersebut membahas masalah pelanggaran Hak Asasi Manusi di Indonesia dengan mengundang beberapa perwakilan dari organisasi separis antara lain ASNLF, RMS dan Republik Papua Barat.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan organisasi separtis Indonesia menyatakan dan menyetujui bahwa Indonesia telah melakukan pelanggaran HAM berat terhadap kelompok-kelompok separatis di Indonesia. Mencermati hasil pertemuan tersebut, Isu pelanggaran HAM tersebutlah yang hendak diangkat oleh pihak-pihak separatis untuk menggagalkan Pemilu 2014.

Untuk mewaspadai ancaman tersebut, aparat keamanan dan penegak hukum harus bekerja ekstra demi terciptanya Pemilu 2014 yang aman dan damai. Pemilu yang berkualitas, aman dan damai merupakan cita-cita bersama, untuk itu seluruh masyarakat perlu mewaspadai gerakan-gerakan separatis menjelang Pemilu 2014. 

Melihat fakta diatas, beberapa langkah yang dapat ditempuh untuk mewaspadai dan meminimalisir ancaman dari kelompok separatis menjelang Pemilu 2014; Pertama, memperbaiki kerawanan-kerawan pelaksanaan Pemilu agar tidak ada celah bagi kelompok tersebut untuk mengkritisi Pemilu. Kedua, pemulihan kondisi keamanan dan ketertiban serta menindak tegas para pelaku separatisme bersenjata yang melanggar hak-hak masyarakat sipil. Ketiga, peningkatan deteksi dini dan pencegahan awal potensi konflik separatisme. Keempat, peningkatan kesejahteraan masyarakat didaerah rawan konflik atau separatisme. Kelima, melakukan penerapan konsep penyelesaian konflik secara damai, meyeluruh dan bermartabat.

Pemilu 2014 menjadi momentum yang tepat untuk memperbaiki nasib bangsa Indonesia kearah yang lebih baik, tentunya dengan terciptanya Pemilu yang berkualitas, aman dan damai.

About admin

Check Also

Menakar Pengaruh Indo-Pasifik AS dan OBOR Tiongkok dan Dampaknya bagi Indonesia

Sudah jamak bahwa dua negara adidaya AS dan Tiongkok kerap terlibat dalam perselisihannya demi mengamankan ...