Sunday , November 19 2017
Home / Relaksasi / Renungan

Renungan

Khalwatlah yang Benar

Mengikuti Pengajian Syeikh Abdul Qadir al-Jilany Hari Jum’at pagi tanggal 21 Dzul Qa’dah tahun 545 H, di Madrasahnya. Ya Allah, berilah kami rizki mencintaiMu dengan ampunan dan kesejahteraan…. Bagian rizkimu, oleh Allah sudah dititipkan di dunia sampai waktu tertentu, tanpa bisa dihalangi oleh siapapun, ketika Dia menyerahkan kepadamu. Ini bisa ...

Read More »

Martir Pertama dalam Tasawuf

Husain ibn Mansur al-Hallaj barangkali adalah syekh sufi abad ke-9 dan ke-10 yang paling terkenal. Ia terkenal karena berkata: “Akulah Kebenaran”, ucapan mana yang membuatnya dieksekusi secara brutal. Bagi para ulama ortodok, kematian ini dijustifikasi dengan alasan bid’ah, sebab Islam eksoteris tidak menerima pandangan bahwa seorang manusia bisa bersatu dengan ...

Read More »

Rahasia di Balik 40 Hari

Dalam khasanah Kejawen angka 40 memiliki makna penting sekali (keramat). Karena di dalamnya terkandung sebuah rahasia kehidupan sebagaimana dimaksud dalam ungkapan “kakangne lembarep, adine wuragil” atau kakaknya sulung, adiknya bungsu (Lihat posting; Pintu Pembuka Rahasia Spiritual Raja-Raja Mataram/Wirit Maklumat Jati/Wirit Saloka Jati). Ungkapan itu bermakna bahwa kelahiran kita di dunia ...

Read More »

Hakikat Pernikahan Dalam Pandangan Hidup Orang Jawa

Menurut Socrates, dunia pernikahan, ibarat sangkar emas. Yang di luar ingin masuk, yang di dalam ingin keluar. Sedangkan dalam pandangan kaum sufi, sebuah pernikahan antar sepasang kelamin hanyalah suatu kegiatan hawa nafsu, tetapi dilegalkan oleh agama. Oleh karenanya kaum sufi itu sendiri menganggap, pernikahan hanyalah sebuah bentuk simbolis yang menyimpan ...

Read More »

Misi Hidup

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” (QS. Al-Baqarah [2]: 30) ADA saat-saat dalam kehidupan setiap kita, manusia, ketika Allah meletakkan kita dalam sebuah suasana yang membuat kita merenung: kenapa hidup ini ...

Read More »

Ketajaman Visi Raja Sri Indrawarman dalam Menentukan Nasib Geopolitik Nusantara

Bila kita membuka catatan sejarah awal masuknya Peradaban Islam di Nusantara, maka kita akan mendapati data sejarah berupa surat resmi yang dikirimkan oleh Maharaja Sriwijaya Sri Indrawarman atau juga dikenal sebagai Sri Indravarman kepada penguasa Islam Khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah pada 717 M. Sebelumnya Raja Sri Indrawarman ...

Read More »

Anjing-Anjing Pikiran, Hasrat dan Hawa Nafsu

“…bukanlah hal yang mengherankan bahwa anjing-anjing itu menggonggong, karena setiap ciptaan mempunyai bermacam-macam suara. Dan tidaklah mengherankan bahwa orang memelihara anjing di rumah mereka. Hal yang mengherankan adalah bahwa manusia juga memelihara anjing dalam diri mereka sendiri…Sekitar sembilan puluh lima persen orang memelihara anjing dalam diri mereka. Sangat sedikitlah orang ...

Read More »

Gejolak Jiwa: Rindu dan Cinta Pertama kepada Allah Swt

Oleh: Said Ramadhan Al-Buthy Gejolak jiwa yang terjadi dalam diri, saat mendengarkan lagu-lagu yang dinyanyikan dengan suara yang merdu, membangkitkan perasaan rindu. Dari manakah perasaan itu datang? Ke mana perasaan itu pergi? Dari manakah sumber gejolak jiwa ini? Sumber gejolak itu adalah masa lalu ketika Allah Swt menyatakan, ”Bukankah Aku ini ...

Read More »

Pengertian ‘Ulil-Albaab’

Kata ‘ulil-albaab’, secara awam sering diterjemahkan sebagai ‘orang yang berakal’ atau ‘orang yang berfikir’. Pengertian ini tidak salah, tapi mungkin sudah saatnya kita memahami arti kata ‘ulil-albaab’ dengan lebih presisi lagi, sehingga setiap kata ‘ulil-albaab’ yang kita baca dalam Al-Qur’an akan menjadi lebih berbunyi dan bermakna lagi di dalam hati ...

Read More »

Cinta Tuhan, Cinta Sesama

Prolog: Cinta Tuhan untuk Manusia Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam menjelaskan bahwa Allah telah menciptakan alam semesta terlebih dahulu sebelum penciptaan khalifah di muka bumi (QS. Al-Baqarah: 29-30). Allah juga telah menundukkan segala sumber daya alam di bumi ini untuk manusia, dengan perintah-Nya bahtera berlayar di lautan, dan bahkan ...

Read More »