Saturday , July 21 2018
Home / Tag Archives: Renungan Sufistik (page 4)

Tag Archives: Renungan Sufistik

Malu Sebagai Etika Bersama Allah

BANYAK yang berkata bahwa peradaban kita kini adalah peradaban minus malu. Tiga macam malu yang perlu diperhatikan untuk melihat apakah ucapan di atas itu benar apa salah: malu kepada Allah, malu kepada diri sendiri dan malu kepada orang lain. Malu kepada Allah adalah sebuah kondisi yang terbentuk dari kesadaran bahwa ...

Read More »

Ikhlas, Usaha dan Terimalah Takdir

SEORANG pengusaha kaya raya tak terima anaknya yang kelas 8 SMP itu menduduki ranking terbawah di kelasnya walaupun si pengusaha itu telah menyumbang dana tak kecil ke sekolah itu. Rupanya, sumbangannya selama ini bermotif, tak tulus, tak ikhlas. Andai masih bisa ditarik kembali mungkin akan ditariknya kembali. Sayangnya sudah menjadi ...

Read More »

Renungkanlah, Pemberian Allah Selalu Terbaik

ALLAH tidak pernah memberi kita kecuali yang terbaik. Dia adalah sumber kebaikan, maka tak ada yang keluar dari-Nya kecuali yang terbaik. Memang terkadang Allah tidak memberi apa yang kita minta, namun ketahuilah itu semua karena Dia sedang mempersiapkan yang lebih baik dari yang kita inginkan. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, ...

Read More »

Manusia Tak Ada di Mata Allah

SERING Alquran menegaskan bahwa kita ini tidak ada di hadapan Allah swt. Kita tidak memiliki apa-apa bahkan tak bisa melakukan apapun. Sampai pada suatu ayat disebutkan: “Kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya” (Abasa 21). Kita tau bahwa Allah yang mematikan manusia namun kitalah yang menguburkan jasad tersebut. Tapi dalam ayat ini ...

Read More »

Misteri Cinta Allah

Di sebuah negeri zaman dulu kala, seorang pelayan raja tampak gelisah. Ia bingung kenapa raja tidak pernah adil terhadap dirinya. Hampir tiap hari, secara bergantian, pelayan-pelayan lain dapat hadiah. Mulai dari cincin, kalung, uang emas, hingga perabot antik. Sementara dirinya tidak. Hanya dalam beberapa bulan, hampir semua pelayan berubah kaya. ...

Read More »

Dialog seorang Sufi dan Sang Proklamator

Suatu ketika, sang putra fajar dan sekaligus presiden Indonesia pertama, Ir. Soekarno atau Bung Karno, bertemu dengan beberapa profesor dan petinggi. Yang beliau temui waktu itu adalah Prof. ir. Brojonegoro, Prof. dr. Syarif Thayib, Bapak Suprayogi, Bapak Sucipto Besar, Admiral John Lie, Duta Besar Belanda, Kapolri dan Prof. Dr. H. ...

Read More »

Puncak Penghambaan

Ridha merupakan bagian dari kesempurnaan penghambaan seseorang kepada Allah, dan penghambaan seseorang itu belum sempurna tanpa kesabaran, ketawakkalan, keridhaan, kepatuhan, kerendahdirian, dan berhajat kepada Allah Swt. Terdapat banyak hasil (buah) yang dapat dipetik dari ridha, dan yang terpenting di antaranya adalah sebagai berikut: Pertama, ridha, gembira, dan senang kepada Allah ...

Read More »

Nasihat Nabi Sulaiman kepada Umat Manusia

Mungkin kita sebagai seorang Muslim tidak asing lagi mendengar Nabi Sulaiman AS yaitu salah seorang putera Raja Nabi Daud AS yang sangat kesohor. Sejak ia masih kanak-kanak berusia sebelas tahun, ia sudah menampakkan tanda-tanda kecerdasan, ketajaman otak, kepandaian berfikir serta ketelitian di dalam mempertimbangkan dan mengambil sesuatu keputusan. “Sudah cukup ...

Read More »

Obsesi dan Takdir

Kemauan keras (himmah Sawabiq) termasuk suatu kekuatan yang dimiliki manusia atas izin Allah untuk memperoleh sesuatu yang dicari dalam kehidupan duniawi. Kemauan keras ini adalah pendorong untuk memperoleh suatu cita-cita. Namun demikian semangat dan cita-cita hamba Allah, tetap berkaitan erat dengan iradah dan izin Allah (takdir Allah Swt). Syekh Ibnu ...

Read More »

Seandainya Allah pun ‘Berlebaran’

Sesama ummat kita telah bersama-sama menjalani Idul Fitri, meskipun harinya bisa berbeda. Kita telah berupaya membersihkan diri satu sama lain dengan cara saling memaafkan. Idul Fitri telah membuat sifat kebersamaan sosial kita menjadi lebih dari sekadar community atau society: kita menjadi ummah. Ummah atau ummat adalah suatu konsep dengan tatanan ...

Read More »