Sunday , November 19 2017
Home / Budaya / Etnografi

Etnografi

Nabi Adam dari Jawa

Fitrah Manusia Allah menciptakan manusia dengan akal pikiran yang lebih baik dibandingkan makhluk lain. Untuk apa? Supaya manusia lebih mengandalkan akalnya daripada kekuatannya. Tidak seperti hewan yang lebih mengandalkan kekuatan. Allah menginginkan manusia untuk lebih banyak berfikir untuk kebaikan peradaban manusia itu sendiri. Islam dengan Al-Qur’an serta agama-agama dengan segala ...

Read More »

Peradaban dan Budaya Nusantara Kalahkan Suku Maya

Ilmuwan Brazil Professor Santos memaparkan tesis yang menggemparkan dunia tentang asal-muasal benua Atlantis yang disebutnya terletak di Nusantara. Publik segera heboh sebab Atlantis dianggap sebagai negeri yang menjadi muara mengalirnya kebudayaan Sumeria, Mesir Kuno, hingga peradaban Maya. Santos mengungkapkan tesisnya setelah melakukan analisis atas karya Plato yang menggambarkan Atlantis. Ia ...

Read More »

Orang Keturunan Cina Banyak Yang Sukses? Tidak!

Kita sering silau oleh capaian ekonomi segelintir WNI keturunan Cina. Nama mereka membikin merinding. Tapi bukan hanya di bidang ekonomi saja. Mereka juga menonjol di bidang lain seperti olahraga, iptek, dll. Di balik itu semua ada kerja keras tanpa lelah dan keuletan tinggi. Rudy Hartono sampai sering menangis karena “dipaksa” ...

Read More »

Penghancuran Situs Kuno: dari Suriah hingga Jogja

Penulis : Dina Y Sulaeman, mahasiswa S3 Hubungan Internasional Unpad dan research associate di Global Future Institute Robert Fisk, jurnalis dari The Guardian secara rutin menyampaikan laporan perkembangan konflik Suriah. Akhir Desember yang lalu, ada yang menarik dalam laporannya. Pemberontak Suriah yang berafiliasi dengan Al Qaida (Jabhah Al Nusra) rupanya ...

Read More »

Penjelajah Pertama dan Penemu Benua Australia Bukan James Cook, Australia ditemukan Enam Abad Sebelumnya!

Lima koin kuno terbuat dari tembaga dan bertuliskan aksara Arab pernah ditemukan di Australia bagian utara ini bisa jadi akan memicu penulisan ulang sejarah Australia. Ini lantaran koin itu diperkirakan sudah ada sejak awal tahun 900-an dan diyakini berasal dari Afrika.   Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Senin (20/5/13), ...

Read More »

RADEN WIJAYA, DYAH SANGGRĀMAWIJAYĀ ŚRI MAHARAJĀ KĔRTARĀJASĀ JAYĀWARDHANĀ

1. Penobatan Raden Wijaya sebagai Raja Pertama Wilwatikta Dengan dikawal dua perwira dan 200 pasukan Cina, Raden Wijaya minta izin kembali ke Majapahit untuk menyiapkan upeti bagi kaisar Kubilai Khan, sebagai wujud penyerahan dirinya. Ike Mese mengizinkannya tanpa curiga. Sesampainya di Majapahit, bukannya mempersiapkan upeti, Wijaya dan pasukannya malah menghabisi ...

Read More »

RADEN WIJAYA CUCU RAJA SUNDA

(Kutipan Buku Sundakala karangan Prof. Ayatrohaedi) Penulis : Hamdan Arfani Salah satu ciri bangsa yang kuat adalah penghayatannya kepada sejarah, karena penghayatan kepada sejarah bangsa akan memperkuat jatidiri bangsa yang bersangkutan. Buku-buku sejarah menyebutkan bahwa pada abad ke-12 di Nusantara pernah berdiri Negara Majapahit yang wilayahnya melampaui luas NKRI saat ...

Read More »

TEORI PERANG BUBAT ANALISA KITAB KIDUNG SUNDA DAN KITAB PARARATON

Created by Ejang Hadian Ridwan Bagian I Analisa Kitab Kidung Sunda Kalau memang asumsinya perang dilapangan luas Bubat atau yang sering disebut “Perang Bubat” antara kerajaan Majapahit dengan kerajaan Sunda Galuh ini benar-benar terjadi, semua pihak harus menerimanya secara elegan bahwa ini adalah bagian dari peristiwa sejarah yang harus dihormati ...

Read More »

Panembahan Senopati : Leluhur Kesultanan Mataram

Lahir dengan nama Danang Sutawijaya (lahir: Demak , tahun tidak diketahui – wafat: Jenar, 1601) adalah pendiri Kesultanan Mataram yang memerintah sebagai raja pertama pada tahun 1587-1601, bergelar Panembahan Senopati ing Alaga Sayidin Panatagama Khalifatullah Tanah Jawa. Tokoh ini dianggap sebagai tokoh fundamental Kesultanan Mataram. Danang Sutawijaya adalah putra sulung ...

Read More »

Melacak Makna dan Kejayaan Nusantara

Penulis : M Arief Pranoto, Research Associate Global Future Institute (GFI) Jujur saja. Uraian Ghuzilla Humied, Network Associate Global Future Institute (GFI), Jakarta, berjudul PERADABAN NUSANTARA (Sebuah Catatan yang Hilang), selain membikin gundah hati di satu sisi, tetapi di sisi lain malah mengusik naluri keinginan-tahu saya serta hasrat untuk melacak ...

Read More »