Sunday , June 7 2020
Home / Agama (page 19)

Agama

Merah Putih dan Rasulullah

Sehari setelah proklamasi, PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia), pada 18 Agustus 1945 bendera merah putih disahkan dalam UUD 1945 Bab XV Pasal 35. Tahukah Anda, bahwa pemilihan warna bendera dengan warna merah putih ini secara historis sejalan dengan anugerah Allah kepada Rasulullah. Hal ini dapat kita baca dalam hadits Imam ...

Read More »

Mbah Hamid Kajoran: “Kalau Bisa Mengamalkan Dua Sila Pancasila, Bisa Jadi Wali!”

Ada proses dialog yang intens di kalangan ulama dan tokoh NU sebelum menerima Pancasila sebagai azas tunggal dalam berbangsa dan bernegara. Dialog tidak hanya dilakukan di forum-forum formal ilmiah akademik yang mengeksplorasi argumen dan gagasan rasional, tetapi juga di forum non formal seperti silaturrahim dan anjangsana, serta forum mujahadah dan ...

Read More »

Qalbu Jismani dan Qalbu Ruhani

Baiknya kita selalu menulis dengan huruf Q, karena asli tulisan Arabnya adalah قَلْب . Kalau kita menulisnya dengan huruf K menjadi Kalbu (arabnya كلب ) maknanya adalah anjing. Ada dua pengertian qalbu, secara fisik jismaniah dan secara spiritual ruhaniah. Qalbu Jismani (Jantung) Hal ini dijelaskan oleh hadits Rasulullah SAW (yang ...

Read More »

Ummul Qura, Induk Segala Kota di Dunia

Ummul Qura Makkah, kota Allah yang aman. Allah memilihnya dari beberapa kota yang ada, demi menjadikannya sebagai tempat beribadah bagi para hambaNya. Dia mewajibkan mereka, baik yang dekat maupun jauh untuk mendatanginya dari segala penjuru dunia. Dia menjadikannya sebagai daerah haram yang penuh dengan keamanan. Darah tidak boleh ditempatkan disana, pohon-pohon ...

Read More »

Mengapa Islam Nusantara Bisa Bertahan

Corak tasawuf Sunni yang mengakar memudahkan terbentuknya basis komunitas tarekat sekaligus menyemai bibit-bibit pejuang. Pesantren-pesantren besar maupun kecil pada akhirnya menjadi supplier ulama-salik-mujahid sekaligus. Mengapa Islam Nusantara bisa bertahan ratusan tahun? Kuncinya ada di tarekat dan pesantren. Tanpa keduanya, Islam Nusantara bakal tercerabut dari akarnya. Keduanya juga berfungsi menetralisir gangguan ...

Read More »

Makna Hakiki Haji Menurut Ali Syariati

PELAJARAN apa yang saya petik dari pengalaman menunaikan ibadah haji? Pertama-tama sebaiknya kita bertanya tentang apa arti haji. Pada hakikatnya, ibadah haji adalah evolusi manusia menuju Allah. Ibadah haji merupakan sebuah demonstrasi simbolis dan falsafah penciptaan Adam. Gambaran selanjutnya, pelaksanaan ibadah haji dapat dikatakan sebagai suatu pertunjukan banyak hal secara ...

Read More »

Dari Antroposentris Menuju Allah Sentris

Dikutip dari buku COME – COnnected Meaningful Excellent – “Mendatangkan Keberkahan yang Mengubah Hidup Anda” karya Wahfiudin Sakam. Dalam bahasa Latin, manusia disebut anthropo. Dari situlah muncul istilah anthropo-centric: manusia sebagai pusat. Antroposentris dalam ejaan Indonesia. Ketika seseorang meyakini bahwa manusialah pusat segalanya–atau pusat alam semesta sebagaimana yang diajarkan Renaisans ...

Read More »

Sufisme dan Islam Nusantara

Karakter khas manusia Nusantara adalah mampu mengolah nilai-nilai dan sistem kebudayaan luar wilayahnya menjadi bagian integral dari kebudayaan miliknya. Kisah Mahabarata yang merupakan tradisi India, diolah menjadi tradisi wayang Nusantara dengan tambahan Punakawan dan nilai-nilai spiritual seperti sekarang. Kemampuan peradaban yang luwes dan kenyal inilah yang sekarang sedang berada di ...

Read More »

Kisah Buah Semangka

Al Kisah.., pada suatu hari Syeikh al-Imam Syaqiq al-Balkhi membeli Buah Semangka untuk istrinya. Saat disantapnya ternyata buah Semangka tersebut terasa hambar. Dan sang isteri pun marah. Syeikh al-Imam Syaqiq menanggapi dengan tenang amarah istrinya itu, setelah selesai didengarkan amarahnya, beliau bertanya dengan halus: “Kepada siapakah kau marah wahai istriku?, ...

Read More »

Hakikat Haji Menurut Para Sufi

Haji itu wajib bagi setiap Muslim yang berakal sehat yang mampu melaksanakannya dan telah mencapai kedewasaan. Haji itu adalah memakai pakaian haji (ihram) pada tempat yang ditentukan, singgah di ‘Arafah, mengelilingi Ka’bah, dan berlari antara Shafa dan Marawah. Tidak diperbolehkan memasuki kawasan suci tanpa berpakaian ihram. Kawasan suci (haram) disebut ...

Read More »