Wednesday , August 22 2018
Home / Budaya / Kearifan Klasik (page 3)

Kearifan Klasik

Mawas Diri (2)

Ki Ageng Suryomentaram LATIHAN Orang itu baru merasa ada bila berhubungan, baik berhubungan dengan benda, orang lain maupun dengan rasanya sendiri. Dalam berhubungan itulah orang baru dapat mengetahui diri sendiri. Maka berhubungan itu dapatlah dimisalkan sebagai cermin. Tiap tindakan selangkah, ucapan sekata dan gerak hati sedetik, tentulah orang berhubungan. Tiap ...

Read More »

Mawas Diri (1)

Ki Ageng Suryomentaram Orang sering merasa kesulitan karena tidak mengerti diri sendiri. Kesulitan tersebut dapat dipecahkan bila orang mengerti diri sendiri. Maka mengetahui diri sendiri dapat memecahkan berbagai macam kesulitan. Pengertian diri sendiri ini disebut “pangawikan pribadi” atau “pengetahuan diri sendiri.” Oleh karena orang itu terdiri atas jiwa dan raga, ...

Read More »

Ukuran Keempat (4)

Ki Ageng Suryamentaram Rasa benar sebagai penghibur Di sini ada kesukaran dalam perkembangan ukuran keempat, yakni perkembangan rasa untuk menghayati rasa orang lain. Merasa salah itu mengandung rasa berkorban amat besar bagi rasa “merasa benar”. “Merasa benar” inilah yang menjadi gangguan dalam perkembangan ukuran keempat dalam pergaulan. Rasa salah ini ...

Read More »

Ukuran Keempat (3)

Ki Ageng Suryomentaram Pendidikan ukuran keempat Pendidikan ukuran keempat ini termuat dalam suatu semboyan: “Siapa mencari enak tanpa mengenakkan tetangganya, sama dengan membuat tali untuk menjerat lehernya sendiri.” Ungkapan tersebut berarti “tak ada keenakan kecuali mengenakkan orang lain”. Jadi rasa enak itu hanya dapat diperoleh dengan jalan mengenakkan orang lain, ...

Read More »

Ukuran Keempat (2)

Ki Ageng Suryomentaram Perselisihan yang disebabkan orang keliru menghayati rasa orang lain Dalam pergaulan banyak terjadi perselisihan yang disebabkan kekeliruan orang dalam menghayati rasa orang lain. Bahkan sering makin rapat pergaulannya makin hebat pula perselisihannya, seperti halnya dalam pergaulan antara suami-istri. Bahkan pokok rasa yang dipakai untuk landasan berkeluarga saja ...

Read More »

Ukuran Keempat (1)

Ki Ageng Suryomentaram Ada empat jenis ukuran yakni ukuran kesatu, kedua, ketiga, dan keempat. Wujud ukuran kesatu ialah garis, ukuran kedua berwujud dataran yang mengandung panjang dan lebar, ukuran ketiga berbentuk benda yang mengandung panjang, lebar dan tebal, dan ukuran keempat adalah benda hidup yang mengandung rasa. Jadi ukuran-ukuran tersebut ...

Read More »

Menyembah Yang Kuasa

PENGANTAR Orang sering ingin menyembah dan merasa sudah menyembah pada Yang Kuasa. Hal itu terdorong oleh berbagai ajaran yang diperolehnya. Salah satu ajaran menerangkan bahwa rumah itu ada pembuatnya yakni manusia, maka bumi dan langit dengan semua isinya pasti ada juga pembuatnya, yaitu Yang Kuasa. Ia dinamakan Yang Kuasa sebab ...

Read More »

Wejangan Pokok Ilmu Bahagia (4)

Ki Ageng Suryomentaram BAGIAN EMPAT Mengawasi Keinginan Manusia itu semua sama yakni abadi, rasanya sebentar senang, sebentar susah, sebentar senang, sebentar susah, demikian seterusnya. Bila kebenaran itu dimengerti, keluarlah orang dari penderitaan neraka iri-sombong, sesal-khawatir yang menyebabkan prihatin, celaka, dan masuklah ia dalam surga tenteram dan tabah yang menyebabkan orang ...

Read More »

Wejangan Pokok Ilmu Bahagia (3)

Ki Ageng Suryomentaram BAGIAN TIGA Rasa Abadi Keinginan itu bersifat sebentar mulur, sebentar mungkret, sebentar mulur, sebentar mungkret, rasanya sebentar senang, sebentar susah, sebentar senang, sebentar susah. Pada hakekatnya keinginan itu langgeng (abadi), artinya sejak dulu sudah ada, kini pun ada, kelak pun selalu ada. Ketika orang masih dalam kandungan ...

Read More »

Wejangan Pokok Ilmu Bahagia (2)

Ki Ageng Suryomentaram BAGIAN DUA Rasa Sama Manusia itu mempunyai keinginan, yang bersifat sebentar mulur, sebentar mungkret, sebentar mulur, sebentar mungkret. Sifat ini yang menyebabkan rasa hidup orang sejak kecil sampai tua, pasti bersifat sebentar senang, sebentar susah, sebentar senang, sebentar susah. Siapa saja dan di mana saja rasa hidup ...

Read More »