Sunday , September 24 2017
Home / Budaya / Gerakan Budaya

Gerakan Budaya

Inilah Sejarah Malam Keramat 1 Suro dalam Tradisi Jawa

Tradisi_malam_satu_Suro

Satu Suro adalah hari pertama dalam kalender Jawa di bulan Sura atau Suro di mana bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender hijriyah, karena Kalender jawa yang diterbitkan Sultan Agung mengacu penanggalan Hijriyah (Islam). Satu suro biasanya diperingati pada malam hari setelah magrib pada hari sebelum tangal satu biasanya disebut malam satu suro, hal ini karena pergantian hari Jawa dimulai pada ...

Read More »

Separah Inikah Negara Indonesia?

Alat Pembasmi Kanker Otak dari MITI

Simaklah video-videonya, betapa anak-anak bangsa  yang telah menemukan sesuatu yang bisa membangkitkan martabat bangsanya dengan berbagai penemuannya justru secara tragis penemuan itu tidaklah bisa diakui dan diakomodir oleh bangsanya sendiri. Bangsa kita timbul amarah ketika bangsa lain mengklaim budaya Nusantara diakui sebagai budaya mereka contohnya ketika Reog Ponorogo, Keris, Batik ...

Read More »

Menggunjingkan Epistemologi Keraton

keraton

Dalam keisengan ber-WA, orang nampak gembira bila berhasil mengunjingkan suatu persoalan yang dikira akan hangat dan penting. Sebuah keisengan yang menyenangkan diri, seraya sambil tersenyum atau tertawa-tawa kecil. Salah satu bahan pergunjingkan yang saat ini adalah tumbuh suburnya organisasi intelektual keraton, baik sebagai lembaga tersendiri, maupun sebagai dewan pakar atau ...

Read More »

Basis Terakhir Kekuatan Bangsa

Kebudayaan Nasional

Pada tahun 1987 diselenggarakan sebuah lokakarya di pegunungan Cameron, Malaysia dengan tema “perdamaian dan tranformasi global”. Program tersebut mempertemukan para cendikiawan yang menaruh perhatian pada suku-suku asli di Asia Tenggara dan aneka ragam bentuk perjuangan mereka untuk perdamaian dan pembangunan diri. Lokakarya tersebut sebagai bagian dari riset dan program UNU ...

Read More »

Gotong Royong dan Musyawarah Dianggap Usang

Gotong Royong

Adalah suatu negeri di mana tidak sedikit pejabat yang duduk di kursi baik legislatif, eksekutif, maupun yudikatif suka ‘mencuri’. Apa saja disikatnya. Entah mengembat data serta informasi, mengambil hati rakyat, membujuk para investor, meraih empati negeri lain agar diberi utang, menggelapkan saham, hingga mencuri kekayaan milik negara. Dinamika rakyatnya terlihat ...

Read More »

Goenawan Mohamad dan Politik Kebudayaan Liberal Pasca 1965

TULISAN ini merupakan catatan tentang politik kebudayaan liberal pasca 1965 dan peran yang dimainkan Goenawan Mohamad di dalamnya. Motivasi awalnya datang dari pembacaan atas penelitian Wijaya Herlambang dalam bukunya, Kekerasan Budaya Pasca 1965: Bagaimana Orde Baru Melegitimasi Anti-Komunisme Melalui Sastra dan Film. Dalam tulisan ini, saya akan: (1) menguraikan data-data ...

Read More »

Teladan Masyumi Melawan Korupsi

Situasi saat ini begitu nestapa. Satu per satu tokoh-tokoh dari partai yang dikenal partai berbasis Islam terperosok kubangan lumpur korupsi. Umat merasa tak berdaya, kehilangan asa. Bagaimana mungkin para tokoh yang sebagian dari mereka dikenal saleh bisa terbuai bujuk rayu korupsi? Kesedihan umat Islam, berlawanan dengan tokoh sekuler. Mereka bernyanyi ...

Read More »

PERJALANAN HIDUP SEORANG NED LAWRENCE

Letnan Kolonel Thomas Edward Lawrence, CB, DSO (16 Agustus 1888 [5] – 19 Mei 1935), yang dikenal profesional sebagai TELawrence, adalah seorang perwira Angkatan Darat Inggris terkenalterutama untuk peran penghubung selama Revolusi Arab melawankekuasaan Ottoman Turki tahun 1916 – 18. Luasnya luar biasa danberbagai kegiatan dan asosiasi, dan kemampuannya untukmenggambarkan ...

Read More »

Revolusi Al-Husain, Inspirasi yang Tak Pernah Habis

Karbala terletak beberapa kilo meter dari hulu sungai Eufrat di barat laut Kufah. Tanah Karbala awalnya bernama Kur Babal lalu disingkat menjadi Karbala untuk memudahkan pengucapan. Kata Babal dalam nubuat Yesaya berarti gurun laut (shahra’ al bahr) sebuah lembah luas yang dibelah oleh sungai Eufrat. Versi lainnya, disebut Karbala karena ...

Read More »

Lakon Partai Demokrat: Ada Sengkuni, Tak Ada Pandawa

AKHIRNYA ANAS URBANINGRUM MENGUNDURKAN DIRI. “Hakekat persoalan di tubuh Partai Demokrat adalah survival partai dalam konteks kekuasaan, yang berubah menjadi ajang survival perorangan dan kelompok untuk posisi peran utama kekuasaan internal, begitu partai itu menjadi partai penguasa dalam sepuluh tahun. Saat partai untuk pertama kali menjadi ‘pemenang’ dan berhasil menempatkan ...

Read More »