Wednesday , August 22 2018
Home / Agama / Kajian (page 4)

Kajian

Syeikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi: Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian 9)

Sahabat, bagaimana hakikat dunia dan pensikapan yang benar terhadapnya merupakan inti dari wasiat Syaikh Al-Akbar kali ini. Semoga kita mampu mengamalkannya. SEMBILAN Dunia adalah tempat persiapan untuk akhirat; setiap orang diberikan banyak pelajaran dan menerima pelbagai ujian kesenangan dan tidak mengenakkan. Ambillah hanya sedikit kesenangan yang ada di dalamnya. Merasa ...

Read More »

Syeikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi: Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian 8)

Sahabat, mensucikan diri terutama qalbu dari segala pengotornya dengan meneladani para Nabi as. merupakan inti dari wasiat Syaikh Al-Akbar kali ini. Semoga kita mampu mengamalkannya. Bersucilah; kesucian menjadikanmu penuh kehati-hatian, untuk membebaskanmu dari segala sesuatu yang tidak bersih dan berdosa. Kesucian akan melindungi dirimu dari segala hal meragukan (syubhat) dan ...

Read More »

Syeikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi: Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian 7)

Sahabat, kali ini kita masih menyajikan lanjutan nasihat dari Syaikh Al-Akbar Ibnu ‘Araby. Selamat merenungkan dan mengamalkan.. Takutlah kepada Allah dalam setiap perilaku, hati dan pikiran-pikiranmu. Takut kepada Allah, dimaksudkan takut akan hukuman-Nya. Barangsiapa yang benar-benar takut akan peringatan dan ancaman hukuman Al-Hakiim, akan berperilaku sesuai dengan Kehendak Sang Pencipta ...

Read More »

Syeikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi: Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian 6)

Sahabat..Mereguk sari hikmah dari para ahlinya memang membuat kita senantiasa terlecut ghirah pengabdian kita kepada Allah. Kali ini masih dari Syaikh Muhyiddin Ibnu Araby yang menasihati kita untuk berjuang keras dalam membuka simpul-simpul dosa yang masih sering kita lakukan… Selamat merenungkannya… ENAM Berusaha keraslah untuk terus membuka simpul-simpul dosa yang ...

Read More »

Syeikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi: Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian 5)

Sahabat, kali ini melanjutkan bekal-bekal sebelumnya, Syaik Al-Akbar Muhyiddin Ibnu Araby menjelaskan tentang mengendalikan marah dan beberapa perilaku untuk menyempurnakan akhlak kita. Marilah kita renungkan dan usahakan mengamalkannya. LIMA Jika engkau berharap untuk menemukan al-Haqq, kecintaan Allah, dan dukungan-Nya, maka tinggalkanlah perilaku negatif, kendalikanlah sifat buruk dan kemarahanmu. Jika engkau ...

Read More »

Syeikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi: Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian 4)

Sahabat, belajar meniru kepemurahan Allah dengan berbagi rizki anugerah Allah merupakan inti dari wasiat Syaikh Al-Akbar kali ini. Semoga kita mampu mengamalkannya. EMPAT Belajarlah untuk memberi, baik ketika engkau sedang lapang maupun sempit, sedang bahagia maupun berduka. Berusahalah untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang membutuhkan. Hal itu akan membuktikan keimananmu kepada ...

Read More »

Syeikh Muhyiddin Ibn ‘Arabi: Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian 3)

Sahabat… Merenungkan nasihat Syeikh Al-Islam Muhyiddin Ibnu Araby memang membuat kita menjadi hati-hati dalam menjalani suluk. Berikut kami sajikan kelanjutan dari bekal yang pertama dan kedua. Marilah kita tafakkuri bersama… TIGA Terpenting, dari apa yang engkau butuhkan adalah akhlak mulia, karakter dan perilaku yang tepat benar; kau harus mengidentifikasi bagian ...

Read More »

Kita Sering Lupa dengan Kebaikan Orang

SEBELUMNYA kita pernah mengambil pelajaran dari ayat suci tentang menghargai orang lain. Yang digambarkan secara sempurna oleh Nabi Musa kepada saudaranya Harun. Dan dalam ayat yang lain, Al-Quran juga mengajarkan untuk tidak melupakan kebaikan orang lain. Kenapa hal ini ditekankan? Karena sering kita lupa dengan kebaikan seseorang hanya karena satu ...

Read More »

“Kafir” dalam Alquran tidak Hanya Satu Makna

ADA beberapa ayat di dalam Alquran yang menyebut kata kafir. Dan ternyata, kekafiran menurut Alquran tidak hanya memiliki satu makna. Apa saja makna kekafiran menurut Alquran? Kafir dengan Mendustakan Agama “Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak ketika (yang ...

Read More »

Qadha dan Takdir dari Sisi Kehendak Allah Swt.

Qadha’ dan takdir dari sisi kehendak Allah Swt. terbagi menjadi dua sudut pandang. Yang pertama, kehendak yang telah tertuang di dalam ayat-ayat suci Al-Qur’an. Sesungguhnya kalimat Syâ-a, Yasyâ-u, Masyî-atan mempunyai makna kehendak, dan redaksi ini banyak disebutkan melalui firman Allah Swt. di dalam Al-Qur’an. Adapun hubungan kata kehendak Allah Swt. ...

Read More »