Wednesday , March 20 2019
Home / Agama / Kajian (page 3)

Kajian

Catatan Sufistik tentang Pernikahan

[Catatan ke – 1 ] : “Sesuai Fitrah Perkawinan” (Candra Malik, dalam “Makrifat Cinta”) Sebuah pernikahan. Maka serah-terima (ijab-qabul) adalah syariat yang harus ditempuh, yang menjadi tarekat adalah resepsi pernikahan itu yang penuh puja-puji sesuai kedudukan dan keadaan masing-masing. Padahal hakikat dari perkawinan itu adalah segala apa yang ditutupi oleh kelambu ...

Read More »

“Diam itu Emas” dan Menjaga Lisan

Lisan diciptakan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah Swt., membaca Al-Qur’an, dan membimbing manusia untuk menempuh jalan yang benar. Maka, pergunakanlah lisanmu untuk mengungkapkan isi hati yang benar dalam urusan agama dan dunia. Apabila engkau pergunakan lisan tidak sejalan dengan tujuan penciptaannya, maka engkau telah mengingkari nikmat Allah Swt dan mendurhakai ...

Read More »

Sifat-Sifat Para Nabi dan Posisi Rasulullah (7)

Fathanah Yang dimaksud dengan “kecerdasan” (al-fathanah) ialah: “mengungguli akal dengan akal.” Pada bagian terdahulu kami telah menjelaskan bahwa kita dapat menyebut sifat para nabi yang satu ini sebagai “logika kenabian” (manthiq al-nubuwwah). Pola nalar ini mencakup seluruh aspek mulai dari aspek roh, hati, perasaan, dan berbagai lathifah[1] (esensi batiniah) lain ...

Read More »

Sifat-Sifat Para Nabi dan Posisi Rasulullah (6)

Tablig Yang Dilakukan Rasulullah SAW A. Dasar-dasar Terpenting dalam Dakwah Rasulullah Dalam melakukan dakwah dan tablig, terdapat beberapa landasan penting yang perlu diperhatikan. Sebagian dari dasar-dasar itu telah kami jelaskan di bagian sebelumnya. Tapi mari sekarang kita kembali mengulang secara singkat dasar-dasar yang sudah dijelaskan itu agar kita dapat menyempurnakan ...

Read More »

Sifat-Sifat Para Nabi dan Posisi Rasulullah (5)

Tablig Tablig (al-tablîgh)[1] adalah sifat ketiga yang dimiliki para anbiya. Jika Anda ingin memperluas pengertian tablig menjadi: “menyampaikan dan menjelaskan kebenaran Islam”; atau mengartikannya sebagai: “menyeru kepada yang baik dan mencegah dari yang mungkar’ (amar ma’ruf nahi munkar), maka hasilnya sama saja, sebab kedua pengertian itu sama-sama membuat Anda menjelaskan ...

Read More »

Kau Menuntut Tuhanmu Ketika Permintaanmu Tak DikabulkanNya

“Janganlah kau tuntut Tuhanmu karena tertundanya keinginanmu, tetapi tuntutlah dirimu sendiri karena engkau telah menunda adabmu kepada Allah.” Betapa banyak orang menuntut Allah, karena selama ini ia merasa telah berbuat banyak, telah melakukan ibadah, telah berdoa dan berjuang habis-habisan. Tuntutan demikian karena seseorang merasa telah berbuat, dan merasa perlu ganti ...

Read More »

Sifat-Sifat Para Nabi dan Posisi Rasulullah (4)

Sifat Amanah Pada Rasulullah Saw Sebelum segalanya bermula, Rasulullah Saw. adalah sosok yang terpercaya. Beliau sangat terpercaya atas risalah yang diberikan Allah Swt., sehingga sama sekali tidak mungkin untuk dibayangkan bahwa beliau akan menyelewengkan amanah ini. Beliau adalah yang paling terpercaya di antara semua makhluk, sehingga semua makhluk dapat menaruh ...

Read More »

Imam 4 Madzhab Mencintai Tasawwuf, Mengapa Anda Tidak?

Diantara ulama-ulama besar yang begitu mencintai para sufi dan ajaran tasawuf yang mengajarkan akan ihsan dan pembersihan hati. Mereka adalah orang-orang pilihan dalam Islam, imam madzhzab, pengarang kitab-kitab terkenal yang dijadikan sebagai rujukan utama setelah Al-Quran dan hadits. Bagi siapa yang mengenal ajaran tasawuf yang sebenarnya, tentu bisa di pastikan ...

Read More »

Sifat-Sifat Para Nabi dan Posisi Rasulullah (3)

Amanah Sifat kedua yang dimiliki para nabi adalah amanah. Kata “amânah” adalah derivasi dari kata “al-îmân“. Jadi, seorang mukmin adalah orang yang memiliki sifat keimanan yang kemudian berkonsekuensi pada munculnya sifat amanah. Sebagaimana halnya pada nabi berada di puncak keimanan, mereka juga berada di puncak sifat amanah. Sifat amanah yang ...

Read More »

Sifat-Sifat Para Nabi dan Posisi Rasulullah (2)

Sifat Shidiq Rasulullah SAW A. Sang al-Amîn sebelum Diangkat Menjadi Rasul Sebelum diangkat menjadi rasul, Muhammad Saw. tidak pernah dipanggil oleh penduduk Mekah dengan nama asli beiau, melainkan menggunakan julukan “al-Amîn”. Ya. Pada saat itu Muhammad memang lebih terkenal dengan julukannya itu. Jadi sungguh menyenangkan jika sekarang kita mengulang-ulang bacaan ...

Read More »