Tuesday , July 17 2018
Home / Relaksasi / Renungan / Mengingat Nabi ﷺ pada Hari Kelahirannya

Mengingat Nabi ﷺ pada Hari Kelahirannya

Nabi ﷺ menghormati para pemuda dan juga orang-orang tua. Lam yaqul fii hayaatihi ‘laa’, sepanjang hidupnya beliau tidak pernah mengatakan, “Tidak.” Jadi, tugas kita adalah untuk menghormati apa yang Allah hormati, mencintai apa yang Allah cintai dan berkumpul bersama siapa yang Allah cintai!

Kita harus bersama dengan Nabi Muhammad ﷺ.  Jika kalian tidak berdiri untuknya, jika kalian tidak menghormatinya, kalian tidak akan berada di hadapannya, berada dalam hadiratnya pada Hari Kiamat.

Beliau bersabda,

عَنْ اَبِىْ سَعِيْدٍ الْخُدْرِى آدَمُ فَمَنْ دُوْنَهُ تَحْتَ لِوَآئِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ فَخْرَ

Adam wa man duunahu tahta liwaaihi yawma ‘l-qiyaamah wa laa fakhr…

Adam (dan mereka yang berada setelah Adam) akan berada di bawah panjiku.  Di bawah syafa’atku pada Hari Kiamat, dan aku tidak mengatakannya dengan sombong…

Jika kalian pergi untuk menemui seorang presiden atau perdana menteri, kalian berdiri di pintunya. Wahai Muslim! Apakah kalian tidak bisa berdiri di pintu Nabi ﷺ? Kalian berdiri di pintu seorang perdana menteri atau seseorang yang penting; bagaimana dengan Nabi Muhammadﷺ? Sekarang, apakah ada pentingnya merayakan hari kelahiran beliau? Ya, ada kepentingannya, dan kita harus berdiri untuk menunjukkan penghormatan kepada Nabi Muhammadﷺ, kelak beliau akan menunjukkan penghormatan kepada kita pada Hari Kiamat.

Kita berdiri di pintu presiden dan perdana menteri untuk meminta sesuatu kepada mereka, tetapi apakah kita tidak bisa berdiri di hadapan Nabi Muhammadﷺ dan meminta sesuatu kepada Allah, memohon pengampunan demi Muhammadﷺ? Allah mengampuni Adam demi  Muhammadﷺ!

Saya minta maaf tadi sempat kesal, tetapi sekarang saya baik-baik saja.  Ketika kalian berteriak, kalian membuat orang mendengarkan kalian.  Bila kalian berbicara dengan pelan mereka akan tidur dan mendengarkan televisi.  (tertawa).  Pentingnya hari kelahiran Nabiﷺ, malam itu, tentu saja penting bagi masyarakat Muslim dan manusia pada umumnya, karena sebagaimana beliau bersabda,

قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ

innama bu’itstu li-utimma makaarimu ‘l-akhlaaq,

Aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak manusia.

Jadi, mengingat Nabi ﷺ pada hari kelahirannya adalah penting bagi kita. Mempunyai majelis mawlid seperti itu menunjukkan kepada orang bagaimana kita dapat mengikuti dan menerapkan ajaran Nabi Muhammadﷺ untuk membawa perdamaian, cinta, toleransi, dan saling menerima, sebab kalau tidak kita akan bertengkar satu sama lain.

Shaykh Hisham Kabbani

Source: Mistikus Cinta

 

About admin

Check Also

Nabi Muhammad SAW telah Menyaksikan Nusantara yang penuh Berkah dan Kebangkitannya di masa Depan

Seorang budayawan dan ulama Nurcholish Madjid mencatat ada indikasi sejak zaman Nabi Sulaiman bahwa Arab ...