Saturday , December 7 2019
Home / Agama / Kajian

Kajian

Sejarah Kelam Umat Islam Ketika Menafsir Al-Qur’an Tanpa Ilmu

Oleh : H. Derajat Saudaraku terkasih, risalah kali ini dipaparkan mungkin agak panjang namun hal ini saya rasakan perlu dikarenakan saat ini sedang berkecamuknya orang menafsirkan Al Quran sekehendak nafsunya sendiri dan tergantung kepentingannya sendiri sehingga pasti akan menimbulkan perpecahan dan bahkan saling bunuh. Naudzu billah. Berikut risalah yang ditulis ...

Read More »

Berlarilah Kepada Allah, Fitnah Zaman Telah Mencekik Engkau Wahai Sahabat

Oleh : H. Derajat Sahabatku, sungguh saat ini kita sedang berada pada kegusaran yang sangat dahsyat. Yaitu terjauhnya kita dari nikmatnya mengenal Allah. Sangat sedikit para kaum cerdik pandai dari semua kalangan mengajak kita untuk mengenal Dia Yang Maha Pengasih. Kita hanya disuguhkan pada program-program yang katanya bisa mensejahterakan dan ...

Read More »

Membuka Aib Sendiri Setelah Sebelumnya Allah Tutup

Segala puji hanya milik Allah ‘Azza wa Jalla. Shalawat serta salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi was sallam kepada istri-istri beliau dan seluruh sahabatnya Ridwanullah alaihim ajma’in. Sudah menjadi fitrah dasar setiap insan yang jiwanya masih lurus/hanif, bahwa setiap orang enggan aibnya dibuka oleh orang lain. Namun ...

Read More »

Isra Mi’raj; Sebuah Perjalanan Menggapai Kemurnian

Pendahuluan Isra Mi’raj bukanlah sebuah imajinasi seorang manusia yang hanya menampilkan kebohongan sejarah keagamaan. Tetapi justru ia lebih dari sekedar peristiwa alam lahiriyah dan bathiniyah dan merupakan sebuah fenomena kekuatan Maha Ruh yang mengendalikan alam kasat mata. Sebuah fakta keagamaan yang otentisitas sejarahnya sangat jelas tertulis dalam Kitab Suci Al-Qur’an ...

Read More »

Isra Mi’raj; Peristiwa Metamorfosa Akal

Isra Dari sebagian definisi pada umumnya, barangkali sedikit bisa kita “raba” tentang pengertian umum dari akal. Pada intinya, bahwa akal itu merujuk kepada sesuatu yang berada di dalam diri kita. Bukan benda otak berupa daging yang letaknya di dalam kepala, tapi berupa keberadaan abstrak yang menuntun manusia untuk berpikir dan ...

Read More »

Rasionalitas dan Dualisme Akal

Akal adalah sebuah “entitas” yang terlepas dari materi, meski ia melekat pada materi. Akal adalah kepanjangan yang bersifat cahaya (nûrâni) dari alam gaib ke alam nyata. Akal adalah bagian terpenting dari ruh, dan merupakan entitas paling terang dan paling bersinar dari eksistensi manusia. Akal adalah pemisah antara yang hak dan ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (5)

“Seperti ungkapan Ibnu ‘Arabi, penyaksian Tuhan dalam diri seorang wanita adalah bentuk penyaksian paling sempurna. Karena wanita dibuat memikat hati Nabi saw. Gambaran ini seakan tampak dalam risalah Suluk Sujinah yang ditulis oleh seorang wanita. Pertanyaan-pertanyaan cerdas yang diajukan seorang istri kepada suami ini menggali dari akar ketuhanan sampai hakikat ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (4)

“Para guru sufi senantiasa mengingatkan kita untuk shalat daim. Shalat di alam arwah guna mengembalikan kedirian kita setelah diambil sumpah setia untuk bertauhid. Menghadapkan wajah kita kepada Allah swt. lalu bersujud, membaca tasbih, duduk bersimpuh memohon ampunan dan kasih sayang-Nya. Menengok ke kanan dan melihat malaikat, lantas mengusapkan salam sebagai ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (3)

“Tuhan, misteri yang tak dapat diterjang mata telanjang. Namun, Dia begitu hadir dalam kesadaran orang-orang meyakininya. Tak dapat dilihat, diraba, diterka akal manusia. Dia berada dalam lorong gelap yang tak tembus mata, tetapi begitu dekat (inni qarib), bahkan lebih dekat dari urat nadi kita. Sosok paling setia yang tak pernah ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (2)

“Kesucian cahaya Allah termanifestasi dalam Nur Muhammad. Cahaya di atas cahaya. Cahaya-Nya terpancar melalui cahaya kekasihnya. Karena itulah, bahkan Adam as. pun takjub dan “cemburu”, wujud insaniah Muhammad belum tercipta, sementara namanya telah terukir bersanding dengan Asma Allah Yang Paripurna. Ia menjadi pelengkap syahadat. Tanpa menyebut namanya, persaksian makhluk tak ...

Read More »