Sunday , November 18 2018
Home / Budaya (page 20)

Budaya

SIMBOLISME LAKON DEWA RUCI DALAM WAYANG KULIT PURWA

Oleh : Agung Prasetyo, Desy Nurcahyanti, Sularno, Wishnu Subroto UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Manusia adalah makhluk budaya, dan penuh simbol-simbol. Dapat dikatakan bahwa budaya manusia diwarnai simbolisme, yaitu suatu tata pemikiran atau paham yang menekankan atau mengikuti pola-pola, serta mendasarkan diri pada simbol-simbol. Sepanjang sejarah budaya manusia, simbolisme telah mewarnai ...

Read More »

KERIS PUSAKA MAHA KARYA

Istilah Keris Dalam budaya perkerisan ada sejumlah istilah yang terdengar asing bagi orang awam.. Pemahaman akan istilah-istilah ini akan sangat berguna dalam proses mendalami pengetahuan mengenai keris. Istilah dalam dunia keris, khususnya di Pulau Jawa, yang sering dipakai: angsar, dapur, pamor, perabot, tangguh, tanjeg, dan lain sebagainya. Di bawah ini ...

Read More »

Al Hallaj Dan Syekh Siti Jenar

Pandangan Siti Jenar dan Husain ibnu Mansur al-Hallaj dalam Manunggaling Kawulo Gusti.   Syekh Siti Jenar begitu sering dihubung-hubungkan dengan al-Husain ibnu Mansur al-Hallaj atau singkatnya Al-Hallaj saja, sufi Persia abad ke-10, yang sepintas lalu ajarannya mirip dengan Siti Jenar, karena ia memohon dibunuh agar tubuhnya tidak menjadi penghalang penyatuannya ...

Read More »

Bung Karno Orang Sipil, Tapi Paham Bagaimana Visi Besar Dijalankan

Penulis : Rijal Mumazziq Z, Direktur Penerbit Imtiyaz Surabaya Strategi Iran berbeda dengan Korea Utara dan Kuba– sebagai salah satu matarantai “Axis of Evil” dalam sebutan Paman Sam. Korea Utara mengisolasi rakyatnya sambil memperkuat basis militer, khususnya teknologi nuklir dan rudal antar benua. Inipun dipakai ‘bargaining’ tarik ulur mendapatkan bantuan ...

Read More »

Barata Bertahta Sebagai Raja Ayodyanegara Melaksanakan Amanat dan Ajaran Sang Bijaksana Ramawijaya

Berdasarkan “Serat Rama” atau Ramayana Kakawin, yang disadur oleh pujangga Yasadipura I dan diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh Kamajaya. “Ketahuilah adinda, bahwa raja yang memimpin negara adalah pemimpin masyarakat dan sekaligus rakyatnya. Raja berkewajiban pula menjaga seluruh dunia. Pedoman sebagai pegangan raja menjalankan kebijaksanaan adalah sebagai berikut: Perhatikan dan ikutilah ...

Read More »

Naskah Carita Parahyangan (Basa Sunda Buhun/Kuna)

ASK-PASUNDAN JAYA déh nihan Carita Parahiyangan. Sang Resi Guru mangyuga Rajaputra. Rajaputra miseuweukeun Sang Kandiawan lawan Sang Kandiawati, sida sapilanceukan. Ngangaranan manéh Rahiyangta Déwaraja. Basa lumaku ngarajaresi ngangaranan manéh Rahiyangta ri Medangjati, inya Sang Layuwatang, nya nu nyieun Sanghiyang Watang Ageung. Basana angkat sabumi jadi manik sakurungan, nu miseuweukeun pancaputra; ...

Read More »

Terjemahan Sanghyang Siksakandang Karesian

I Ya inilah yang akan diajarkan oleh sang budiman bagi mereka yang mencari kebahagiaan. Ada (ajaran) yang bernama sanghiyang siksakandang karesian untuk kewaspadaan semua orang. Inilah ujar sang budiman memaparkan sanghiyang siksakandang karesian. Inilah sanghiyang dasa kreta1 untuk pegangan orang banyak. Siapapun yang hendak menegakkan sarana kesejahteraan agar dapat lama ...

Read More »

Terjemahan “Serat Rama” atau “Ramayana Kakawin”

Berdasarkan “Serat Rama” atau Ramayana Kakawin, yang disadur oleh pujangga Yasadipura I dan diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh Kamajaya. BARATA BERTAKHTA SEBAGAI RAJA AYODYANEGARA MELAKSANAKAN AMANAT DAN AJARAN SANG BIJAKSANA RAMAWIJAYA “Ketahuilah adinda, bahwa raja yang memimpin negara adalah pemimpin masyarakat dan sekaligus rakyatnya. Raja berkewajiban pula menjaga seluruh dunia.” ...

Read More »

Mengapa Bahasa Sunda Bisa Mati

Bahasa adalah sesuatu yang hidup, dan sesuatu yang hidup akan mati. Mengapa bahasa bisa mati? Dua orang sarjana Amerika, Daniel Netle dan Suzzane Romaine, membahas masalah tersebut dalam bukunya “Vanishing Voices”. Menurut penelitian para sarjana tersebut, selama dua abad terakhir ini kemusnahan bahasa kian menghebat. Menurut perkiraan mereka sekarang di ...

Read More »

Rasiah Priangan (Wawacan Karaman)

Kawitan anoe digoerit, didanding dikarang témbang, manawi djadi katembong, ari nganggo génding témbang, kaanggo landing bingbang, manawi djadi panjamboeng, dongeng baheula dikarang. Malah mandar jadi résmi, Ieu tjarita utama, Lalakonna langkoeng rame, Anu disarabét ama, Ku sadaya djéléma, Oerang Bandoeng prantos bakoe, Njébut ama Raksapradja. Hanjakal moen teu didangding, Noe ...

Read More »