Thursday , November 21 2019
Home / Budaya / Filsafat (page 2)

Filsafat

Luka yang Memperkaya

Hati terluka. Air mata menetes tanpa daya. Hidup terasa begitu sepi. Keluarga dan teman diam tersembunyi. Itulah situasi batin orang-orang yang tersiksa. Hidup menggiring mereka ke ujung nestapa. Tak ada teman seperjalanan yang menguatkan. Yang ada adalah butir-butir kenangan akan pengkhianatan. Seorang filsuf kontemporer terkemuka asal Slovenia, Slavoj Zizek, pernah ...

Read More »

Dewa Ruci: Perjalanan Sufi

MENJELANG Bharatayudha, Prabu Dhuryudhana memanggil seluruh anggota Kurawa buat melakukan Sidang Istimewa. Dari perhitungan kertas, Kurawa lebih kuat dari Pendawa kecuali karena satu hal saja; Pendawa memiliki Bhima yang sangat sakti. Di samping sangat perkasa, Bhima juga ksatria yang jujur, lugu, dan kuat kemauan. Ia tidak bisa dibeli. Ia berpegang ...

Read More »

Akal adalah Rasul dalam Diri Manusia

Dalam situasi di mana kalangan Islam banyak didominasi kecenderungan tekstual dalam beragama, adalah penting untuk menengok kembali tradisi filsafat Islam yang menekankan penalaran independen dalam mendekati teks agama. Menurut Haidar Baqir, filosof Islam dari Bandung mengatakan bahwa filsafat Islam nicaya memberikan kontribusi penting bagi tumbuhnya sikap terbuka. Berikut petikan wawancara ...

Read More »

Hakikat Pernikahan Dalam Pandangan Hidup Orang Jawa

Menurut Socrates, dunia pernikahan, ibarat sangkar emas. Yang di luar ingin masuk, yang di dalam ingin keluar. Sedangkan dalam pandangan kaum sufi, sebuah pernikahan antar sepasang kelamin hanyalah suatu kegiatan hawa nafsu, tetapi dilegalkan oleh agama. Oleh karenanya kaum sufi itu sendiri menganggap, pernikahan hanyalah sebuah bentuk simbolis yang menyimpan ...

Read More »

Filosofi Lagu Bubuy Bulan; Sedih dan Menyayat Hati

Mungkin banyak diantara kita yang menganggap lagu ini miskin makna karena syairnya biasa-biasa saja namun setelah membaca penjelasan berikut anda akan terperangah bahwa ternyata lagu ini bermakna dalam dan agamis. Silahkan simak : Bubuy bulan… bubuy bulan sanggray bentang Panon poe… panon poe disasate Unggal bulan… unggal bulan abdi teang ...

Read More »

Menggunjingkan Epistemologi Keraton

Dalam keisengan ber-WA, orang nampak gembira bila berhasil mengunjingkan suatu persoalan yang dikira akan hangat dan penting. Sebuah keisengan yang menyenangkan diri, seraya sambil tersenyum atau tertawa-tawa kecil. Salah satu bahan pergunjingkan yang saat ini adalah tumbuh suburnya organisasi intelektual keraton, baik sebagai lembaga tersendiri, maupun sebagai dewan pakar atau ...

Read More »

Wongso, The Legend

Kepada Beruk, Gendhon, dan Pèncèng saya berkisah puluhan tahun silam di sebelah barat perempatan Wirobrajan selatan jalan ada warung wedangan Mbah Wongso. Ini warung legendaris. Khas angkringan Yogya. Tidak hanya nasgithel-nya, nasi kucing dan variasi kecil cemilannya, tapi juga karakter Mbah Wongsonya, filosofi dan budayanya. Sejak sore hingga pagi Mbah Wongso ...

Read More »

Makrifat Suryomentaraman

“RUMAOS LERES punika, yen dipun ucapaken utawi dipun serat, temtu kirang candra langkung warna. Awit saking gaibipun, sampun ingkang pacakan manungsa, sanajan malaikat Mukarabin, boten sumerep. … tiyang ingkang wonten ing sak-intiping naraka TANSAH RUMAOS LERES.” (Buku ‘LANGGAR’) Kejernihan Ki Ageng Suryomentaram dan Rabindranath Tagore Kejernihan Ki Ageng Suryomentaram dan ...

Read More »

Sebab dan Akibat

Ki Ageng Suryomentaram Sebab dan akibat merupakan kelanjutan peristiwa yang satu dengan peristiwa yang lain yang berurutan dalam dimensi waktu. Peristiwa yang pertama disebut sebab, dan peristiwa berikutnya disebut akibat. Jadi peristiwa pertama dianggap menimbulkan peristiwa berikutnya. Misalnya cangkir jatuh lalu pecah. Jatuh dinamakan sebab, sedangkan pecah dinamakan akibat. Jadi ...

Read More »

Ilmu Jiwa Kramadangsa (4)

Ki Ageng Suryomentaram BAGIAN IV Catatan-catatan yang lain pun semua dapat keliru, tetapi tidak akan saya terangkan satu persatu, karena akan makan banyak waktu. Selanjutnya saudara-saudara dapat meneliti bersama-sama kawan-kawan lain, atau dengan saudara-saudara yang baru mendengarkan sekarang. Jadi catatan-catatan yang berjuta-juta banyaknya dalam diri kita sendiri dapat keliru. Bila ...

Read More »