Wednesday , June 3 2020
Home / Deep Secret / Intelijen / Sebuah Gambaran Tentang Intelijen AS (Bagian I)

Sebuah Gambaran Tentang Intelijen AS (Bagian I)

CIAKomunitas Intelijen Amerika Serikat sangatlah besar, dengan struktur yang rumit tapi terorganisir, dan beroperasi berdasarkan berbagai undang-undang, perintah eksekutif, berbagai kebijakan serta arahan. Aspek organisasi dan operasi dari Komunitas Intelijen Amerika Serikat akan dibahas secara rinci didalam artikel ini. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk memberikan keseluruhan –secara sederhana- gambaran Komunitas Intelijen Amerika Serikat, juga sebagai pengetahuan dasar bagi siapa saja yang tidak familiar dengan subjek yang akan dibahas.

Peran penting dari Komunitas Intelijen  ini tidaklah sulit untuk dimengerti, intinya adalah untuk menyediakan informasi yang relevan untuk para pembuat kebijakan, pembuat keputusan, juga kepada para pihak yang bisa juga disebut “ksatria perang” di Amerika Serikat.. Untuk membuat misi menyediakan informasi yang relevan ini berjalan lancar, semua kegiatan intelijen ini akan melibatkan beberapa tugas yang meliputi pengumpulan, pengolahan, analisis, dan menyebarkan intel, semua kegiatan ini biasa disebut dengan “Intelligence Cycle” atau Lingkaran Intelijen.

Bagian Satu: Siklus Intelijen

Siklus Intelijen ini sebenarnya akan membawa kita kepada kegiatan sehari-hari dari Komunitas Intelijen tersebut. Didalam Siklus ini, pihak yang membutuhkan informasi intelijen akan menetapkan informasi apa saja yang akan dibutuhkan dan akan disampaikan kepada komite di Komunitas Intelijen yang akan menetapkan prioritas dari beberapa persyaratan yang kemudian akan memvalidasi persyaratan-persyaratan tersebut didalam badan pengumpulan informasi intelijen. Informasi Intelijen yang telah dikumpulkan tersebut kemudian diolah, dianalisis, dan dilaporkan secara bersamaan kepada pihak yang membutuhkan Informasi Intelijen tersebut juga kepada para analis untuk kemudian digabungkan dengan Informasi Intelijen lainnya untuk menghasilkan sebuah Laporan Intelijen Akhir. Para pihak yang membutuhkan Informasi Intelijen tersebut mempunyai opsi untuk memberikan feedback atau komentar serta memberikan pernyataan tentang sejauh mana kebutuhan mereka atas informasi tersebut sudah terpenuhi dan meminta analisis yang lebih jauh atau pengumpulan data tambahan, bila diperlukan.

Siklus Intelijen

 

Pengumpulan Dan Analisis

  1. Apa Yang Dibutuhkan Konsumen?

Komsumen disini adalah merujuk kepada para pihak yang membutuhkan Informasi Intelijen, dimana mereka akan meminta Informasi Intelijen yang belum tersedia dan bertahan pada keputusan yang ia harapkan untuk dihadapi didalam perjalanan tugasnya. Dalam beberapa kasus, permintaan akan Informasi Intelijen tersebut bias menjadi sangat sederhana dan dibuat untuk memenuhi persyaratan yang harus disegerakan, seperti: “Beritahu saya tentang pemimpin dari Negara asing dan sebuah lapangan terbang asing”. Dalam kasus lain, kebutuhan konsumen akan Informasi Intelijen ini akan ditetapkan dalan sebuah dokumen yang akan menyediakan semua panduan kepada Komunitas Intelijen tersebut. Misalnya, pada tanggal 5 Maret tahun 1995, Presiden Clinton mengeluarkan sebuah Instruksi Presiden atau Presidential Decision Directive (PDD) yang diterbitkan dan diprioritaskan kepada pengumpulan Intelijen dan analisis informasi dari berbagai isu-isu yang spesifik. Pemerintahan sebelumnya telah mengeluarkan dokumen serupa, yang bersama-sama dengan persyaratan tertentu digunakan oleh yang berwenang dalam departemen dan cabang lembaga cabang, yang berfungsi sebagai pedoman bagi Direktur Sentral Intelijen dan anggota Komunitas Intelijen. Persyaratan ini dapat disesuaikan pada dasar yang diperlukan untuk menghadapi perkembangan yang tak terduga.

  1. Pengumpulan Dan Para Pengumpul Data

Setelah menerima tugas dari para konsumen, Komunitas Intelijen aakan berusaha memenuhi segala persyaratan yang diberikan. Ada empat “disiplin” pokok yang akan dimanfaatkan oleh Komunitas Intelijen dalam melakukan tugas-tugasnya.

  1. Sumber Daya Manusia, atau Human Resource Intelligence (HUMINT), adalah penggunaan operasinal individu yang mengetahui atau mempunyai akses kepada Informasi Sensitif dan dianggap penting oleh Komunitas Intelijen dalam menjalankan misi-misinya. Central Intelligence Agencies (CIA) dan  Dinas Pertahanan Sumber Daya Manusia, sebuah elemen dari Badan Pertahan Intelijen, adalah para pengumpul data utama.
  2. Sinyal Intelijen, atau Signal Intelligence (SIGINT), terdiri dari informasi yang diperoleh dari komunikasi yang disadap, radar, atau transmisi data. Disini, Badan Keamanan Nasional (National Security Agencies) berperan sebagai kolektor primer. Dalam disiplin SIGINT, ada subkategori komunikasi intelijen, intelijen elektronik (dasarnya pancaran dari radar), dan instrumentasi asing sinyal intelijen (seperti data otomatis dari pesawat ruang angkasa).
  3. Citra, atau Imagery Intelligence (IMINT), adalah penggunaan sistem berbasis ruang, udara, dan daratan untuk mengambil elektro-optik, radar, atau gambar inframerah. Disini, Central Imagery Office-lah yang berperan dalam pengumpulan dan pengolahan citra/gambar.
  4. Measurement and Signature Intelligence, atau MASINT, adalah pengumpulan data teknis yang sudah diperoleh dan berguna untuk menggambarkan karakteristik khas dari sebuah peristiwa tertentu seperti ledakan nuklir. Defense Intelligence Agency dan pihak militer berperan sebagai kolektor utama dalam disiplin ini.

Central Intelligence Agency (CIA) terlibat dalam kegiatan pengumpulan informasi didalam empat disiplin diatas melalui Direktorat Operasi (Directorate of Operations) dan Direktorat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Directorate of Science and Technology).

  • Direktorat Operasi memiliki tanggung jawab untuk mengumpulkan informasi tentang intelijen asing. Juga mengumpulkan individu intelijen asing dan organisasinya yang berada di Amerika Serikat.
  • Direktorat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (DS & T) menyediakan dukungan kepada CIA dan Komunitas Intelijen dalam hal pengumpulan, pengolahan, dan eksploitasi intelijen. Juga termasuk penelitian, pengembangan, akuisisi, dan pengoperasian sistem teknis. Untuk keperluan eksploitasi citra, DS & T menyediakan layanan yang menjadi kepentingan bersama melalui Broadcast Information Service dan National Photographic Interpretation Center. Untuk HUMINT, DS & T menyediakan berbagai dukungan teknis, termasuk komunikasi agen.

Kolektor Departemen Pertahanan:

  • National Security Agency (NSA): NSA memiliki tanggung jawab untuk membentuk dan melakukan operasi dari suatu organisasi untuk pelaksanaan kegiatan yang disebut sinyal intelijen, dan membawa keluar hasil pengumpulan, pengolahan, analisis, dan pelaporan kegiatan sinyal dengan bimbingan dari Direktur Central Intelligence Agencies. Dari sana, Direktur dari Central Intelligence Agencies akan melaporkan hasil kegiatan kepada Menteri Pertahanan.
  • Defense Intelligence Agency (DIA): misi utama DIA adalah bukan untuk melakukan pengumpulan data, melainkan menyediakan dukungan intelijen yang substantif kepada Menteri Pertahanan, Ketua Gabungan Kepala Staf, para komanda, dan beberapa lembaga non-DoD. DIA juga mengatur dan melakukan pengumpulan MASINT, serta mengelola Defense HUMINT Service dan Atase Sistem Pertahanan.
  • National Reconnaissance Office (NRO): NRO bertanggung jawab untuk penelitian dan pengembangan, akuisisi, dan operasi system pengumpulan dat yang digunakan oleh badan-badan pengumpulan sinyal intelijen, citra, dan data atau informasi lainnya. NRO adalah sebuah organisasi dari Departemen Pertahanan, yang Direkturnya juga bertindak sebagai Asisten Sekretaris Angkatan Udara Ruang Angkasa. Sekretaris Pertahanan memberikan tanggung jawab utama untuk pengelolaan dan pengoperasian NRO dengan Direktur CIA yang menetapkan prioritas pengumpulan dan persyaratan.
  • Defense Airborne Reconnaissance Office (DARO): Sebuah elemen didalam Kantor Sekretaris Pertahanan, DARO bertanggung jawab untuk penelitian, pengembangan dan akuisisi pengintaian udara, termasuk kendaraan udara berawak dan tak berawak. Berbeda dengan NRO, DARO tidak bertanggung jawab untuk pengoperasian pengintaian udara, yang merupakan bagian dari departemen militer.
  • Central Imagery Office (CIO): CIO mengatur semua pengumpulan data citra  didalam Komunitas Intelijen dan mengumumkan standar dan kebijakan untuk mengatur eksploitasi citra dan penyebaran seragam. [Catatan: Sebuah organisasi baru bernama National Imagery and Mapping Agency telah diusulkan untuk mengkonsolidasikan sebagian besar kegiatan yang berhubungan dengan citra dan organisasi pemetaan, termasuk CIO, dengan 1 Oktober 1996.]
  • Pihak Militer: Setiap bagian dari pihak militer dapat melakukan pengumpulan, analisis, dan pelaporan menurut empat disiplin yang sudah disebutkan dalam respon terhadap negara, departemen, dan persyaratan taktis. Beberapa kegiatan pengumpulan akan dilakukan pada tingkat departemen, sedangkan yang lainnya dilakukan oleh unsur-unsur yang ditugaskan untuk layanan atau perintah bersama.
  • Intelijen Angkatan Darat yang dipimpin oleh Wakil Kepala Staf Intelijen memiliki tanggung jawab atas keseluruhan pengelolaan kegiatan pengumpulan data oleh organisasi Angkatan Darat. Tanggung jawab ini dilaksanakan melalui Intelijen Angkatan Darat AS dan Komando Keamanan.
  • Angkatan Laut: Pusat analitis Intelijen Angkatan Laut Nasional di Amerika Serikat berada di National Maritime Intelligence Center of the Office of Naval Intelligence. Tanggung jawabnya meliputi analisis desain dan konstruksi kapal asing, pengumpulan dan analisis informasi pada sistem sensor asing, sistem pengawasan laut, platform kapal selam, dan sistem senjata bawah laut.
  • Angkatan Udara: Organisasi analitis Intelijen Angkatan Udara disebut dengan National Air Intelligence Center yang menghasilkan penilaian intelijen akhir tentang semua isu yang terkait dengan kedirgantaraan.
  • Korps Marinir: Organisasi analitis Intelijen Korps Marinir  AS adalah Marine Corps Intelligence Activity yang menyediakan penilaian terhadap segala macam ancaman dan estimasi yang digunakan untuk keputusan akuisisi serta untuk merencanakan operasi militer.
  • The Nine Unified Commands: Adalah- United States Atlantic Command (ACOM), United States Central Command (CENTCOM), United States European Command (EUCOM), United States Pacific Command (PACOM), United States Southern Command (SOUTHCOM), United States Space Command (SPACECOM), United States Special Operations Command (SOCOM), United States Strategic Command (STRATCOM) dan United States Transportation Command (TRANSCOM)-yang mempunyai Pusat Intelijen Bersama, yang antara lain, membuat analisis intelijen akhir untuk Commander-in-Chief (CINC) juga kepada para pasukan dibawah CINC sendiri.
  • Departemen Energi: Department Of Energy (DEO) akan secara terang-terangan mengumpulkan setiap informasi dan menghasilkan analisis yang diklasifikasikan maupun tidak diklasifikasikan tentang perkembangan energi dan teknologi asing, terutama dengan semua hal yang menyangkut tentang proliferasi nuklir dan senjata pemusnah massal. Kantor ini bekerja untuk Menteri Energi (Secretary Of Energy) serta untuk Pemerintah secara keseluruhan. DOE juga berpartisipasi dalam estimasi produksi nasional di wilayah keahliannya.
  • Departemen Keuangan: Departemen Keuangan memberikan Dukungan Intelijen  dengan memberikan analisis khusus untuk Menteri Keuangan dan stafnya tentang keadaan ekonomi internasional, keuangan dan urusan keamanan, dan berpartisipasi dalam estimasi nasional pada topik ini.

IV. Produk Intelijen dan Diseminasi

Produk intelijen dapat disampaikan dalam berbagai bentuk: lalu lintas pesan baku, publikasi harian  baik cetak maupun elektronik, konferensi video, briefing, studi jangka panjang, panggilan telepon pribadi, dan pertemuan pribadi dengan analis individu. Produk intelijen tersebut akan disimpan di bank-bank data komputer yang memungkinkan konsumen untuk mengambil (“menarik”) secara elektronik sesuai kebutuhan. Komunitas Intelijen terus berusaha untuk menyebarkan produknya dengan cara dan dalam bentuk yang paling sesuai dengan konsumen. Jika diperlukan, maka akan menyesuaikan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pengguna individu.

V. Kontra Intelijen

Biro Investigasi Federal (Federal Bureau Investigation/FBI): Divisi Keamanan Nasional dari FBI adalah organisasi kontraintelijen utama Pemerintah. Divisi ini menyediakan dukungan kepada Komunitas Intelijen melalui investigasi, monitoring, dan analisis ancaman kontra intelijen asing, dan dengan melakukan operasi terhadap kegiatan intelijen musuh yang beroperasi di Amerika Serikat. FBI juga memiliki tanggung jawab utama untuk menyelidiki kegiatan teroris di Amerika Serikat.

Departemen dan Instansi lainnya: Sejumlah departemen dan lembaga lainnya akan mempertahankan elemen kontra intelijen untuk melindungi operasi dan kegiatan mereka sendiri, untuk menyertakan CIA, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Departemen Energi.

VI. Aksi Rahasia

Aksi rahasia merupakan kegiatan dari Pemerintah AS yang dirancang untuk mempengaruhi pemerintahan, kejadian, organisasi, atau individu untuk mendukung kebijakan luar negeri AS dengan cara yang tidak terlihat disebabkan oleh Amerika Serikat. Tindakan rahasia ini dapat melibatkan kegiatan politik, ekonomi, propaganda, atau paramiliter. Hukum AS mensyaratkan bahwa semua tindakan rahasia harus disetujui oleh Presiden secara tertulis dan setelahnya pemberitahuan tersebut akan diberikan kepada dua komite intelijen didalam Kongres. Setelah disetujui, tindakan rahasia biasanya dilakukan oleh Direktorat Operasi CIA dengan bantuan yang mungkin diperlukan dari Departemen Pertahanan atau anggota lain dari Komunitas Intelijen sebagaimana diarahkan oleh Presiden.

About admin

Check Also

Geopolitik Membedah Gerakan LGBT

Bila dianalogikan arus liberalisasi ini seperti arus besar yang sengaja di buka dari sebuah dam ...