Wednesday , September 26 2018
Home / Ensiklopedia / Ekonomi (page 2)

Ekonomi

Indonesia Bakal Diserbu Insinyur Impor?

Indonesia terancam diserbu insinyur impor atau asing pada tahun 2015, bertepatan dengan mulai diberlakukannya liberalisasi pasar ASEAN. Hal ini disebabkan jumlah insinyur Indonesia masih sangat kurang dibandingkan negara lain di kawasan Asia. “Ini ancaman nyata. Indonesia bakal diserbu insinyur impor atau asing bila tidak segera melakukan terobosan radikal. Faktanya, kita ...

Read More »

Dinar-Dirham, Harganya Sama Sejak Zaman Rasul Sampai Sekarang

“ALI bin Abdullah menceritakan pada kami, Sufyan menceritakan pada kami, Syahib bin Gharqadah menceritakan pada kami, ia berkata: saya mendengar penduduk bercerita tentang  Urwah, bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan uang 1 Dinar kepadanya agar dibelikan seekor kambing untuk beliau (H.R Bukhari).” Dari hadits tersebut kita bisa tahu bahwa harga pasaran ...

Read More »

FID-DUNYA HASANAH WAFIL-AKHIRATI HASANAH

Oleh: A. Mustofa Bisri Kepentingan pembangunan–seperti juga pada jaman revolusi, yaitu kepentingan revolusi–ternyata tidak hanya memerlukan dalil aqli, tapi juga dalil naqli. Apalagi jika masyarakat menjadi subyek–atau obyek–pembangunan justru “kaum beragama”. Apabila pembangunan itu menitikberatkan pada pembangunan material (kepentingan duniawi), meski konon tujuannya material dan spiritual (kepentingan akhirat), maka perlu ...

Read More »

Lanjutkan Pembangunan Di Papua, Cara Mengalahkan Separatisme

Penulis : Toni Sudibyo *) Pembangunan Papua mengalami berbagai kemajuan yang berarti dibandingkan pada masa Orde Baru. Hal ini terkait erat dengan penerapan UU No. 21 tahun 2001 tentang Otsus Papua yang dimaksudkan untuk percepatan dan pemerataan pembangunan Papua. Otsus Papua itu sendiri memuat aspek akomodasi politik yang lebih luas ...

Read More »

Imperialisme, di Indonesia Semuanya Tersedia Dengan Sempurna

Setelah menerbitkan buku “Confessions of an Economic Hitman” (2004), John Perkins mendapat banyak kunjungan dari berbagai lapisan masyarakat, dan mereka kebanyakan meminta agar Perkins melanjutkan bukunya dengan berbagai keterangan yang jauh lebih jujur dan berani. Salah satunya—seperti yang ditulis Perkins dalam pengantar “Pengakuan Bandit Ekonomi: Kelanjutan Kisah Petualangannya di Indonesia ...

Read More »

Dipolitisasi di APEC, Harga Obat-obatan Akan Melambung

Organisasi kemanusiaan medis internasional, Médecins Sans Frontières (Doctors Without Borders/MSF) mengimbau pemerintah anggota APEC untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk tetap mengakses obat-obatan yang terjangkau. “Berjuta-juta nyawa telah diselamatkan karena tersedianya obat generik yang terjangkau, namun kita dapat melihat perkembangan penting ini hancur apabila para pemimpin mengorbankan kesehatan dalam negosiasi ...

Read More »

Kehebatan Gus Dur Memprediksi Masa Depan

Aksi boikot guanxi terasa pasca kerusuhan Mei 1998 Mantan orang No. 1 yang akrab disapa Gus Dur itu meninggalkan kita pada 30 Desember 2009. Ia kembali ke bumi pertiwi, tempat nenek moyangnya pada sekitar 1700-an menjejakkan kaki di Jombang, Jawa Timur. Salah satu citra Gus Dur yang tak mudah lekang ...

Read More »

India Gagal Mainkan Dirinya sebagai Kekuatan Ketiga di Asia Tengah

Penulis : Hendrajit, Direktur Eksekutif Global Future Institute Ketika era Perang Dingin Amerika plus sekutu-sekutu baratnya versus Rusia-Cina semakin menajam sejak dekade 1950-an, India berhasil memainkan peran yang cukup cantik melalui pencitraannya sebagai negara yang bebas dari orbit pengaruh Washington maupun Moskow. Sehingga posisi tawar India kala itu sedemikian tinggi ...

Read More »

Saat-Saat Kritis dan Genting Bagi AS dan Keberlangsungan TPP

Gara-gara tidak hadir pada Konferensi Tingkat-Tinggi forum ekonomi Asia Pasifik(APEC) di Bali awal Oktober lalu, peran kepemimpinan Amerika di kawasan Asia Pasifik mulai kehilangan kepercayaan para sekutunya. Terutama negara-negara yang sedang digalang Washington melalui forum Kemitraan Lintas Pasifik(Trans Pacific Partnership-TPP). Hilangnya pamor dan peran kepemimpinan AS di Asia Pasifik, utamanya ...

Read More »

IMF merusak dan sangat merugikan Indonesia

Kwik Kian Gie Utang luar negeri pemerintah di tahun 2006 sebesar USD 132,63 trilyun. Di tahun 2011 membengkak menjadi USD 221,60 trilyun. Setelah itu pemerintah terus menerus menambah hutang dalam US Dollar dengan tingkat suku bunga yang tinggi. Ketika Sri Mulyani Menteri Keuangan, pemerintah menerbitkan SUN dalam USD dengan tingkat ...

Read More »