Wednesday , August 22 2018
Home / Relaksasi (page 30)

Relaksasi

Dharma Judi

Namun, ketika ia diundang untuk kedua kalinya bermain judi bersama para Kurawa – ia tetap juga menerima undangan itu. Saat itu, Krishna sudah menegur dia: “Yudhisthira, kamu tahu betul permainan Shakuni yang licik itu.” “Ya,” jawab Yudhisthira, “tetapi seorang raja telah mengundang saya. Dan, saya harus menerima undangannya. Menolak undangan ...

Read More »

Berilah Kami Hati Penuh Rasa

Tanpa kedua komponen itu, badan manusia sekedar darah, daging dan tulang-belulang. Tidak lebih baik dari badan yang dimiliki oleh hewan lain. Kemudian, apa arti Pikiran yang Jernih dan Hati Penuh Rasa bagi Manusia Indonesia masa kini? Apakah Manusia Indonesia sudah memilikinya? Dan, bila tidak – apakah ia membutuhkannya? Setidaknya, Bapak ...

Read More »

Sepuluh Butir Kebijakan Mahatma Gandhi (Bagian Akhir)

Jangan menyerah, pantang mundur….. Pun tidak cukup bila kau sekedar bertahan, jangan berhenti, maju terus…. Ketika kau sedang dibombardir dengan segala macam tuduhan dan kritikan, memang semangatmu bisa melemah. Tetapi, janganlah sekali-kali membiarkan mereka mematahkan semangatmu. Jadilah motivator bagi dirimu sendiri. Kau tidak membutuhkan motivator di luar diri. Bila kau ...

Read More »

Sepuluh Butir Kebijakan Mahatma Gandhi (Bagian 4)

Seperti inilah kejujuran seorang Gandhi. Ia tidak mengaku dapat melihat masa depan. Ia tidak mengaku memperoleh bisikan dari siapa-siapa. Ia mengaku dirinya orang biasa, tidak lebih penting dari orang yang derajatnya paling rendah, paling hina dan dina. Inilah kekuatan Gandhi. Inilah kesaktian Gandhi. Gandhi tidak ragu, tidak bimbang, tidak bingung ...

Read More »

Sepuluh Butir Kebijakan Mahatma Gandhi (Bagian 3)

Apakah kita masih hidup dalam kegelapan “mata untuk mata”? Apakah kita masih juga membenarkan “aksi balas dendam” dan “kekerasan”? Bila jawabannya “ya”, maka semestinya kita bertanya pada diri sendiri, “kenapa”? Kenapa kita selemah itu, sehingga tidak dapat memaafkan, tidak dapat membiarkan masa lalu berlalu? Kenapa kita masih hidup dalam masa ...

Read More »

Sepuluh Butir Kebijakan Mahatma Gandhi (Bagian 2)

Karna seorang bijak, seorang dermawan, seorang pemimpin yang ideal – tetapi seluruh kebaikannya itu seolah terlupakan oleh sejarah karena keberpihakannya pada Adharma, pada pelaku kejahatan. Karna membenarkan posisinya bersama Kaurava, padahal ia tahu persis bahwa Kaurava tidak berpihak pada Dharma, pada Kebajikan. Kaurava bukanlah pemimpin yang ideal. Sayang, hanya karena ...

Read More »

Sepuluh Butir Kebijakan Mahatma Gandhi (Bagian 1)

“You must not lose faith in humanity. Humanity is an ocean; if a few drops of the ocean are dirty, the ocean does not become dirty.” Hendaknya kau tidak berputus asa terhadap kemanusiaan. Kemanusiaan bagaikan samudera. Beberapa tetes air kotor tidak mampu mengotori seluruh samudera.   Kepercayaan Sang Mahatma, keyakinannya ...

Read More »

Perdagangan dan Hati Nurani

Pengetahuan intelektual adalah logika belaka. Ia hanya mengenal satu bahasa, yaitu bahasa untung-rugi, keberhasilan-kegagalan, menang-kalah. Ia tidak dapat memahami bahasa lain. Karenanya pengetahuan intelektual tidak pernah bisa mengenal cinta. Ia mungkin pernah smembaca tentang cinta. Ia bahkan mungkin pernah membicarakan cinta berdasarkan pengetahuan pinjaman tersebut, tetapi ia tidak pernah bisa ...

Read More »

Kebangkitan Islam Awali Kehancuran Arogansi Dunia

Tanggal 13 Syaban yang bertepatan dengan tanggal 4 November adalah peringatan pendudukan Kedutaan Besar Amerika oleh para mahasiswa revolusioner yang menyebut dirinya “Mahasiswa Pengikut Garis Imam Khomeini”. Pada hari ini di tahun 1979, para mahasiswa menguasai Kedubes AS yang pada hakikatnya menjadi pusat spionase Amerika terhadap Iran. Pendudukan ini sangat ...

Read More »