Sunday , September 24 2017
Home / Budaya / Kearifan Klasik

Kearifan Klasik

Filosofi Lagu Bubuy Bulan; Sedih dan Menyayat Hati

Bulan Purnama

Mungkin banyak diantara kita yang menganggap lagu ini miskin makna karena syairnya biasa-biasa saja namun setelah membaca penjelasan berikut anda akan terperangah bahwa ternyata lagu ini bermakna dalam dan agamis. Silahkan simak : Bubuy bulan… bubuy bulan sanggray bentang Panon poe… panon poe disasate Unggal bulan… unggal bulan abdi teang ...

Read More »

Serat Wedhatama Pangkur (Sembah Raga/Syariat)

prambanan

1 Mingkar mingkuring angkara, Akarana karanan mardi siwi, Sinawung resmining kidung, Sinuba sinukarta, Mrih kretarta pakartining ngelmu luhung Kang tumrap neng tanah Jawa, Agama ageming aji. Meredam nafsu angkara dalam diri, Hendak berkenan mendidik putra-putri Tersirat dalam indahnya tembang, dihias penuh variasi, agar menjiwai hakekat ilmu luhur, yang berlangsung di ...

Read More »

Geopolitik Rangga Warsita, Geostrategi Amnesia

Geopolitik-indonesia

Ini tulisan tahun 2014-an bertajuk “Geopolitik Zaman Edan dan Abstraksi di Era Modern”. Telah dimuat di laman Global Future Institute, Jakarta. Saya revisi kembali karena ternyata substansi kajiannya masih relevan untuk memotret situasi dan kondisi terkini di Bumi Pertiwi. Inilah revisi ulangnya. Mengingat kembali ujaran Rangga Warsita, sang pujangga dari ...

Read More »

Nasehat Ronggowarsito

ilustrasi Ronggowarsito

Ingatlah saudaraku… Rejeki iku ora iså ditiru.. (Rejeki itu tidak bisa ditiru) Senajan pådå lakumu (Walau jalanmu sama) Senajan pådå dodolan mu (Walau jualanmu sama) Senajan pådå nyambut gawemu (Walau pekerjaanmu sama) Kasil sing ditåmpå bakal bedå-beda (Hasil yang diterima akan berbeda satu sama lain) Iså bedå nèng akèhé båndhå ...

Read More »

Nabi Adam dari Jawa

Adam-Hawa

Fitrah Manusia Allah menciptakan manusia dengan akal pikiran yang lebih baik dibandingkan makhluk lain. Untuk apa? Supaya manusia lebih mengandalkan akalnya daripada kekuatannya. Tidak seperti hewan yang lebih mengandalkan kekuatan. Allah menginginkan manusia untuk lebih banyak berfikir untuk kebaikan peradaban manusia itu sendiri. Islam dengan Al-Qur’an serta agama-agama dengan segala ...

Read More »

Tasawuf Islam dalam Serat Wulangreh

Ilustrasi Mengajar Sastra Piwulang

Serat Wulangreh merupakan salah satu karya Paku Buwana IV, putra Paku Buwana III. Pakubuwana IV ini lebih dikenal dengan sebutan Sunan Bagus, yang mewarisi darah kaprabon dan kapujanggan ramandanya. Mendapat gelar demikian karena memang memiliki wajah yang sangat tampan. Dalam usia yang cukup belia, 19 tahun, Sunan Bagus naik tahta ...

Read More »

Alienasi manusia modern dan Ki Ageng Suyomentaram (1892 – 1962)

ki-ageng-suryomentaram-bersama-soekarno

Tidak banyak orang masa kini  yang mengenal nama Ki Ageng Suryomentaram, seorang filsuf Jawa yang memiliki sumbangsih besar dalam pemikiran tentang hakikat kepribadian manusia. Meski namanya sempat disinggung di kalangan psikologi di Indonesia dan beberapa peneliti telah menggunakan ajaran beliau sebagai sumber menyusun model teoritik penelitiannya, reputasi Ki Ageng Suryomentaram ...

Read More »

Makrifat Suryomentaraman

Pengikut Ki Ageng Suryomentaram di Dusun Balong Yyc (SindoNews)

“RUMAOS LERES punika, yen dipun ucapaken utawi dipun serat, temtu kirang candra langkung warna. Awit saking gaibipun, sampun ingkang pacakan manungsa, sanajan malaikat Mukarabin, boten sumerep. … tiyang ingkang wonten ing sak-intiping naraka TANSAH RUMAOS LERES.” (Buku ‘LANGGAR’) Kejernihan Ki Ageng Suryomentaram dan Rabindranath Tagore Kejernihan Ki Ageng Suryomentaram dan ...

Read More »

Sebab dan Akibat

mozaik-cahaya

Ki Ageng Suryomentaram Sebab dan akibat merupakan kelanjutan peristiwa yang satu dengan peristiwa yang lain yang berurutan dalam dimensi waktu. Peristiwa yang pertama disebut sebab, dan peristiwa berikutnya disebut akibat. Jadi peristiwa pertama dianggap menimbulkan peristiwa berikutnya. Misalnya cangkir jatuh lalu pecah. Jatuh dinamakan sebab, sedangkan pecah dinamakan akibat. Jadi ...

Read More »

Ilmu Jiwa Kramadangsa (4)

lorong-cahaya

Ki Ageng Suryomentaram BAGIAN IV Catatan-catatan yang lain pun semua dapat keliru, tetapi tidak akan saya terangkan satu persatu, karena akan makan banyak waktu. Selanjutnya saudara-saudara dapat meneliti bersama-sama kawan-kawan lain, atau dengan saudara-saudara yang baru mendengarkan sekarang. Jadi catatan-catatan yang berjuta-juta banyaknya dalam diri kita sendiri dapat keliru. Bila ...

Read More »