Sunday , November 19 2017
Home / Agama

Agama

Sifat Orang Bertauhid yang Sufistik

Pengajian Syeikh Abu Nashr as-Sarraj Syekh Abu Nashr as-Sarraj berkata, “Sebagaimana yang saya terima dari Yusuf bin al-Husain ar-Razi, berkata, ‘Ada seseorang berdiri di depan Dzun-Nun al-Mishri sambil berkata, ‘Beritahu saya apa sebenarnya Tauhid itu?’ Dzun-Nun menjawab, yaitu hendaknya Anda tahu, bahwa Kekuasaan (Qudrat) Allah swt. terhadap segala sesuatu itu ...

Read More »

Khalwatlah yang Benar

Mengikuti Pengajian Syeikh Abdul Qadir al-Jilany Hari Jum’at pagi tanggal 21 Dzul Qa’dah tahun 545 H, di Madrasahnya. Ya Allah, berilah kami rizki mencintaiMu dengan ampunan dan kesejahteraan…. Bagian rizkimu, oleh Allah sudah dititipkan di dunia sampai waktu tertentu, tanpa bisa dihalangi oleh siapapun, ketika Dia menyerahkan kepadamu. Ini bisa ...

Read More »

Al-Qur’an dan Tafsir Sufi

أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ لِلْقُرْآنِ بَاطِنٌ وَلِلْبَاطِنِ بَاطِنٌ إِلَى سَبْعَةِ أَبْطُنٍ Sesungguhnya Al-Qur’an itu ada [makna] lahir dan ada batinnya. Untuk setiap batin ada batinnya, sampai tujuh lapis [makna] batin. (Hadits) Al-Qur’an adalah landasan pokok seluruh ajaran Sufi. Sesuai dengan ciri utama Tasawuf yang lebih menekankan kepada dzauq (rasa) dan aspek ...

Read More »

Hujjah dan Tuntunan Lengkap Shalat Rebo Wekasan

A. Kabar Ghaib Bermula dari kabar ghaib sebagian orang-orang yang ma’rifat kepada Allah menyebutkan bahwa dalam setiap tahun akan turun 320.000 malapetaka. Semuanya terjadi pada Rabu terakhir bulan Shafar. Sehingga hari tersebut menjadi hari tersulit dalam hari-hari tahun itu. Imam ad-Dairabiy dalam Na’t al-Bidayat wa Tausyifu Nihayat halaman 195 atau ...

Read More »

Misi Hidup

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” (QS. Al-Baqarah [2]: 30) ADA saat-saat dalam kehidupan setiap kita, manusia, ketika Allah meletakkan kita dalam sebuah suasana yang membuat kita merenung: kenapa hidup ini ...

Read More »

Anjing-Anjing Pikiran, Hasrat dan Hawa Nafsu

“…bukanlah hal yang mengherankan bahwa anjing-anjing itu menggonggong, karena setiap ciptaan mempunyai bermacam-macam suara. Dan tidaklah mengherankan bahwa orang memelihara anjing di rumah mereka. Hal yang mengherankan adalah bahwa manusia juga memelihara anjing dalam diri mereka sendiri…Sekitar sembilan puluh lima persen orang memelihara anjing dalam diri mereka. Sangat sedikitlah orang ...

Read More »

Imam Al-Ghazali: Rindu (dan Cinta) kepada Allah (Bagian ke-2)

Dalam konteks bahasa, cinta merupakan suatu istilah untuk kecenderungan nafs/jiwa pada sesuatu yang memiliki kesesuaian dan kecocokan dengannya. Pengertian cinta demikian hanya bisa terjadi pada jiwa yang tidak sempurna serta tidak memiliki sesuatu yang sesuai dengan dirinya, lantas ia ingin memperolehnya dengan sempurna, sehingga ia pun merasakan kenikmatan dengan memperolehnya. Hal itu mustahil ...

Read More »

Imam Al-Ghazali: Rindu (dan Cinta) kepada Allah (Bagian ke-1)

Penjelasan tentang adanya rindu kepada Allah sebenarnya telah cukup ketika menjelaskan adanya cinta. Kejelasan yang sempurna bisa dicapai dengan langsung (musyahadah) dan tampaknya objek (tajalli) dengan sempurna. Hal itu hanya bisa terjadi di akhirat. Dengan sendirinya hal itu menimbulkan suatu kerinduan. Hal itu pula yang merupakan puncak kecintaan bagi orang-orang ...

Read More »

Gejolak Jiwa: Rindu dan Cinta Pertama kepada Allah Swt

Oleh: Said Ramadhan Al-Buthy Gejolak jiwa yang terjadi dalam diri, saat mendengarkan lagu-lagu yang dinyanyikan dengan suara yang merdu, membangkitkan perasaan rindu. Dari manakah perasaan itu datang? Ke mana perasaan itu pergi? Dari manakah sumber gejolak jiwa ini? Sumber gejolak itu adalah masa lalu ketika Allah Swt menyatakan, ”Bukankah Aku ini ...

Read More »

Pengertian ‘Ulil-Albaab’

Kata ‘ulil-albaab’, secara awam sering diterjemahkan sebagai ‘orang yang berakal’ atau ‘orang yang berfikir’. Pengertian ini tidak salah, tapi mungkin sudah saatnya kita memahami arti kata ‘ulil-albaab’ dengan lebih presisi lagi, sehingga setiap kata ‘ulil-albaab’ yang kita baca dalam Al-Qur’an akan menjadi lebih berbunyi dan bermakna lagi di dalam hati ...

Read More »