Monday , October 15 2018
Home / Budaya / Kebangsaan (page 2)

Kebangsaan

Menguak Kemasyhuran Nusantara Lewat Manuskrip Kuno Bustan Salatin

Hari ini kita seringkali kesulitan mencari data sejarah kondisi wilayah Nusantara sebelum masa penjajahan Belanda dan Portugis. Bagaimana kondisi ketika sebelum Portugis dan Belanda hadir di Nusantara dalam catatan sejarah Nasional kerap kali yang kita temukan selalu identik dengan keterbelakangan dan primitif. Dan nampaknya hingga saat ini belum ada usaha ...

Read More »

Apa Pentingnya Asian Games?

“Pemuda-pemuda dan Pemudi-pemudi datang di Solo ini tidak untuk berolahraga saja, tapi terutama untuk menunjukkan semangat kemerdekaan yang menyala-nyala, diadakan bagi perbaikan derajat dan rohani bangsa.” BEGITU pidato Presiden Soekarno saat membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) I di Stadion Sriwedari, Solo, 9 September 1948. Jangan membayangkan pembukaan PON pertama itu ...

Read More »

Mbah Hamid Kajoran: “Kalau Bisa Mengamalkan Dua Sila Pancasila, Bisa Jadi Wali!”

Ada proses dialog yang intens di kalangan ulama dan tokoh NU sebelum menerima Pancasila sebagai azas tunggal dalam berbangsa dan bernegara. Dialog tidak hanya dilakukan di forum-forum formal ilmiah akademik yang mengeksplorasi argumen dan gagasan rasional, tetapi juga di forum non formal seperti silaturrahim dan anjangsana, serta forum mujahadah dan ...

Read More »

Refleksi Kemerdekaan Jalaludin Rahmat : Ratu Adil ?

Sekiranya Belanda memerintah dengan adil, kita tak akan melakukan perjuangan Kemerdekaan. Seandainya Jepang tidak melakukan penindasan, kita tidak akan memproklamasikan Kemerdekaan. Karena itu, ketika mensyukuri Kemerdekaan, syukurilah perbuatan zalim dan penindasan para penjajah kita. Ucapan ini keluar dari pembicara pada sebuah peringatan syukuran yang diselenggarakan salah satu organisasi pemuda Islam ...

Read More »

Ada Kejayaan Bangsa di Balik Panggung Indonesia

Titip Pointers Geopolitik untuk Capres/Cawapres Kumpulan huruf disebut “kata,” di dalam kata ada “arti”. Untaian kata ialah “kalimat,” di sana ada “maksud”. Rangkaian kalimat disebut “paragraf,” di dalamnya terdapat “makna”. Susunan paragraf disebut “narasi,” dan di dalam narasi ada “agenda,” baik itu hidden (tersembunyi) agenda maupun agenda terbuka. Sekumpulan agenda ...

Read More »

Meredakan Ketegangan Jelang Pilpres

Amanah Pemimpinnya, Sejahtera Rakyatnya, dan Berkah Negerinya Penolakan terhadap kedatangan relawan #2019GantiPresiden, Neno Warisman, di Batam memunculkan beragam reaksi. Sebagian warga menyesalkan insiden tersebut, sebagian lain menganggap itu imbalan setimpal bagi Neno. Mereka yang kontra dengan gerakan politik yang Neno gulirkan mengatakan, tertahannya Neno selama empat jam di bandara Hang ...

Read More »

Mem-barat-kan Indonesia

Indonesia negara kaya akan budaya, alam, dan wilayah kepulauan semenanjung nusantara. Terbersit harapan dari warganya supaya menjadi negara makmur dan maju karena setumpuk kelebihan yang tidak dimiliki oleh negara lainnya. Tak heran banyak negara yang melirik Indonesia sebagai objek primadona para wisatawan, pelaku bisnis, dan sebagainya. Masyarakatnya mengemban amanah untuk ...

Read More »

Islam dan Ego Kekuasaan (2)

Islam dan Perilaku Ummat Islam? Apa itu Islam? Pertanyaan ini cukup sulit bila ingin dijawab secara sosiologis, empiris dan antropologis. Islam  secara sederhana adalah agama yang dianut oleh orang-orang Muslim. Lalu apa seorang Muslim itu? Seorang Muslim semata-mata adalah orang yang menyebut dirinya sendiri Muslim. Secara konsepsional dibuktikan dengan syahadat ...

Read More »

Islam dan Ego Kekuasaan? (1)

Islam sebagai Agama ada karena Muhammad saw. Setelah Rasul saw wafat, maka Islam sudah tiada lagi (di Madzhab Sunnah), yang ada adalah Interpretasi Islam. Sebab Hakim Tunggal yang menyatakan ini benar -atau salah sudah berpecah menjadi sejumlah sahabat. Dan kesepakatan-kesepakatan mereka itulah yang dianggap benar (walaupun seringkali tidak pernah ada ...

Read More »

Nabi Muhammad SAW telah Menyaksikan Nusantara yang penuh Berkah dan Kebangkitannya di masa Depan

Seorang budayawan dan ulama Nurcholish Madjid mencatat ada indikasi sejak zaman Nabi Sulaiman bahwa Arab mengimpor kapur untuk dibuat minuman tonic dari Barus (orang-orang Melayu di wilayah sumatera) sehingga menjadi perumpamaan kehidupan surgawi yang di abadikan dalam Al-Qur’an (wayusqauna biha ka’san kana mizajuha kafura). Ada sebuah ayat dalam Al-Qur’an yang ...

Read More »