Monday , October 22 2018
Home / Budaya / Kebangsaan (page 4)

Kebangsaan

Konfigurasi Gerakan Islam Radikal di Indonesia

Wawancara yang pernah dilakukan Harian Bangsa (HB) dengan KH Dr. Imam Ghazali Said, MA (IGHAS), cendekiawan muslim yang banyak mengamati gerakan Islam radikal penting untuk dipublikasikan lagi. Karena saat ini, Nahdlatul Ulama sebagai organisasi, mendapat serangan bertubi-tubi dari kelompok Islam radikal, baik yang berpaham wahabi maupun yang beraksi secara trans-nasional. ...

Read More »

Persenyawaan Cukong dan Birokrasi, Lumpuhkan Daulat Rakyat

Mengintip istilah Cukong dari Kamus Wikipedia, kata Cukong ini menunjuk kepada pengusaha-pengusaha pemilik perusahaan besar di Indonesia. Kata ini sendiri berasal dari bahasa Hokkian yang lazim dilafalkan di Indonesia oleh suku Tionghoa-Indonesia. Cukong (Hanzi: 主公, hanyu pinyin: zhugong) dalam bahasa Hokkian atau bahasa Mandarin berarti pemimpin; ketua; pemilik; bos. Sampai ...

Read More »

Kuasa Kegelapan Sedang Menguasai Negara dan Pemerintahan Joko Widodo

Di dalam jiwa yang lemah akan dikuasai oleh kuasa gelap, sebaliknya dengan jiwa yang kuat dan berkarakter akan dibimbing oleh kuasa terang untuk mencapai pembebasan. Tulisan ini akan meminjam metafora “kuasa” kehidupan yang ditulis di dalam Kitab Injil untuk menjelaskan realitas kehidupan bangsa kita saat ini. Kuasa Terang versus Kuasa ...

Read More »

Menganatomi Skema Penjajahan Gaya Baru

Market atau pasar ‘benturan ideologi’ yang dimainkan manajemen kolonial sejak Perang Dunia (PD l), PD II dan Perang Dingin dalam koridor penjajahan kuno atau kolonialisme purba ternyata belum berakhir. Konflik sektarian. Ia masih dianggap sebagai menu tepat guna “mengaduk-aduk” negara target kolönialisme di beberapa negara, terutama negara berciri pluralistik, heterogen ...

Read More »

Komunisme dan G 30 S/PKI

Dalam perkembangannya Komunisme telah bermeramorfosa melalui kaum-kaum muda yang dibelokkan pemahamannya terhadap ideologi komunisme dan dibungkus seolah-olah komunis adalah bentuk implementasi dari faham demokrasi. Selain itu, saat ini telah muncul faham Sosial-Demokrat (Sosdem) dan New Left (Kiri Baru), pada dasarnya faham-faham ini memiliki tujuan yang sama dengan faham “Komunisme”. Mengingat ...

Read More »

TNI Gagalkan Kelompok Tidak Resmi yang Ingin Seludupkan 5000 Pucuk Senpi dengan Mencatut Nama Presiden

Pidato Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, 22 September 2017: “Situasi yang sekarang ini yang sama-sama juga harus kita waspadai. Ada semacam etika politik yang tidak bermoral, atau dikatakan pada saat ABRI yang dulu, itu terjadi sekarang ini pak. Sehingga suatu saat, apabila kami-kami yang junior ini melakukan langkah yang di ...

Read More »

Filosofi Lagu Bubuy Bulan; Sedih dan Menyayat Hati

Mungkin banyak diantara kita yang menganggap lagu ini miskin makna karena syairnya biasa-biasa saja namun setelah membaca penjelasan berikut anda akan terperangah bahwa ternyata lagu ini bermakna dalam dan agamis. Silahkan simak : Bubuy bulan… bubuy bulan sanggray bentang Panon poe… panon poe disasate Unggal bulan… unggal bulan abdi teang ...

Read More »

Separah Inikah Negara Indonesia?

Simaklah video-videonya, betapa anak-anak bangsa  yang telah menemukan sesuatu yang bisa membangkitkan martabat bangsanya dengan berbagai penemuannya justru secara tragis penemuan itu tidaklah bisa diakui dan diakomodir oleh bangsanya sendiri. Bangsa kita timbul amarah ketika bangsa lain mengklaim budaya Nusantara diakui sebagai budaya mereka contohnya ketika Reog Ponorogo, Keris, Batik ...

Read More »

Geopolitik Rangga Warsita, Geostrategi Amnesia

Ini tulisan tahun 2014-an bertajuk “Geopolitik Zaman Edan dan Abstraksi di Era Modern”. Telah dimuat di laman Global Future Institute, Jakarta. Saya revisi kembali karena ternyata substansi kajiannya masih relevan untuk memotret situasi dan kondisi terkini di Bumi Pertiwi. Inilah revisi ulangnya. Mengingat kembali ujaran Rangga Warsita, sang pujangga dari ...

Read More »

Sukarno, Muhammad, dan Rekonstruksi Makna Kemerdekaan

Melalui peristiwa dan perjuangan yang susul-menyusul, baik yang simultan maupun yang sistematis, pada 1945 bangsa kita telah diantar ke depan pintu gerbang kemerdekaan. Pada saat itu, kita berada di perbatasan kolonialisme dan keberdikarian. Tak tanggung-tanggung, kesadaran bahwa kebebasan dan kemerdekaan adalah hak segala bangsa tidak hanya membawa kita pada upaya ...

Read More »