Tuesday , August 20 2019
Home / Agama / Thariqat/Tasawwuf (page 10)

Thariqat/Tasawwuf

Cinta Tuhan

Ada perpecahan yang mengerikan baik antar individu maupun masyarakat. Kita memulai kalimat dengan kata-kata “kami”, “kamu,” dan “orang lain.” Rasa benci kita tak pernah beranjak ke mana-mana. Kita berkesimpulan bahwa barisan kita yang memuakkan ini, yang tampaknya akan terus berlanjut, masih menanggung perasaan yang akan muncul dalam ketegangan di masa ...

Read More »

Bertemu Tuhan di Jalan Cinta

Saya ingin mengawali artikel ini dengan sebuah cerita yang populer di kalangan sufi. Sebuah kisah yang konon terjadi di zaman Nabi Musa. Syahdan, sekelompok Bani Israil satu kali pernah mendatangi Nabi Musa memintanya bersedia berbicara kepada Tuhan dan mengundangnya dalam jamuan makan. Maklum, reputasi Nabi Musa memangt dikenal sebagai Kaliimullah ...

Read More »

Al-Tusi, Astronom Muslim Terkemuka dari Persia

Al-Tusi berhasil meyakinkan Hulagu Khan (pemimpin pasukan Mongol) untuk membangun Observatorium Maragha yang membuatnya menyusun tabel astronomi yang lebih tepat. Nasiruddin al-Tusi atau bernama lengkap Abu Jafar Muhammad Ibn Muhammad Ibnu Al Hasan Nasiruddin Al-Tusi adalah seorang ilmuwan serba bisa dari Persia. Ia lahir pada 18 Februari 1201 Masehi di ...

Read More »

Haidar Bagir: Tasawuf Akal, Toleransi, dan Pembelaan Terhadap Syiah

Mizan—yang dalam bahasa Arab artinya “seimbang”—segera jadi buah bibir tatkala menerbitkan buku pertama sekaligus jadi penanda masuknya mereka dalam gelanggang bisnis penerbitan Indonesia pada 1983. Buku tersebut berjudul Dialog Sunnah-Syi’ah: Surat-menyurat antara asy-Syaikh Salim Al-Bisyri Al-Maliki, Rektor Universitas Al-Azhar, Mesir, dan As-Sayyid Syarafuddin As-Musawi Al-‘Amili, seorang ulama besar Syi’ah. Buku ...

Read More »

Cinta dalam Perspektif Psikologi dan Tasawuf

Sejak lahir, kita semua mencari cinta. Kita mendambakan cinta. Puisi, musik dan seni, semuanya sarat simbolisme tentang cinta. Darimana sebenarnya datangnya kerinduan ini ? Apa yang mendorong pencarian ini ? Psikologi biasanya cenderung tidak mau tahu dan tidak menjadikan cinta sebagai salah satu topik pembahasan. Oleh karena itu, cinta tidak ...

Read More »

Menelusuri Hati Melalui Kitab Minhajul Abidin al-Ghazaly

Hati di Tiga Persimpangan Sesungguhnya Hati yang merupakan Raja ini, berada pada 3 persimpangan; pengaruh jasad (syahwat), hawa nafsu, dan nafsul muthmainnah. Seorang manusia, yang membiarkan hatinya berada dalam dominasi syahwat dan hawa nafsunya, maka akan menjadi orang yang tersesat. Yang lambat laun bisa tergelincir menjadi orang yang dimurkai Allah. ...

Read More »

Iwak Telu Sirah Sanunggal: Simbol Tarekat Cirebon

Ketika masuk dalam kompleks Keraton Kacirebonan dan Keraton Keprabon kerap terlihat simbol-simbol yang terpampang, salah satunya simbol tiga ikan yang kepalanya menyatu (iwak telu sirah sanunggal), yang terukir indah di beberapa daun pintu, ada pula yang menempel di sisi-sisi atas dinding keraton. Kenapa simbol itu digunakan dan apa landasan maknanya. ...

Read More »

Tahukah Anda? Para Sultan di Nusantara Mayoritas berbaiat Thariqah

Kesultanan Aceh banyak dipengaruhi Syattariah (via Syaikh Abdurrauf Singkel), Banten era Sultan Ageng Khalwatiyah (dipengaruhi Syekh Yusuf Maqassari), di Kesultanan Pontianak dan Palembang dipengaruhi Alawiyah (sadat Alawiyyin banyak menduduki pos vital pemerintahan), Kesultanan Buton dan Kesultanan Gowa dominan Khalwatiyah. Adapun Tarekat Sammaniyah hadir di elit kesultanan Banjar. Pangeran Antasari bahkan ...

Read More »

Ketika Air Mata Cucu Rasulullah SAW Mengalir di Hadapan Allah SWT

10 Muharram (kebetulan jatuh pada tanggal 20 September 2018) adalah tanggal Syahidnya Mursyid kami yang Agung Imam Husein di Karbala. Jauhkanlah pendapat bahwa yang mencintai Sayyidina Husein adalah KAUM SYIAH. Beliau lah pemuka kaum anti kekerasan bahkan terhadap musuh-musuhnya sekalipun. Beliaulah cucu kesayangan Rasulullah tidakkah sepatutnya kita pun menaruh hormat ...

Read More »

Sejarah Masuk dan Berkembangnya Tarekat Sammaniyah di Palembang

Pada masa-masa awal penyebaran tarekat Sammaniyah di Palembang tidak terlepas dari adanya peranan keraton Kesultanan Palembang Darussalam. Hal ini dapat dilihat dari berbagai sumber tertulis yang ada mengenai hal tersebut. Hubungan antara keraton Palembang dan tarekat Sammaniyah dimulai dengan hubungan beberapa ulama Palembang yang pergi ke Mekkah untuk menuntut ilmu ...

Read More »