Monday , October 22 2018
Home / Deep Secret / Julia Pierson, Perempuan Pertama Direktur Dinas Rahasia Amerika Serikat

Julia Pierson, Perempuan Pertama Direktur Dinas Rahasia Amerika Serikat

capture-20130417-101025Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengangkat Julia Pierson, agen kawakan dari dinas rahasia AS, sebagai perempuan pertama yang menjadi Direktur Dinas Rahasia pelindung kepala negara AS. Pierson akan menggantikan pejabat lama Mark Sullivan yang pensiun pada Februari lalu. Mengapa Presiden Obama lebih memilih seorang direktur perempuan dibandingkan pria?

Nampaknya, Obama ingin mengubah budaya pelayanan perlindungan yang didominasi laki-laki, yang telah dirusak oleh skandal. Dinas Rahasia AS menghadapi kritik keras selama masa kepemimpinan Mark Sullivan akibat skandal prostitusi selama persiapan perjalanan presiden Barack Obama ke Cartagena, Kolombia, tahun lalu. Insiden ini menimbulkan pertanyaan di dalam badan itu sendiri – serta di Gedung Putih dan Capitol Hill – tentang budaya atau kebiasaan mereka, terutama selama bepergian ke luar negeri.

Tahun lalu tiga belas Agen Rahasia terperangkap dalam skandal prostitusi. Setelah menikmati pesta malam di Karibia resort kota Cartagena, para agen rahasia itu membawa perempuan, termasuk “pekerja seks komersial“ ke kamar hotel tempat mereka tinggal. Insiden itu menyebar setelah salah satu agen menolak untuk membayar “pekerja seks komersial“ dan pasangan itu berdebat tentang pembayaran di lorong hotel. Akibat kejadian itu, delapan agen dipaksa keluar, tiga dibersihkan dari pelanggaran serius, dan dua telah berjuang untuk mendapatkan pekerjaan mereka kembali.

Dinas Rahasia AS mengatakan insiden itu tidak mengganggu tugas mereka dalam melindungi presiden Obama. Akan tetapi, skandal itu telah membayang-bayangi Konferensi Tingkat Tinggi Amerika di Kota Cartagena, Kolombia, dan membuat malu delegasi Amerika Serikat. Senator Charles Grassley mengatakan, Agen Rahasia AS telah “kehilangan kepercayaan dari banyak orang Amerika” menyusul skandal Kolombia. Menurut Grassley, Pierson memiliki banyak pekerjaan untuk menciptakan budaya menghargai pekerjaan selama bertugas. Sullivan sendiri sudah meminta maaf atas insiden itu ketika memberikan kesaksian di depan panel Senat. Presiden Obama menghadapi kritik ketika ia menunjuk laki-laki untuk memimpin tiga posisi penting di AS : Departemen Pertahanan-Pentagon, Departemen Luar Negeri dan Dinas Rahasia-CIA. Sebelum menunjuk Julia Pierson, sebenarnya Obama telah menunjuk sejumlah perempuan, termasuk Sally Jewell menjadi menteri Dalam Negeri, Gina McCarthy menjadi kepala Badan Perlindungan Lingkungan, Mary Jo White sebagai pemimpin Komisi Sekuritas dan Bursa, dan Sylvia Mathews Burwell menjadi Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran. Menurut Obama, Julia benar-benar memenuhi syarat untuk memimpin lembaga yang tidak hanya mengamankan warga Amerika di acara-acara besar dan mengamankan sistem keuangannya, tetapi juga melindungi para pemimpin AS dan keluarga mereka. Menteri Keamanan Dalam Negeri Janet Napolitano juga memuji “keputusan bersejarah” Obama untuk mengangkat Julia Pierson sebagai direktur wanita pertama Dinas rahasia Negara itu.
http://id.voi.co.id

About admin

Check Also

Asia Pasifik dalam Pusaran Kekuatan-kekuatan Global

Jika pada Perang Dingin kehadiran dan peran negara-negara besar di Asia Pasifik banyak dipengaruhi oleh ...