Sunday , November 19 2017
Home / Budaya / Kebangsaan

Kebangsaan

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Tak banyak yang mau menelisik mengapa raja-raja di Nusantara itu secara umum bergelar Raja/Penguasa Bumi atau Semesta. Mari kita perhatikan gelar-gelar yang pernah digunakan oleh para Sultan atau Raja Nusantara kita: 1. Ratu/Raja Mangku-RAT (Palembang) 2. Sultan Tangka Alam Bagagar (Pagaruyung) 3. Sultan Natadiningrat (Cirebon) 4. Sultan Zhilullah fil Alam (Bima) 5. Sultan Hamengkubuwana ...

Read More »

Ketajaman Visi Raja Sri Indrawarman dalam Menentukan Nasib Geopolitik Nusantara

Bila kita membuka catatan sejarah awal masuknya Peradaban Islam di Nusantara, maka kita akan mendapati data sejarah berupa surat resmi yang dikirimkan oleh Maharaja Sriwijaya Sri Indrawarman atau juga dikenal sebagai Sri Indravarman kepada penguasa Islam Khalifah Umar bin Abdul-Aziz dari Bani Umayyah pada 717 M. Sebelumnya Raja Sri Indrawarman ...

Read More »

Sarjawala: Sirna Ilang Kertaning Bhumi

Akar Nuswantara berarti mengacu pada wilayah kepulauan (archipelago) prakolonial yang sudah dikenal sejak beberapa milenium sebelum kolonial menghapusnya dengan nasionalisme dan negara-bangsa. Bilveer Singh menyatakan posisi sentral abadi dari Nuswantara sebagai perlintasan kargo dagang transkontinental. Hal ini masih terjadi karena untuk kargo-kargo besar tetap menggunakan jalur lautan bukan jalur darat ...

Read More »

Islam Akan Pamit dari Indonesia?

Saya pernah membaca dari buku sejarah yang menjelaskan bahwa, Islam pernah jaya di Andalusia (Spanyol dan Portugal/Portugis). Pada waktu kejayaannya, jumlah muslim Andalusia mencapai 80% dari seluruh jumlah penduduknya. Karena ummat Islam tidak menjaganya dengan baik, akhirnya Islam di Andalusia hilang dan Andalusia jatuh ke tangan orang-orang Nasrani. Seluruh muslim ...

Read More »

Konfigurasi Gerakan Islam Radikal di Indonesia

Wawancara yang pernah dilakukan Harian Bangsa (HB) dengan KH Dr. Imam Ghazali Said, MA (IGHAS), cendekiawan muslim yang banyak mengamati gerakan Islam radikal penting untuk dipublikasikan lagi. Karena saat ini, Nahdlatul Ulama sebagai organisasi, mendapat serangan bertubi-tubi dari kelompok Islam radikal, baik yang berpaham wahabi maupun yang beraksi secara trans-nasional. ...

Read More »

Persenyawaan Cukong dan Birokrasi, Lumpuhkan Daulat Rakyat

Mengintip istilah Cukong dari Kamus Wikipedia, kata Cukong ini menunjuk kepada pengusaha-pengusaha pemilik perusahaan besar di Indonesia. Kata ini sendiri berasal dari bahasa Hokkian yang lazim dilafalkan di Indonesia oleh suku Tionghoa-Indonesia. Cukong (Hanzi: 主公, hanyu pinyin: zhugong) dalam bahasa Hokkian atau bahasa Mandarin berarti pemimpin; ketua; pemilik; bos. Sampai ...

Read More »

Kuasa Kegelapan Sedang Menguasai Negara dan Pemerintahan Joko Widodo

Di dalam jiwa yang lemah akan dikuasai oleh kuasa gelap, sebaliknya dengan jiwa yang kuat dan berkarakter akan dibimbing oleh kuasa terang untuk mencapai pembebasan. Tulisan ini akan meminjam metafora “kuasa” kehidupan yang ditulis di dalam Kitab Injil untuk menjelaskan realitas kehidupan bangsa kita saat ini. Kuasa Terang versus Kuasa ...

Read More »

Menganatomi Skema Penjajahan Gaya Baru

Market atau pasar ‘benturan ideologi’ yang dimainkan manajemen kolonial sejak Perang Dunia (PD l), PD II dan Perang Dingin dalam koridor penjajahan kuno atau kolonialisme purba ternyata belum berakhir. Konflik sektarian. Ia masih dianggap sebagai menu tepat guna “mengaduk-aduk” negara target kolönialisme di beberapa negara, terutama negara berciri pluralistik, heterogen ...

Read More »

Komunisme dan G 30 S/PKI

Dalam perkembangannya Komunisme telah bermeramorfosa melalui kaum-kaum muda yang dibelokkan pemahamannya terhadap ideologi komunisme dan dibungkus seolah-olah komunis adalah bentuk implementasi dari faham demokrasi. Selain itu, saat ini telah muncul faham Sosial-Demokrat (Sosdem) dan New Left (Kiri Baru), pada dasarnya faham-faham ini memiliki tujuan yang sama dengan faham “Komunisme”. Mengingat ...

Read More »

TNI Gagalkan Kelompok Tidak Resmi yang Ingin Seludupkan 5000 Pucuk Senpi dengan Mencatut Nama Presiden

Pidato Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, 22 September 2017: “Situasi yang sekarang ini yang sama-sama juga harus kita waspadai. Ada semacam etika politik yang tidak bermoral, atau dikatakan pada saat ABRI yang dulu, itu terjadi sekarang ini pak. Sehingga suatu saat, apabila kami-kami yang junior ini melakukan langkah yang di ...

Read More »