Tuesday , September 25 2018
Home / Deep Secret / Intelijen / Kedekatan Oknum Jenderal Polisi dan Elit Politik Jakarta dengan Australia picu “Insiden Sape”

Insiden SapeINTELIJEN.co.id - Insiden berdarah di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, akibat adanya konflik oknum jenderal polisi yang mempunyai afiliasi dan kedekatan dengan Australia.

Kedekatan Oknum Jenderal Polisi dan Elit Politik Jakarta dengan Australia picu “Insiden Sape”

“Konflik ini karena adanya pertarungan oknum jenderal di institusi kepolisian yang punya afiliasi dan kedekatan dengan Australia,” kata Ketua Investigasi Kasus Bima, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Zaini Mustakim, kepada wartawan, Jakarta, Rabu malam, 11 Januari 2012, seperti diwartakan www.itoday.co.id

Selain itu, kata Zaini, konflik ini diperparah lagi oleh elit politik di Jakarta yang berebut tambang di Blok Soro. Blok tambang ini memiliki luas kurang lebih 25 ribu hektare yang meliputi Lambu, Sape dan Langgudu.

“Berdasarkan investigasi yang kami lakukan, ada kejadian yang aneh dengan kemunculan banyak aparat keamanan. Ini seperti operasi rahasia,” ungkapnya.

Terkait masalah itu, Zaini berpendapat bahwa Kapolres Bima, Ajun Komisaris Besar Polisi Kumbul KS, dan Kapolda Nusa Tenggara Barat, Brigjen Polisi Arif Wahyunandi, tak perlu dicopot, karena masyarakat setempat menilai kinerja kedua pimpinan kepolisian itu sangat bagus.

“Kedua pimpinan kepolisian itu tidak perlu dicopot. Terlebih berdasarkan hasil pemeriksaan Irwasum Polri, mereka clear,” kata Zaini.

Pekan akhir Desember tahun lalu, terjadi bentrok antara polisi pengunjuk rasa anti-pertambangan di pelabuhan Sape.
Insiden itu terjadi saat aparat kepolisian membubarkan secara paksa massa yang menduduki Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima, NTB, yang menolak keberadaan pertambangan PT Sumber Mineral Nusantara.
Media Australia menyebut, Australia memilikii saham yang besar dalam operasi di Bima tersebut, melalui perusahaan tambang negara itu, Arc Exploration. (baca: Arc Exploration Australia, Bantah Terlibat “Insiden Sape”)

Berdasarkan investigasi Komnas HAM dalam insiden tersebut, 3 orang dinyatakan tewas tertembak aparat keamanan dan 30 lainnya luka-luka (baca: Komnas HAM: 3 Tewas dan 30 Warga Luka Tembak dalam “Insiden Sape” ).

sumber : intelijen.co.id

About admin

Check Also

Ada Tali-Temali antara Kewajiban Pengiriman Sampel Virus H5N1, NAMRU-2 dan Penggunaan Senjata Biologi AS

Pada 2007 Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari membuat keputusan menghentukan pengiriman sampel virus H5N1ke WHO ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *