Saturday , September 22 2018
Home / Agama / Kitab Klasik

Kitab Klasik

Kitab Ihya Ulumiddin Al-Ghazali

Kitab fenomenal berusia ratusan tahun ini lahir dari situasi zaman yang bergejolak. Sang penulisnya mengerti kebutuhan masyarakat dan memenuhi dahaga spiritual. Mengabadi sepanjang sejarah, terbit berulang-ulang dalam berbagai bahasa, dan kini hadir melalui Penerbit Marja’ Bandung dengan kualitas yang bagus. Ihya’ Ulumiddin bermakna ‘menghidupkan ilmu-ilmu agama’. Menurut Al-Ghazali, penulisnya, kitab ...

Read More »

Tamparan Hamzah Fansuri untuk Kaum Feodal

Kami sajikan sebagian kecil karya penyair agung Aceh, Hamzah Fansuri, yang bertema kritik sosial. Yang menjadi kajian kita adalah sebagian bait dalam Thair al-‘Uryan (Burung Pingai). Syekh Hamzah Fansuri adalah seorang cendekiawan, ulama tasawuf, sastrawan dan budayawan terkemuka yang diperkirakan hidup antara abad ke-16 sampai awal ke-17. Tahun lahir dan ...

Read More »

Manuskrip Ijazah Syaikh Muhammad Marhaban bin Muhammad Shalih

Menyusul publikasi dokumen Waqaf Al Asyi dari Pedir Museum, kini Pedir Musemum kembali merilis satu di antara koleksinya. Kali ini dokumen yang dirilis berkaitan dengan sejarah pendidikan Islam atau dayah di Aceh. Dokumen yang di rilis oleh Pedir Museum ini berupa ijazah dari seorang ulama Aceh terkemuka dalam abad ke-13 ...

Read More »

Kajian Kitab Klasik Idhotun Nasyi’in: Nasionalisme

Pada Jum’at, 1 Juni 2018 yang lalu adalah hari lahirnya Pancasila. Belumlah telat bila saat ini kita bicara apa itu nasionalisme. Dituliskan dalam kitab Idhotun Nasyi’in yang dikarang oleh Syekh Musthafa Al-Ghalayani, bahwa nasionalisme yang sejati adalah kecintaan berusaha untuk kebaikan negara dan bekerja demi kepentingannya. Sedangkan orang yang nasionalis ...

Read More »

Sejarah dan Isi Kitab Taj al-Salatin

Kebudayaan Melayu adalah kebudayaan tertua di wilayah Asia Tenggara di mana seni tulis-menulis mendapat tempat yang terhormat dari masyarakatnya. Hal ini terlihat dengan banyaknya jumlah naskah Melayu yang ada pada saat itu. Melalui seni tulis-menulis itulah rekam jejak kebudayaan Melayu dapat dipelajari dan diteliti dimasa kini. Tradisi tulis-menulis ini mencapai ...

Read More »

Syeikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi: Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian 2)

Sahabat… Pada tulisan kali ini, Syaikh Al-Akbar menasihati kita tentang kehalalan dan ke-thayyib-an makanan serta rizki yang Allah amanahkan kepada kita, serta bagaimana seharusnya kita memperlakukan amanah tersebut dalam hidup kita. Hal ini penting sebagai bekal dari perjalanan spiritual kita. Marilah kita renungkan dan amalkan… DUA Pastikan kehalalan dan ke-thoyyib-an ...

Read More »

Syeikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi: Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian 1)

Sahabat… Bersuluk sebaiknya mempunyai Bekal, agar tidak tersesat di perjalanan. Kali ini kami sajikan nasihat tentang Apa-apa yang kita butuhkan sebagai seorang penempuh jalan spiritual (salik) yang diberikan oleh Syaik Al-Akbar Muhyiddin Ibnu Al-‘Arabi ra. Naskah ini kami copy paste dari Notes FB sahabat Dwi Afriyanti A. Semoga Allah berkenan membalas ...

Read More »

Sisi Humanis Manuskrip Kitab Nusantara

Indonesia masa lalu, ketika itu masih disebut Nusantara, telah mewariskan khazanah manuskrip kitab keagamaan dalam jumlah besar. Hal yang sebetulnya membuat Indonesia patut disebut sebagai salah satu pusat keilmuan Islam dunia. Sebut saja kitab tafsir Melayu pertama asal Aceh abad 17, Tarjuman al-mustafid karangan Abdurrauf al-Sinkili (1615-1693), atau kitab hadis ...

Read More »

Adabul ‘Alim wal Muta’allim (Adab-Adab Guru dan Murid)

Imam an-Nawawi berkata, “Diantara bentuk ilmu yang dimiliki seorang ‘alim adalah pernyataan ‘saya tidak tahu’ atau ‘Allah lebih tahu’ dalam persoalan-persoalan yang tidak diketahuinya.” Beliau juga berkata, “Ketahuilah, menurut keyakinan muhaqqiqin (orang-orang yang sangat mantap ilmunya) bahwa pernyataan ‘saya tidak tahu’ dari seorang ‘alim tidak akan menjatuhkan martabatnya. Sebaliknya, hal ...

Read More »

Talmud, Konspirasi Purba Terhadap Umat Manusia

Kitab Talmud adalah kitab suci terpenting Yahudi, bahkan lebih penting daripada Kitab Perjanjian Lama, yang juga dikenal dgn nama Kitab Taurat. Bukti tentang hal ini dapat ditemukan dalam Talmud ‘Erubin’ 2b (edisi Soncino) yang mengingatkan kepada kaum Yahudi, “Wahai anakku, hendaklah engkau lebih mengutamakan fatwa dari para Ahli Kitab (Talmud) ...

Read More »