Saturday , July 20 2019
Home / Budaya (page 20)

Budaya

Sastrajendra Hayuningrat Pangruwating Diyu

Dalam Sandi Sastra Ha       – Huripku Cahyaning Allah Na       – Nur Hurip cahya wewayangan Ca       – Cipta rasa karsa kwasa Ra       – Rasa kwasa tetunggaling pangreh Ka       – Karsa kwasa kang tanpa karsa lan niat Da       – Dumadi kang kinarti Ta        – Tetep jumeneng ing ...

Read More »

AL HALLAJ, SYAHID AL-‘ISYQ AL-ILAHI (MARTIR RINDU TUHAN)

Malam ini menyenangkan. Pertemuan dalam ruang di mana ekspresi pikiran dan spiritual bisa berkelana ke mana ia suka, membuat hidup jadi bergairah dalam pendar-pendar cahaya. Tetapi ini mungkin sejenak saja. Sebab di ruang lain setelah ini kita masih menyaksikan, pedang-pedang masih berkeliaran. Pedang-pedang itu siap ditebaskan ke leher siapa saja ...

Read More »

Cakra Manggilingan Titik Balik Peradaban Nusantara

Cakra Manggilingan Kehidupan Alam Semesta Cakra manggilingan adalah filosofi atau keyakinan berputarnya roda kehidupan baik mikrokosmos maupun makrokosmos. Secara bahasa berasal dari kata cakra yaitu lingkaran, roda dan manggilingan yaitu berputar, menggelinding. Bentuk melingkar cakra manggilingan itu membentuk keseimbangan dalam setiap lintasan perputarannya. Kehidupan alam fisik maupun alam sosial selalu ...

Read More »

KALIYUGA, RAMALAN JAYABAYA dan RAMALAN SABDOPALON (V)

Sabdopalon Syair Ramalan Jayabaya diatas, senada dengan ciri-ciri Kaliyuga. Sementara itu Sabdopalon, punakawan Prabu Brawijaya V, juga cukup dikenal ramalannya, yang antara lain isinya sbb.: Sabdopalon Kelak setelah 500 tahun saya akan mengganti agama Budha lagi (maksudnya Kawruh Budi), saya sebar di seluruh  tanah Jawa.Saya akan membuat tanda akan datangnya ...

Read More »

KALIYUGA, RAMALAN JAYABAYA dan RAMALAN SABDOPALON (IV)

Kini kita sudah berada di masa Kaliyuga selama 5115 tahun. Kita coba telaah apa yang ditulis dalam Ramalan Jayabaya, mengenai masa Kaliyuga ini. Pada Jaman Kediri, khususnya semasa Kameswara  (1115 – 1130) dan Jayabaya (1130 – 1157), masa ini merupakan jaman keemasan bagi perkembangan sastra Jawa Kuno. Karena itulah tradisi ...

Read More »

KALIYUGA, RAMALAN JAYABAYA dan RAMALAN SABDOPALON (III)

KARAKTER MANUSIA SETIAP MASA. 1. Pada masa Satyayuga, kesadaran umat manusia akan Dharma(kebenaran, kebajikan, kejujuran) sangat tinggi. Budaya manusia sangat luhur. Moral manusia tidak rusak. Kebenaran sangat dijunjung tinggi sebagai aturan hidup. Hampir tidak ada kejahatan dan tindakan yang melanggar aturan. Maka dari itu, masa tersebut disebut juga ‘masa keemasan’. ...

Read More »

KALIYUGA, RAMALAN JAYABAYA dan RAMALAN SABDOPALON (II)

CIRI-CIRI  KALIYUGA. Saat ini kita  berada dalam masa kali atau yang sering disebut sebagai masa besi. Besi adalah logam yang keras yang mudah menjadi karatan atau korosi. Sering juga orang menyebut masa ini masa edan.  Menurut Bhagawata Purana, setelah berakhirnya masa keemasan gerakan Sankiran Sri Caitanya Mahaprabhu yang akan berlangsung ...

Read More »

KALIYUGA, RAMALAN JAYABAYA dan RAMALAN SABDOPALON (I)

Kaliyuga telah berlangsung 5115 tahun, karena itu kalau terjadi hal-hal yang “aneh-aneh”  atau “tidak wajar”, bukanlah lagi merupakan hal yang aneh. Ambillah contoh : Presiden tidak satya wacana seperti dalam hal rangkap jabatan, Anak pejabat menabrak orang sampai yang tertabrak mati hanya kena hukuman percobaan (yang kalau orang awam bilang anak ...

Read More »

Pemikiran Mahatma Gandhi dan sumbangannya terhadap Agama Hindu

Perjuangan Gandhi untuk meraih kemerdekaan tidak lepas dari ajaran-ajarannya (utamanya dari ajaran agama Hindu) yang dipraktikkan dalam hidupnya. Dalam menjalankan Aksi perlawanannya, ia selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan sebagai basis dasar gerakannya. Untuk memahami lebih jauh ajaran atau prinsip-prinsip anti kekerasan gandhi. Pada kesempatan ini, kami mencoba untuk mengulas pergulatan Gandhi ...

Read More »

Mitologi Sang Ratu Kidul

Di dalam karaton banyak ditemukan berbagai macam lambang dalam segi kehidupan, dimulai dari bentuk dan cara mengatur bangunan, mengatur penanaman pohon yang dianggap keramat, mengatur tempat duduk, menyimpan dan memelihara pusaka, macam pakaian yang dikenakan dan cara mengenakannya, bahasa yang harus dipakai, tingkah laku, pemilihan warna dan seterusnya. Karaton juga ...

Read More »