Monday , November 19 2018
Home / Deep Secret / Mengapa CIA Hancurkan File Rahasia Noam Chomsky?

Mengapa CIA Hancurkan File Rahasia Noam Chomsky?

Penulis : Satrio Arismunandar, Wartawan Senior dan Pakar Ketahanan Nasional

Noam Chomsky

CIA BERTAHUN-TAHUN MEMATA-MATAI NOAM CHOMSKY — Selama bertahun-tahun, dinas rahasia Amerika Serikat Central Intelligence Agency (CIA) membantah memiliki file rahasia profesor dan pembangkang ternama asal Massachusetts Institute of Technology (MIT), Noam Chomsky. Dokumen pemerintah yang diperoleh The Cable, Foreign Policy, mengungkapkan untuk pertama kalinya bahwa dinas rahasia itu sebenarnya mengumpulkan informasi tokoh anti-perang ini selama masa kejayaannya di tahun 1970-an.

Pengungkapan itu juga mengungkapkan bahwa seluruh file CIA soal Chomsky sudah tidak ada di arsip Langley, markas besar CIA di Virginia. Ini memunculkan pertanyaan, kapan berkas itu dihancurkan dan dilakukan atas perintah siapa. Terobosan dalam pencarian file CIA tentang Chomsky datang melalui Undang-Undang Kebebasan Informasi (FOIA) yang diajukan kepada Federal Bureau of Investigation (FBI). Selama bertahun-tahun, permintaan FOIA ke CIA menghasilkan penolakan yang sama: “Kami tidak menemukan ada catatan atas permintaan Anda.”

Penolakan itu tidak sepenuhnya kredibel, mengingat aktivisme anti-perang Chomsky di tahun 60-an dan 70-an dan CIA memiliki dokumentasi yang baik dalam spionase domestik di era perang Vietnam itu.

Namun CIA terus menyangkal memiliki file itu. Sekarang, sebuah catatan publik diajukan oleh penulis biografi Chomsky, Frederic Maxwell, dan mengungkapkan adanya memo antara CIA dan FBI yang menegaskan keberadaan file CIA soal Chomsky.

Tertanggal 8 Juni 1970, memo membahas kegiatan anti-perang Chomsky dan meminta informasi lebih lanjut kepada FBI tentang perjalanan yang akan dilakukan aktivis anti-perang itu ke Vietnam Utara. Penulis memo itu, seorang pejabat CIA, mengatakan perjalanan itu “ENDORSEMENT OF NOAM CHOMSKY” dan meminta “semua informasi” tentang orang-orang yang berhubungan dengan perjalanan itu.

Setelah menerima dokumen berupa memo itu, The Cable mengirimkannya ke Athan Theoharis, seorang profesor emeritus di Marquette University dan ahli kerjasama dan pengumpulan informasi FBI-CIA. “Komunikasi CIA Juni 1970 menegaskan bahwa CIA membuat file soal Chomsky,” kata Theoharis. “Berkas tersebut, minimal, berisi salinan komunikasi mereka ke FBI dan laporan soal Chomsky bahwa FBI menyiapkan tanggapan atas permintaan (CIA) itu.”

Bukti itu juga memperkuat fakta bahwa file Chomsky telah dihancurkan, kata Theoharis. “Tanggapan CIA atas permintaan menggunakan FOIA bahwa ia tidak memiliki file soal Chomsky menegaskan bahwa file Chomsky dihancurkan pada waktu yang tidak diketahui,” katanya.

Ini perlu dicatat bahwa penghancuran catatan adalah kegiatan yang secara hukum adalah bentuk pengkhianatan. Di bawah Federal Records Act of 1950, semua lembaga federal diharuskan untuk memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Arsip Nasional untuk setiap rencana penghapusan dokumen. Sebab, Arsip Nasional bertugas menyimpan catatan dengan “nilai historis.”

“Jelas, file CIA, atau file, soal Chomsky jatuh terikat dengan ketentuan ini,” kata Theoharis. Tidak jelas apakah agen mematuhi protokol dalam penghapusan file Chomsky. CIA menolak memberikan komentar untuk cerita ini.

Apa kata Chomsky soal ini? Ketika The Cable menunjukkan bukti berkas CIA itu, ahli linguistik ternama itu menanggapi dengan gaya khasnya yang sinis. “Suatu hari akan disadari bahwa sistem kekuasaan biasanya mencoba untuk memperluas kekuasaan mereka dengan cara apapun yang mereka bisa pikirkan,” kata nya.

Apapun, penghancuran berkas CIA soal Chomsky menimbulkan pertanyaan lebih mengganggu: file siapa lagi yang telah dihancurkan dari arsip Langley? Apa bagian lain dari sejarah CIA yang tak akan diketahui?

“Penting untuk memahami ketika CIA memutuskan untuk menghancurkan file Chomsky dan mengapa mereka memutuskan bahwa itu harus dihancurkan,” kata Theoharis. “Tak dapat disangkal, file Chomsky itu bukan satu-satunya file CIA yang dihancurkan.

Berapa banyak file lain yang juga bernasib sama?”

Sumber: theglobal-review.com

About admin

Check Also

Jokowi Menggiring Indonesia Masuk Skema Kapitalisme Global WB-IMF

Presiden Republik Indonesia yang ke-7, Jokowi kembali unjuk gigi dalam kemahirannya beretorika. Retorikanya berbunyi seperti ...