Saturday , November 23 2019
Home / Ensiklopedia / Peristiwa (page 5)

Peristiwa

Masalah Bid’ah Jangan Dijadikan Perpecahan Ummat

Akhir-akhir ini kaum muslimin dihadapkan dengan sebuah ujian berat berupa ancaman perpecahan mengatasnamakan perbedaan aliran, syariat, bahkan perbedaan aqidah. Sadar atau tidak sadar, hal ini sudah seharusnya kita hindari, karena jika kita terlena terhadap perbedaan-perbedaan tersebut maka umat muslim sendiri lah yang akan menanggung segala akibatnya, dan akan semakin membuat ...

Read More »

Wahabi Penghancur Peradaban Islam

قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَأْمِنَا اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي يَمَنِنَا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَفِي نَجْدِنَا فَأَظُنُّهُ قَالَ فِي الثَّالِثَةِ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ   رواه البخاري، والترمذي، وأحمد وابن حبان في صحيحه Daripada Abdullah Ibn Umar r.a., beliau berkata: Rasulullah SAW menyebut: Ya Allah! Berkatilah kami pada ...

Read More »

Indonesia Rawan Spionase

Jaka Setiawan Direktur Pengkajian dan Kebijakan Publik Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI) Semua negara melakukan spionase. Mereka memiliki alasan historis dan strategis untuk melakukannya. Amerika Serikat, dengan jari-jari yang berlumuran kue pai, memiliki ketergantungan yang cukup luas terhadap informasi-informasi strategis di kawasan Asia maupun Pasifik. Dalam operasi klandestain ini, ...

Read More »

Merenungi Perang Salib

Penulis : Dina Y Sulaeman, mahasiswa S3 Hubungan Internasional Unpad dan research associate di Global Future Institute I have given Jerusalem my whole life. First, I thought we were fighting for God. Then I realized we were fighting for wealth and land. I was ashamed   (Tiberias, Kingdom of Heaven) Ada ...

Read More »

Sikap Tegas TNI, Menarik Pulang F-16 TNI AU dari Latma Elang-Ausindo di Darwin

Terkait dengan ketidak acuhan fihak Australia dalam menanggapi protes Indonesia tentang ulah penyadapan badan intelijennya, TNI melakukan respon cepat perintah dari pimpinan nasional.  Presiden RI di depan wartawan  pada konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/11/2013), mengatakan, “Saya minta dihentikan dulu kerja sama yang disebut pertukaran informasi dan pertukaran ...

Read More »

Indonesia Harus Keras Terhadap Australia

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa ternyata akhirnya bisa juga mengeluarkan pernyataan yang keras dan tegas mengenai soal penyadapan pembicaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono oleh dinas intelijen Australia. Sebab, biasanya diplomat senior ini selalu mengeluarkan pernyataan yang sifatnya penuh dengan bahasa basa-basi atau ucapan yang diplomatis sekali. “Australia telah mencederai sendiri ...

Read More »

PERJALANAN HIDUP SEORANG NED LAWRENCE

Letnan Kolonel Thomas Edward Lawrence, CB, DSO (16 Agustus 1888 [5] – 19 Mei 1935), yang dikenal profesional sebagai TELawrence, adalah seorang perwira Angkatan Darat Inggris terkenalterutama untuk peran penghubung selama Revolusi Arab melawankekuasaan Ottoman Turki tahun 1916 – 18. Luasnya luar biasa danberbagai kegiatan dan asosiasi, dan kemampuannya untukmenggambarkan ...

Read More »

Sikap Resmi Presiden SBY terhadap Ulah Penyadapan Australia

Pada akhirnya secara resmi Presiden SBY memberikan statement (keterangan pers) terkait dengan kemelut penyadapan yang dilakukan oleh badan intelijen Australia (Direktorat Signal Australia ) atau Australian Signals Directorate.  Presiden SBY dalam jumpa pers di kantor presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (20/11/2013) menyatakan mengambil tiga langkah dalam hubungan bilateral ...

Read More »

Awas, Komunisme Tetap Ancaman Nasional

Era reformasi yang telah berjalan lebih dari 15 tahun ternyata tanpa ada kemajuan yang signifikan, kecuali kebebasan yang sudah semakin kebablasan karena banyak elemen bangsa yang kurang menyadari bahwa sebenarnya kebebasan berpotensi untuk “dikorupsi” dalam bentuk merusak ketenangan dan kenyamanan hidup berbangsa dan bernegara seperti unjuk rasa yang anarkis, kurangnya ...

Read More »

RADEN WIJAYA, DYAH SANGGRĀMAWIJAYĀ ŚRI MAHARAJĀ KĔRTARĀJASĀ JAYĀWARDHANĀ

1. Penobatan Raden Wijaya sebagai Raja Pertama Wilwatikta Dengan dikawal dua perwira dan 200 pasukan Cina, Raden Wijaya minta izin kembali ke Majapahit untuk menyiapkan upeti bagi kaisar Kubilai Khan, sebagai wujud penyerahan dirinya. Ike Mese mengizinkannya tanpa curiga. Sesampainya di Majapahit, bukannya mempersiapkan upeti, Wijaya dan pasukannya malah menghabisi ...

Read More »