Wednesday , August 22 2018
Home / Fashion / Health & Fitness / Seputar Air Conditioner (AC): Manfaat dan Dampak Buruknya bagi Kesehatan serta Panduan Membelinya

Seputar Air Conditioner (AC): Manfaat dan Dampak Buruknya bagi Kesehatan serta Panduan Membelinya

AC atau singkatan dari Air Conditioner, sudah bukan merupakan barang yang langka terutama di kehidupan kota-kota besar yang begitu tinggi suhunya. Di mall-mall, kantor, hotel, apartemen, hingga mobil jenis apapun seringkali menganggap begitu pentingya AC sebagai alat pengatur suhu ruangan.

Banyak orang yang menganggap bahwa AC hanya sekedar alat yang bekerja untuk mendinginkan suhu ruangan, namun manfaatnya bisa lebih dari itu. Ada pendapat yang pro mengatakan bahwa AC bisa memiliki banyak manfaat diantaranya menyaring partikel-partikel polutan, termasuk bakteri, virus, serbuk sari, jamur dan beragam kotoran lain agar tidak terhirup masuk ke dalam saluran pernafasan kita.

Namun pendapat yang kontra mengatakan bahwa AC juga bisa berdampak buruk buat kesehatan. Seperti apa saja itu? Baca lebih banyak untuk mengetahuinya!

Manfaat AC untuk Kesehatan

Membantu Mengatasi Masalah Pernafasan

Banyak juga yang beranggapan Bahwa AC berefek buruk bagi orang yang memiliki masalah alergi pernafasan/asma karena udaranya yang dingin. Belum tentu juga, karena asma secara umum adalah alergi, yang bisa kambuh oleh debu/kotoran maupun serbuk sari bunga.

Dengan AC semua alergen tersebut bisa disaring sehingga tidak akan memicu asma. Namun tentu hal ini harus didukung oleh fitur anti alergi AC dan filternya pun harus rajin dirawat atau dibersihkan sesuai dengan petunjuk yang benar.

Mengatur Suhu Secara Konsisten

Cuaca akhir-akhir ini sepertinya sulit menjadi stabil pada suhu tertentu, terkadang bisa sangat panas, terkadang bisa sangat dingin dan lembab. Kondisi cuaca seperti itu bisa membuat beberapa orang merasa tidak sehat. Suhu yang terlalu panas/dingin atau sering berfluktuasi bisa berdampak pada kesehatan.

Perubahan suhu yang terlalu hangat atau dingin dengan cepat (ekstrem) dapat menguras energi seseorang, sehingga lama-lama berdampak pada kelelahan kronis dan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Dengan AC, suhu ruangan bisa diatur hingga terasa nyaman secara konstan. Hal ini membuat tubuh bisa stabil dan tidak mudah terkena infeksi bakteri/virus penyebab flu dan pilek.

Menyaring Polusi Penyebab Infeksi

Polusi udara tak hanya berdampak terhadap kesehatan, juga dapat menimbulkan bau yang tidak menyenangkan. Polusi merupakan indikator dari masalah yang lebih serius. Semua hal terkait polusi udara dapat memberikan efek buruk pada kesehatan jika terhisap ke dalam sistem pernafasan setiap hari.

AC sangat efisien untuk melindungi pernafasan kita dari menghirup zat-zat dalam polutan dan infektan yang bisa berdampak serius bagi kesehatan. Terutama bagi keberadaan AC di dalam mobil. Jika mobil tanpa AC, polutan yang terjebak di dalam kabin sangat berbahaya bila kita hirup secara terus menerus. Ini tentunya sangat buruk bagi kesehatan.

Menjaga Kelembaban Udara

Kelembaban udara relatif adalah kelembaban yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Lingkungan dengan kelembaban yang terlalu tinggi akan menjadi tempat berkembang biak bagi para bakteri dan mikro-organisme lain. Tentu hal ini berpotensi bahaya bagi kesehatan.

Sementara kelembaban udara yang terlalu rendah akan menciptakan udara yang kering yang efeknya bisa memperburuk kondisi kulit kering dan juga dapat mengeringkan sinus. Sistem AC yang baik akan menjaga kelembaban yang stabil dalam rentang yang sehat.

Membantu Pernafasan Para Penderita Diabetes dan Sinusitis

Seperti yang sudah dijelaskan, AC bekerja mengatur suhu dan kelembaban. Bagi sebagian orang yang memiliki alergi hidung atau masalah sinus, perubahan suhu atau kelembaban dapat mengiritasi membran hidung mereka. Iritasi atau peradangan bisa membuat hidung menjadi meler atau rhinitis. Suhu yang stabil akan mengatasi masalah-masalah ang dihadapi para penderita sinusitis.

Begitu juga bagi para penderita diabetes kronis atau pengidap cedera tulang belakang, atau bagi mereka para pengguna obat-obatan tertentu yang tidak bisa menyesuaikan diri dengan fluktuasi suhu, AC merupakan alat yang sangat penting untuk bisa membantu orang-orang dengan permasalahan-permasalahan tersebut.

Manfaat Lain dari AC

– Bisa meningkatkan rasa nyaman saat bekerja maupun bersantai.
– Bisa meningkatkan kinerja dan tidak mudah lelah.
– Bisa mengurangi kemunculan serangga dan parasit.
– Mengurangi risiko dehidrasi karena kepanasan.
– Menjaga kelembaban kulit dan wajah hingga terlihat segar sepanjang hari.

Dampak Buruk AC Bagi Kesehatan

AC Mobil
AC Mobil

Selain ada manfaatnya, ternyata AC juga berdampak buruk bagi kesehatan jika dalam hal-hal tertentu pengaturan suhu udara dari AC melampaui batasan-batasan normalnya. Berikut ini paparan dampak buruk AC bagi kesehatan.

Dapat menurunkan kekebalan tubuh

AC adalah pengatur suhu buatan yang seringkali diatur terlalu dingin. Bagi mereka yang sebelumnya terbiasa berada di luar ruangan yang bersuhu panas, tiba-tiba terpapar suhu ruangan yang terlalu dingin, bisa berdampak menurunkan kekebalan tubuh hingga bisa membuatnya sakit.

Membuat Tubuh Kelelahan

Bila suhu AC diatur ke level yang sangat rendah dan dalam jangka waktu lama,dapat menyebabkan tubuh bagian dalam kedinginan, padahal sebenarnya tubuh sedang butuh kondisi yang hangat. Hal ini bisa menyebabkan seseorang akan merasa sangat kelelahan dan loyo.

AC juga bisa menjadi sangat buruk terhadap kesehatan, jika dilihat dari sisi pengaturan suhu yang terlalu dingin dan sistem yang tidak dirawat dengan baik.

Memicu Sinusitis

Jika pada manfaatnya AC bisa membantu para penderita sinusitis, namun bisa sebaliknya jika penggunaan suhu yang terlalu dingin dan lebih lama dari 4 jam, justru bisa menyebabkan sinusitis.

Menurut para peneliti, orang yang menghabiskan lebih dari 4 jam di lingkungan ber-AC, setelah didiagnosa, lebih cenderung memiliki infeksi sinusitis. Hal ini disebabkan karena udara yang terlalu dingin cenderung mengeringkan kelenjar mukosa.

Membuat Mata Kering

Lingkungan ber-AC cenderung membuat mata kering yang menyebabkan iritasi, gatal, hingga luka. Hal ini disebabkan karena cairan mata mudah kering oleh suhu yang terlalu dingin. Kemerahan dan pembengkakan pada mata juga bisa disebabkan oleh paparan suhu dingin yang berlebihan.

AC juga bisa menyebabkan masalah seputar mata, seperti konjungtivitis. Serta menyebabkan masalah bagi mereka yang menggunakan lensa kontak.

Infeksi Influensa Viral

Tidak hanya konten atau berita di medsos saja yang bisa viral, infeksi juga bisa. Dampak buruk AC bagi kesehatan secara umum adalah memicu penyebaran infeksi virus. Apalagi bagi mereka yang kekebalan tubuhnya sedang mengalami kelemahan.

AC bekerja memproses udara yang sama secara berulang-ulang. Artinya, tidak ada sirkulasi udara baru. Kondisi ini akan memicu bakteri dan virus flu menjadi viral. Seseorang yang sedang menderita flu akan menularkan bakterinya ke orang lain lewat udara yang terisolir.

Menyebabkan Masalah Pernapasan

Bila AC tidak dibersihkan secara baik dan teratur, terutama pembersihan filternya secara berkala, maka semua jenis bakteri dan jamur akan berkembang biak pada sistem saluran pendingin udara. Hal ini disebabkan karena terbentuknya kelembaban pada koil dan saluran kondensasi yang terbentuk saat udara dingin melewatinya.

Ketika filter atau sistem saluran pendingin udara tidak pernah dibersihkan, maka mikro-organisme kecil akan tersebar ke dalam udara. Hal ini menyebabkan beberapa masalah pernapasan termasuk beberapa infeksi berbahaya, seperti penyakit radang paru-paru dan legionnaire.

Udara AC yang tidak disirkulasi juga bisa mengakibatkan faringitis, iritasi tenggorokan, dan suara serak.

Membuat Kulit Kering

Lingkungan udara dingin yang berasal dari AC bisa menjadi satu-satunya penyebab terjadinya kulit kering. Hal ini terjadi karena paparan udara yang berasal dari AC secara terus-menerus; di rumah, di kendaraan dan di tempat kerja.

Udara dingin oleh AC secara signifikan berpotensi mengeringkan sel kulit hingga merusak dan menciptakan garis-garis halus sehingga kulit menjadi kasar dan kusam.

Memicu Alergi Kulit

Kelalaian dalam membersihkan AC bisa menyebabkan deposit debu, bakteri dan jamur pada sistem saluran sirkulasi udaranya. Hal itu kemudian menyebar di udara dan menyebabkan iritasi pada kulit, kemerahan pada kulit, gatal dan alergi kulit.

Tips Menggunakan AC

Supaya AC bisa memberikan manfaat baik dan terhindar dari beragam efek buruknya, maka perlu untuk membaca tips menggunakan AC sebagai berikut:

  • Ruangan yang diberi AC perlu dirawat dengan cara dibersihkan dan diventilasi secara rutin.
  • Perawatan sistem saluran pendingin udara (filter AC) secara rutin oleh ahlinya sangat penting. Hal ini agar deposit debu dan bersarangnya bakteri serta jamur bisa dihindari.
  • Jaga suhu agar tidak terlalu dingin, misalnya 21-30 derajat, dengan kelembaban udara 60-70%.
  • AC dengan fitur yang bisa mematikan kuman dan virus dapat menghilangkan potensi efek buruk dari infeksi akibat virus dan bakteri serta mikro-organisme berbahaya lainnya.

Demikian pemaparan tentang manfaat dan efek buruk Air Conditioner (AC). Semoga bisa menambah wawasan kita.

Panduan Membeli AC Rumah

Ilustrasi-Bingung-Membeli-AC

Pada tulisan ini kami akan membantu anda dalam membeli AC yang cocok untuk kebutuhan anda. Zaman sekarang ini semua merk AC seakan berlomba lomba untuk membuat brousr fitur yang membingungkan. Berbagai fitur yang ditawarkan seakan bermaksud membingungkan konsumen yang lupa bahwa tujuan AC yang utama adalah mendinginkan ruangan. Fitur lainnya adalah tambahan dan disini kami ingin mengingatkan anda untuk memilih AC yang cocok.

Banyak terjadi dimana konsumen membeli AC yang tidak tepat sehingga konsumen sendirilah yang dirugikan baik dari segi penggunaan listrik yang berlebihan dan ketidaknyamanan dari penggunaan AC tersebut.

Di artikel ini kami berusaha untuk menjelaskannya secara mudah agar anda bisa mengerti secara garis besar apa saja yang penting dalam membeli AC.

Berikut adalah 4 hal terpenting dalam membeli AC

  1. Pilih PK yang tepat untuk kebutuhan anda. Pastikan anda memilih PK yang tepat pada AC anda sesuai kebutuhan anda. Penggunaan yang tidak tepat akan membuat ruangan anda tidak nyaman dan penggunaan daya listrik yang berlebihan.
  2. Penggunaan Listrik. AC anda bekerja amat keras sehari harinya. AC yang terletak di kamar tidur bisa menyala lebih dari 9 jam sehari. Tentu masuk akal apabila anda memilih AC yang hemat listrik.
  3. Tipe Standard atau Low Watt atau Inverter? Jangan salah memilih dari tiga tipe ini karena ini akan amat berpengaruh pada penggunaan listrik.
  4. Fitur tambahan. AC sekarang ini telah dilengkapi beberapa fitur tambahan seperti fitur yang dapat menghilangkan bau tidak sedap dan mengurangi virus di udara.

1. Pilih PK Yang Tepat Sesuai Kebutuhan Anda

Dalam memilih AC hal pertama yang harus anda cari tahu adalah berapa PK yang anda butuhkan dari AC anda. Penggunaan PK yang kurang besar akan mengakibatkan ruangan anda yang lambat dingin atau terasa kurang dingin. Sebaliknya pada penggunaan PK yang terlalu besar akan mengakibatkan ruangan anda terlalu dingin dan boros listrik.

Penentuan PK yang anda perlukan adalah hal pertama yang perlu anda lakukan. Setelah menentukan PK yang tepat barulah anda membanding bandingkan jenis tipe AC, penggunaan listrik dan fitur tambahan lainnya.

Secara garis besar, gunakan rumus ini untuk menghitungnya.

= Luas Ruangan Dalam m2 x 500
= Lebar x Panjang x 500

Rumus tersebut akan menghasilkan hasil dalam satuan Btu. Anda lalu cocokkan dengan daftar dibawah ini untuk membantu anda mengkonversi berapa PK yang anda butuhkan.

  • 1/2PK = 5000 Btu/h (ukuran ruangan 10m2)
  • 3/4PK = 7000 Btu/h (ukuran ruangan 14m2)
  • 1PK = 9000 Btu/h (ukuran ruangan 18m2)
  • 1 1/2PK = 12000 Btu/h (ukuran ruangan 24m2)
  • 2PK = 18000 Btu/h (ukuran ruangan 36m2)

2. Penggunaan Listrik

Pilihlah AC yang efisien karena penggunaan AC yang tepat akan amat memboroskan biaya listrik anda. AC kamar tidur anda akan nyala lebih dari 9 jam sehari tentu penting anda memilih AC yang hemat listrik.

Pastikan anda membandingkan AC setelah anda mengetahui PK yang anda butuhkan dari AC anda. Tidak masuk akal apabila anda membandingkan AC 0.5 PK dengan AC 1.5 PK karena itu seperti membandingkan apel dan jeruk.

Dalam membandingkannya anda juga harus melihat berapa watt penggunaan AC pada saat tarikan awal (pertama dinyalakan) hingga pada saat berjalan. AC tipe inverter akan menggunakan daya listrik yang lebih tinggi pada tarikan awal. Ini akan kami jelaskan di poin berikutnya.

3. Tipe Standard, Low Watt atau Inverter?

Tipe Split AC saat ini bisa dibagi menjadi 3 tipe yaitu Standard, Low Watt dan Inverter. Tipe Low Watt secara pengertian adalah tipe Standard yang penggunaan daya pada kompressornya dikurangi supaya irit listrik. Tipe low watt cocok digunakan untuk rumah yang memiliki daya listrik kecil. Secara konsep cara kerja tipe low watt dan tipe standard sama.

Berbeda dengan tipe inverter dimana AC inverter akan bekerja amat keras di tarikan awal untuk mendinginkan ruangan dengan cepat. Pada saat suhu ruangan sudah mencapai suhu yang disetel di remote maka AC inverter akan mengurangi kinerjanya sehingga penggunaan watt akan relatif lebih rendah. Tipe inverter menggunakan watt yang amat besar untuk tarikan awal lalu penggunaan watt akan relatif rendah pada saat ruangan sudah dingin.

Berikut adalah cara mudah memilih tipe AC

  • Rumah anda memiliki daya listrik pas pasan -> Gunakan AC Low Watt
  • Pintu ruangan AC anda sering dibuka tutup -> Gunakan AC Standard atau Low Watt
  • AC anda sering dimatinyalakan -> Gunakan AC Standard atau Low Watt
  • AC anda hanya bekerja untuk waktu pendek (2-3 jam sekali pakai) -> Gunakan AC Standard atau Low Watt
  • AC anda nyala dalam kondisi lama (6 jam+) di ruangan yang tidak buka tutup (contoh di ruang tidur) -> Gunakan AC Inverter

4. Fitur Tambahan

Banyak fitur tambahan yang tidak berguna pada AC anda. Dari semua fitur itu kami merekomendasikan anda membeli AC yang memiliki fitur pembersih udara dan penghilang bau tak sedap. Fitur ini memiliki nama yang berbeda beda di setiap merk jadi pastikan anda bertanya terlebih dahulu.

Pada merk Sharp, teknologi ini disebut dengan teknologi Plasmacluster. Pastikan anda mencari teknologi serupa pada merk lainnya karena AC ini akan membuat ruangan anda lebih nyaman.

Source: Dari Berbagai Sumber

 

 

About admin

Check Also

Minum Kopi Sebelum Olahraga Bisa Membakar Kalori Lebih Cepat?

Kopi merupakan minuman yang sangat populer di Indonesia, oleh karenanya tak heran jika banyak pihak ...