Sunday , October 20 2019

Blog Layout

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (3)

“Tuhan, misteri yang tak dapat diterjang mata telanjang. Namun, Dia begitu hadir dalam kesadaran orang-orang meyakininya. Tak dapat dilihat, diraba, diterka akal manusia. Dia berada dalam lorong gelap yang tak tembus mata, tetapi begitu dekat (inni qarib), bahkan lebih dekat dari urat nadi kita. Sosok paling setia yang tak pernah ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (2)

“Kesucian cahaya Allah termanifestasi dalam Nur Muhammad. Cahaya di atas cahaya. Cahaya-Nya terpancar melalui cahaya kekasihnya. Karena itulah, bahkan Adam as. pun takjub dan “cemburu”, wujud insaniah Muhammad belum tercipta, sementara namanya telah terukir bersanding dengan Asma Allah Yang Paripurna. Ia menjadi pelengkap syahadat. Tanpa menyebut namanya, persaksian makhluk tak ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (1)

“Ide-ide “langit” ini menjadi begitu membumi. Dikemas dalam bentuk percakapan antara suami-istri, nasihat guru-murid, atau perbincangan antara majikan dan hamba sahaya. Karya-karya tersebut ditulis dalam bentuk Suluk, Serat, Wirid, dan Kitab, dengan ragam metrum yang dapat dilagukan dengan irama khas Jawa.”  —Ο— Islam masuk ke Nusantara melalui berbagai jalur, mulai ...

Read More »

Kimia Lebih Baik dari Emas

“Kimia lebih baik dari emas”. Kimia memang lebih baik dari emas, tapi para ahli kimia sejati amatlah langka, demikian pula Sufi-sufi sejati. Seseorang yang hanya memiliki pengetahuan yang dangkal tentang tasawuf, tidak lebih unggul daripada seorang yang terpelajar. Demikian pula seseorang yang baru mencoba beberapa percobaan kimia, tidak punya alasan ...

Read More »

Mengenal Jati Diri Nusantara

Ada kajian menarik dari seorang profesor asal London bernama Oppenheimer, yang selama 20 tahun lakukan riset tentang Nusantara. Ini penting agar kita tau jati diri Nusantara. Oppenheimer terlibat suatu proyek raksasa untuk pemetaan genome manusia di seluruh dunia. Dari situ, ia mendapatkan data untuk menyusun bukunya. Melalui buku ini, ia ...

Read More »

Do’a Fakir Miskin yang Mengalahkan Do’a Nabi Musa as

Oleh : H. Derajat Kisah ini ku persembahkan untuk saudara-saudaraku yang kadang masih dibingungkan dengan takdir yang sudah tertulis di Lauh Mahfudz apakah hal ini bisa dirubah? Dan inilah jawaban aku dalam bentuk sebuah kisah. Di zaman Nabi Musa AS, terdapat seorang kaya yang senantiasa menolong orang, termasuk Nabi Musa ...

Read More »

Islam tanpa Muslim: Sebuah Renungan

  New Zealand (NZ) atau Selandia Baru adalah Negeri kepulauan dengan dua pulau utama, pulau Utara dan pulau Selatan. Penduduknya kurang dari 5 juta dengan jumlah domba lebih dari 40 juta. Bersih, langitnya biru, dan warganya sangat dekat dengan alam. Bumi Allah di bagian sini sangat disyukuri, dipelihara, dan dijadikan sahabat. Hasilnya ...

Read More »

Menguak Motif Geopolitik Islamisasi dari Batu Nisan

  Nampaknya cukup janggal bila hadirnya Islam di Nusantara ini karena sebab perdagangan yang di bawa oleh para pedagang dari Gujarat pada abad ke 13 M. Sebab bila motifnya perdagangan maka tak ada bedanya dengan motif geoekonomi. Ini premis awal, bukan sebuah simpulan akhir. Mengingat pada abad ke-13 M, telah ...

Read More »

Bahaya Laten Susu Dalam Kemasan

The Real Dangers of Milk Berikut saya sampaikan artikel yang sebaiknya anda ketahui tentang bahaya dari susu sapi menurut dr. Tan Shot Yen. Manfaat Susu Sapi telah merasuki alam pikiran kita puluhan tahun akibat propaganda produsennya dan kita selalu menelannya bulat-bulat dan percaya tanpa pernah kita mencari pembanding pengetahuan itu. ...

Read More »

Toto Tentrem Kerto Raharjo atau Baldatun Thayyibatun Wa Robbun Ghafur?

Hari-hari di akhir ini negeri kita tengah disubukkan oleh berbagi peristiwa politik yang jauh dari peristiwa kenegarawanan. Karenanya, Cak Nun juga menulis tentang peristiwa ini dalam sepuluh tulisan di www.caknun.com. Sebelum itu,  kalau menengok ke belakang, Gambang Syafaat juga pernah mengangkat tema kajian tentang “Nusantara gemah ripah loh jinawi”. Dalam pengantarnya Cak Nun ...

Read More »