Wednesday , January 27 2021
Home / Tag Archives: Kajian Tarekat Tasawwuf

Tag Archives: Kajian Tarekat Tasawwuf

Pentingnya Seorang Guru

Oleh: H. Derajat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيم اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bismillaahirrahmaanirrahiim Allahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad wa ‘ala aali Sayyidina Muhammad. Imam Abu Yazid al-Busthami memperingatkan seorang murid yang beljar tanpa bimbingan seorang guru sebagai berikut: وَمِنْ كَلَامِ أَبِيْ يَزِيْدَ الْبِسْطَامِي قَدَّسَ اللّٰهُ سِرَّهُ، ...

Read More »

Cara Berzikir, Bertarekat, Bermursyid dan Bersuluk (Pembahasan Kitab Sabilus Salikin Hal. 186)

Oleh: H. Derajat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيم اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bismillaahirrahmaanirrahiim Allahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad wa ‘ala aali Sayyidina Muhammad. Tanya: Bagaimana hukum menggerak-gerakkan atau menundukkan kepala ketika berzikir? Jika dengan menggerak-gerakkan atau menundukkan kepala itu bisa menjadikan diri orang yang berzikir lebih ...

Read More »

Bedah Kitab Misykat Al-Anwar Al-Ghazali: Al-Quran Sebagai Cahaya untuk Penglihatan Akal

Ketahuilah bahwa akal, kendatipun memiliki kemampuan melihat, tidaklah berarti bahwa semua yang dapat dilihat olehnya berada dalam tingkatan yang sama. Tapi sebagian daripadanya seakan hadir di hadapannya, seperti pengetahuan-pengetahuan aksiomatis, misalnya bahwa sesuatu tidak mungkin, dalam waktu yang sama, menjadi lama dan baru sekaligus, atau ada dan tidak ada, atau ...

Read More »

Martabat Tujuh dalam Dangding Haji Hasan Mustapa

Paper ini membahas martabat tujuh dalam puisi dangding sufistik Haji Hasan Mustapa. Ia merupakan salah satu penerus tradisi tasawuf Nusantara dari Jawa Barat yang menulis lebih dari sepuluh ribu bait dangding. Tema martabat tujuh merupakan poros inti pembahasan dalam hampir keseluruhan puisi dangding-nya. Berbagai kesalahpahaman dan kesulitan para sarjana dalam ...

Read More »

Bahkan Mengumpat dalam Hati adalah Perbuatan Tercela

Oleh : H. Derajat بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ Bagi seorang Wali Allah mengumpat dalam hati pun adalah sebuah kesalahan sebagaimana pernah terjadi kepada Mursyid kami yang mulia Imam Junaid Al Baghdadi, dapatlah kita bayangkan kemuliaan hati seorang Wali yang merupakan Mursyid ...

Read More »

Shalat Rajab Menurut Imam Al-Ghazali

Rajab tercatat sebagai bulan-bulan mulia penuh keberkahan. Selain bulan Rajab, ada tiga bulan lainnya yang dimuliakan dalam Islam, yaitu bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Hal ini tercatat dalam firman Allah SWT Surat At-Taubah ayat 36. إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ...

Read More »

Isra Mi’raj; Peristiwa Metamorfosa Akal

Isra Dari sebagian definisi pada umumnya, barangkali sedikit bisa kita “raba” tentang pengertian umum dari akal. Pada intinya, bahwa akal itu merujuk kepada sesuatu yang berada di dalam diri kita. Bukan benda otak berupa daging yang letaknya di dalam kepala, tapi berupa keberadaan abstrak yang menuntun manusia untuk berpikir dan ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (5)

“Seperti ungkapan Ibnu ‘Arabi, penyaksian Tuhan dalam diri seorang wanita adalah bentuk penyaksian paling sempurna. Karena wanita dibuat memikat hati Nabi saw. Gambaran ini seakan tampak dalam risalah Suluk Sujinah yang ditulis oleh seorang wanita. Pertanyaan-pertanyaan cerdas yang diajukan seorang istri kepada suami ini menggali dari akar ketuhanan sampai hakikat ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (4)

“Para guru sufi senantiasa mengingatkan kita untuk shalat daim. Shalat di alam arwah guna mengembalikan kedirian kita setelah diambil sumpah setia untuk bertauhid. Menghadapkan wajah kita kepada Allah swt. lalu bersujud, membaca tasbih, duduk bersimpuh memohon ampunan dan kasih sayang-Nya. Menengok ke kanan dan melihat malaikat, lantas mengusapkan salam sebagai ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (3)

“Tuhan, misteri yang tak dapat diterjang mata telanjang. Namun, Dia begitu hadir dalam kesadaran orang-orang meyakininya. Tak dapat dilihat, diraba, diterka akal manusia. Dia berada dalam lorong gelap yang tak tembus mata, tetapi begitu dekat (inni qarib), bahkan lebih dekat dari urat nadi kita. Sosok paling setia yang tak pernah ...

Read More »