Wednesday , August 22 2018
Home / Budaya / Asal Usul

Asal Usul

Misteri Keraton Majapahit yang Belum Ditemukan

Arkeolog dan sejarawan meyakini letak kerajaan Majapahit di daerah Trowulan dan sekitarnya. Sebab, di daerah ini banyak ditemukan artefak, prasasti, dan berbagai konstruksi bangunan, seperti candi-candi, makam, maupun gapura. Pemerintah telah pula menetapkan desa Trowulan sebagai situs cagar budaya kerajaan Majapahit. Meski lokasi pasti bangunan Keraton Majapahit di Trowulan masih ...

Read More »

Kelahiran Nabi Muhammad SAW dan Krakatau

Nabi Muhammad SAW lahir di Mekkah, 20 April 570 lahir waktu setelah penyerangan pasukan gajah yang dipimpin Abrahah ke kota Makkah. Peristiwa ini diabadikan didalam sebuah surat dalam Al-Qur’an, yaitu Surat Al-Fiil (105). بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ (١) أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ (٢) ...

Read More »

Prabu Siliwangi adalah Muslim

Betapa beratnya merubah pandangan dan pengetahuan masyarakat yang sudah mendarah daging tentang sesuatu. Demikian kuatnya sehingga hal-hal yang baru akan dianggapnya sebagai sebuah penyimpangan yang mungkin akan menghancurkan kemapanan. Tetapi aku betul-betul  yakin dalam masyarakatku masih banyak orang-orang yang berhati bersih, ihlas mendengarkan dan menyimak dengan cermat sebelum mereka memutuskan ...

Read More »

Islam Jawa

Ternyata, jaman dulu ada orang Belanda namanya Snouck Hurgronje. Dia ini hafal Alquran, Sahih Bukhori, Sahih Muslim, Alfiyyah Ibnu Malik, Fathul Mu’in , tapi tidak islam, sebab tugasnya menghancurkan Islam Indonesia. Mengapa? Karena Islam Indonesia selalu melawan Belanda. Sultan Hasanuddin, santri. Pangeran Diponegoro atau Mbah Abdul Hamid, santri. Sultan Agung, ...

Read More »

Misteri Penguasa Palembang (1407-1528), dari Era Laksamana Cheng Ho sampai Menjelang Kekuasaan Ki Gede ing Suro

Pada sekitar tahun 1407, po-lin-fong (Palembang) kedatangan armada Cheng Ho bersama bala tentaranya yang diperkirakan berjumlah 27.800 orang. Tujuan pasukan perang Dinasti Ming ini adalah untuk menumpas kelompok penguasa perairan sungai Musi yang dipimpin oleh Chen Tsu Ji yang merupakan mantan petinggi angkatan laut Dinasti Yuan. 1. Syahbandar Shi Jinqing Selepas keberhasilan menumpas ...

Read More »

Armada Laksamana Cheng Ho dan Sejarah Pempek Palembang

Ketika Dinasti Ming berhasil menguasai daratan Cina, salah seorang perwira angkatan laut Dinasti Yuan, yang bernama Chen Tsu Ji, melarikan diri ke po-lin-fong (Palembang). Kedatangan Chen Tsu Ji membawa ribuan orang pengikutnya, dan membangun basis kekuatan disekitar sungai musi. Pengikut Chen Tsu Ji ini, kemudian menguasai wilayah perairan Sungsang sampai ...

Read More »

Nusantara sebagai Episentrum Kerajaan-Kerajaan Dunia

Tak banyak yang mau menelisik mengapa raja-raja di Nusantara itu secara umum bergelar Raja/Penguasa Bumi atau Semesta. Mari kita perhatikan gelar-gelar yang pernah digunakan oleh para Sultan atau Raja Nusantara kita: 1. Ratu/Raja Mangku-RAT (Palembang) 2. Sultan Tangka Alam Bagagar (Pagaruyung) 3. Sultan Natadiningrat (Cirebon) 4. Sultan Zhilullah fil Alam (Bima) 5. Sultan Hamengkubuwana ...

Read More »

Nabi Adam dari Jawa

Fitrah Manusia Allah menciptakan manusia dengan akal pikiran yang lebih baik dibandingkan makhluk lain. Untuk apa? Supaya manusia lebih mengandalkan akalnya daripada kekuatannya. Tidak seperti hewan yang lebih mengandalkan kekuatan. Allah menginginkan manusia untuk lebih banyak berfikir untuk kebaikan peradaban manusia itu sendiri. Islam dengan Al-Qur’an serta agama-agama dengan segala ...

Read More »

Sejarah Singkat Kerajaan Tanah Pasundan

SEJARAH SINGKAT KERAJAAN TANAH PASUNDAN Panjalu adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu yang terletak di ketinggian 731 m dpl dan berada kaki gunung sawal (1764 m dpl) jawa barat. Posisi Panjalu dikelilingi oleh benteng alamiah berupa rangkaian pegunungan , dari sebelah selatan dan timur berdiri kokoh Gunung Sawal yang memisahkannya dengan ...

Read More »

Babad Tanah Jawi

Babad Tanah Jawi Perangan Kang Kapisan Wiwit Jaman Indhu tumekane Rusaking Karajan Majapahit Abad 2 utawa 3 – Abad 16 Moenggoeh babading tanah Inḍija-wetan ḍek doeroeng katekan bangsa Inḍoe, seprene lagi eṭiṭik banget kang woes kawroehan. Malah wong Inḍoe ikoe bae ija doeroeng kasoemoeroepan terang ḍek kapan tekane ing ken ...

Read More »