Wednesday , August 5 2020
Home / Deep Secret / Intelijen / Strategi Musuh Memecah Belah Umat di Dunia Maya

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah situs dan weblog diluncurkan atas nama mazhab Syiah dan Ahlu Sunnah. Situs-situs itu umumnya punya misi tidak baik dan dibuat oleh orang-orang yang fanatik dan ekstrim. Kebanyakan situs-situ tersebut selain tidak membantu menyebarkan syiar-syiar agama, tapi justru menyebabkan skeptisisme Muslim satu sama lain dan membuat senang para pemimpin sistem imperialisme khususnya Amerika Serikat, Inggris dan rezim Zionis Israel. 

Strategi Musuh Memecah Belah Umat di Dunia Maya

Selama bertahun-tahun, sistem imperialis dan rezim Zionis Israel telah merancang banyak program dengan berbagai skenario untuk menciptakan perang fisik dan verbal khususnya di dunia maya antara Syiah dan Ahlu Sunnah. Sebagaimana kita saksikan pernyataan Presiden Israel Shimon Peres tentang isu yang berhubungan dengan Hizbullah Lebanon dan Mesir. Ia mengatakan, “Ada harapan terkait kemungkinan pecahnya perang antara Syiah dan Ahlu Sunnah.”

Kekuatan-kekuatan besar tengah berupaya menghalangi kemajuan ekonomi dan industri negara-negara Islam terutama Republik Islam Iran. Mereka dengan murah hati memberi bantuan teknologi komunikasi kepada para agen-agennya untuk menciptakan konflik sektarian dan perang etnis di negara-negara Islam.

Kongres Amerika menyetujui anggaran untuk mendukung situs-situs pemecah belah umat itu. Kini kebanyakan jaringan televisi, surat kabar dan situs publik di internet menerima bantuan tersebut untuk menanamkan benih-benih fitnah dan kelicikan di dunia Islam. Misi mereka membenarkan mazhab tertentu dan menyesatkan mazhab lain.

Pihak-pihak yang menerima bantuan dolar Amerika menaburkan benih-benih perpecahan umat dalam buku-bukunya atas nama Syiah atau Ahlu Sunnah. Mereka bahkan mengutip hadis atau peristiwa sejarah untuk mengkafirkan kelompok tertentu.

Para Imam maksum as tidak pernah rela terhadap orang-orang yang menghina atau melecehkan saudara seagama atas nama Syiah dan dengan dalih menyebarkan budaya Ahlul Bait as. Sebagaimana kita juga belum pernah melihat bahwa seorang ulama Ahlu Sunnah menyatakan kesenangannya atas pelecehan terhadap sakralitas umat Islam. Kita tidak memungkiri adanya perbedaan agama dan mazhab, namun cara yang benar untuk menjelaskan kebenaran adalah menggelar forum-forum ilmiah dan dialog rasional yang melibatkan para tokoh dan ulama. Karena intimidasi, teror, pengkafiran, dan penyebaran pemikiran-pemikiran ekstrim akan berdampak sangat berbahaya bagi umat Islam.

Pemimpin negara-negara Islam, para cendekiawan Muslim dan juga mayoritas pengikut Ahlu Sunnah merasa terhina dengan tindakan-tindakan kelompok Salafi, Takfiriyah, dan Wahabi. Kini mereka berusaha membatasi penyebaran faham itu dan secara resmi menyatakan kebencian dan ketidaksenangannya atas ulah kelompok-kelompok tersebut. Faktanya mereka menganggap faham Wahabi dan Takfiriyah sebagai musibah bagi umat Islam dan hal yang telah mencoreng citra Islam di mata dunia. Pemikiran dan tindakan sekte-sekte itu membuat warga Eropa dan Amerika memandang negatif Islam dan Rasul Saw.

Kami menganggap penggolongan para pengikut Ahlu Sunnah ke dalam sekte-sekte sesat tersebut sebagai langkah yang tidak kompeten dan keliru. Demikian juga dengan orang-orang yang mengaku pengikut Syiah dan secara tidak sadar bersikap ekstrim serta menghina sakralitas dan para tokoh Ahlu Sunnah. Tidak tepat jika kita memperkenalkan Ahlu Bait as secara sempit dan menilai mereka hanya milik orang-orang Syiah. Ahlul Bait as milik umat manusia. Mereka ibarat pohon yang dipenuhi buah dan siapapun berhak memetik buah itu untuk menghilangkan dahaganya. Rasul Saw dan Ahlul Bait as selain panutan umat Islam, juga teladan bagi kebanyakan pengikut Zoroaster, Kristen, Hindu dan umat-umat lain. Menurut ucapan ulama Syiah terkemuka Ayatullah Sayid Hossein Boroujerdi, Syiah dan Ahlu Sunnah punya lebih dari 80 persen kesamaan dalam konsep dan keyakinan bergama. Lalu apakah layak kita menghabiskan banyak energi untuk menghantam satu sama lain.

Lebih dari tiga ribu situs dan weblog milik kelompok Wahabi dan Salafi melakukan serangan siang-malam terhadap Syiah. Mereka gencar menyebarkan kebohongan dan keragu-raguan di tengah umat. Jika situs-situs itu digunakan untuk menyebarkan Islam dan memperkenalkan Rasul Saw dan kitab suci al-Quran, tentu punya pengaruh besar dalam memperluas penyebaran ajaran-ajaran Islam di seluruh penjuru dunia. Padahal kini lebih dari lima ribu sekte di dunia melakukan aktivitasnya terhadap faham Monoteisme dan Tauhid khususnya Islam. Beberapa dari mereka juga menyampaikan pesan-pesannya lewat situs dan weblog.

Saat ini umat manusia membutuhkan cita-cita dan nilai-nilai luhur Islam. Sayangnya kini mayoritas situs dan weblog atas nama Syiah dan Ahlu Sunnah dipenuhi dengan kebohongan, penghinaan dan umpatan. Langkah ini sama sekali tidak membantu menyebarkan ajaran Islam dan mazhab Syiah dan Ahlu Sunnah. Sekarang opini publik dunia sudah lelah dengan pertikaian dan arogansi kekuatan-kekuatan imperialis, mereka ingin mencari kedamaian dan kehidupan yang dibarengi dengan kebahagiaan dan perdamaian. Karena itu kita berkewajiban menghadiahkan keceriaan dan persahabatan kepada dunia berdasarkan ajaran-ajaran Rasul Saw. (IRIB Indonesia/Taqrib/SL)

 

About admin

Check Also

Geopolitik Membedah Gerakan LGBT

Bila dianalogikan arus liberalisasi ini seperti arus besar yang sengaja di buka dari sebuah dam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *