Friday , December 14 2018
Home / Budaya / Filsafat (page 6)

Filsafat

Al Hallaj Dan Syekh Siti Jenar

Pandangan Siti Jenar dan Husain ibnu Mansur al-Hallaj dalam Manunggaling Kawulo Gusti.   Syekh Siti Jenar begitu sering dihubung-hubungkan dengan al-Husain ibnu Mansur al-Hallaj atau singkatnya Al-Hallaj saja, sufi Persia abad ke-10, yang sepintas lalu ajarannya mirip dengan Siti Jenar, karena ia memohon dibunuh agar tubuhnya tidak menjadi penghalang penyatuannya ...

Read More »

Terjemahan Sanghyang Siksakandang Karesian

I Ya inilah yang akan diajarkan oleh sang budiman bagi mereka yang mencari kebahagiaan. Ada (ajaran) yang bernama sanghiyang siksakandang karesian untuk kewaspadaan semua orang. Inilah ujar sang budiman memaparkan sanghiyang siksakandang karesian. Inilah sanghiyang dasa kreta1 untuk pegangan orang banyak. Siapapun yang hendak menegakkan sarana kesejahteraan agar dapat lama ...

Read More »

Terjemahan “Serat Rama” atau “Ramayana Kakawin”

Berdasarkan “Serat Rama” atau Ramayana Kakawin, yang disadur oleh pujangga Yasadipura I dan diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh Kamajaya. BARATA BERTAKHTA SEBAGAI RAJA AYODYANEGARA MELAKSANAKAN AMANAT DAN AJARAN SANG BIJAKSANA RAMAWIJAYA “Ketahuilah adinda, bahwa raja yang memimpin negara adalah pemimpin masyarakat dan sekaligus rakyatnya. Raja berkewajiban pula menjaga seluruh dunia.” ...

Read More »

Jejak Kapitalisme di Indonesia

Kepentingan dasar yang melandasi lahirnya kepentingan-kepentingan lain yang dibawa manusia dalam kehidupan adalah ekonomi. Argumen konkrit yang dapat diuraikan adalah karena kepentingan ekonomi-lah, maka akan lahir kepentingan dalam hukum, politik, dan bahkan terwujudnya suatu peperangan. Kesemua itu akan bersumber pada kepentingan ekonomi. Dalam tatanan kehidupan dan peradapan manusia, yakni di ...

Read More »

Bahaya Doktrin Humanisme

Pada awal November 2011 lalu, ketika pemerintah akan memberikan gelar pahlawan nasional kepada sejumlah tokoh, nama Abdurrahman “Gus Dur” Wahid masuk dalam daftar orang-orang yang diusulkan untuk mendapatkan gelar kehormatan tersebut. Lalu muncul kontroversi karena ada kalangan yang menilai bahwa tokoh humanisme, pluralisme, dan demokrasi tersebut tidak layak untuk dinobatkan ...

Read More »

Seluk Beluk Hukum Karma

Secara sederhana hukum karma atau sebab akibat dapat dipahami dengan logika sederhana pula. Sebagaimana dalam rumus yang mempunyai dalil “ada asap, berarti ada api”. Dalam bahasa yang sederhana dapat dikatakan “ada akibat, tentu ada penyebabnya pula”. Yang jelas di dalam hukum karma terdapat pola hubungan erat antara penyebab dan akibatnya. ...

Read More »

Filosofi Semar

 Filosofi, Biologis Semar Javanologi : Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tumggal”. Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan mutlak serta selakigus simbul ...

Read More »

Sejarah Gerakan Theosofi di Indonesia: Persentuhannya dengan Elit Modern Indonesia (3)

Seperti diceritakan dalam tulisan sebelumnya, Mohammad Hatta menolak bujukan Theosofi agar ia mau bergabung sebagai anggotanya. Dengan dalih bahwa Theosofi bukanlah agama, melainkan sebuah perkumpulan persaudaraan, tokoh Theosofi kala itu yang bernama Ir. Fournier terus meyakinkan Hatta agar masuk dalam perkumpulan yang didirikan oleh Madame Blavatsky ini. Untung saja Mohammad ...

Read More »

Sejarah Gerakan Theosofi di Indonesia: Persentuhannya dengan Elit Modern Indonesia (2)

Sejawaran Universitas Indonesia, Harsja W Bachtiar menggambarkan tentang apa dan siapa Gerakan Theosofi itu. Dalam sebuah tulisan mengenai Moh. Amir, tokoh Jong Sumatrenan Bond (JSB) yang juga anggota Theosofi, Harsja menulis, “Theosophical Society (Perkumpulan Theosofi), yang dicipta oleh Madame H.P Blavatsky, seorang bangsawan Rusia, dan Henry Steel Olcott, seorang penganut ...

Read More »

Sejarah Gerakan Theosofi di Indonesia: Persentuhannya dengan Elit Modern Indonesia (1)

Dalam sinopsis yang ditulis di websitenya, Komunitas Bambu menulis, “Buku ini menguak peran historis Gerakan Theosofi di Indonesia. Di balik tuduhan Gerakan Theosofi adalah bagian dari konspirasi Yahudi, dihubungkan dengan isu-isu aktual termasuk isu neolib, ternyata Teosofi memberikan nuansa bagi cikal bakal sejarah pluralisme di Indonesia, yakni dengan mengikutsertakan semua ...

Read More »