Tuesday , February 19 2019
Home / Agama

Agama

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (5)

“Seperti ungkapan Ibnu ‘Arabi, penyaksian Tuhan dalam diri seorang wanita adalah bentuk penyaksian paling sempurna. Karena wanita dibuat memikat hati Nabi saw. Gambaran ini seakan tampak dalam risalah Suluk Sujinah yang ditulis oleh seorang wanita. Pertanyaan-pertanyaan cerdas yang diajukan seorang istri kepada suami ini menggali dari akar ketuhanan sampai hakikat ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (4)

“Para guru sufi senantiasa mengingatkan kita untuk shalat daim. Shalat di alam arwah guna mengembalikan kedirian kita setelah diambil sumpah setia untuk bertauhid. Menghadapkan wajah kita kepada Allah swt. lalu bersujud, membaca tasbih, duduk bersimpuh memohon ampunan dan kasih sayang-Nya. Menengok ke kanan dan melihat malaikat, lantas mengusapkan salam sebagai ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (3)

“Tuhan, misteri yang tak dapat diterjang mata telanjang. Namun, Dia begitu hadir dalam kesadaran orang-orang meyakininya. Tak dapat dilihat, diraba, diterka akal manusia. Dia berada dalam lorong gelap yang tak tembus mata, tetapi begitu dekat (inni qarib), bahkan lebih dekat dari urat nadi kita. Sosok paling setia yang tak pernah ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (2)

“Kesucian cahaya Allah termanifestasi dalam Nur Muhammad. Cahaya di atas cahaya. Cahaya-Nya terpancar melalui cahaya kekasihnya. Karena itulah, bahkan Adam as. pun takjub dan “cemburu”, wujud insaniah Muhammad belum tercipta, sementara namanya telah terukir bersanding dengan Asma Allah Yang Paripurna. Ia menjadi pelengkap syahadat. Tanpa menyebut namanya, persaksian makhluk tak ...

Read More »

Wacana Martabat Tujuh dalam Kesusasteraan Jawa-Islam (1)

“Ide-ide “langit” ini menjadi begitu membumi. Dikemas dalam bentuk percakapan antara suami-istri, nasihat guru-murid, atau perbincangan antara majikan dan hamba sahaya. Karya-karya tersebut ditulis dalam bentuk Suluk, Serat, Wirid, dan Kitab, dengan ragam metrum yang dapat dilagukan dengan irama khas Jawa.”  —Ο— Islam masuk ke Nusantara melalui berbagai jalur, mulai ...

Read More »

Kimia Lebih Baik dari Emas

“Kimia lebih baik dari emas”. Kimia memang lebih baik dari emas, tapi para ahli kimia sejati amatlah langka, demikian pula Sufi-sufi sejati. Seseorang yang hanya memiliki pengetahuan yang dangkal tentang tasawuf, tidak lebih unggul daripada seorang yang terpelajar. Demikian pula seseorang yang baru mencoba beberapa percobaan kimia, tidak punya alasan ...

Read More »

Do’a Fakir Miskin yang Mengalahkan Do’a Nabi Musa as

Oleh : H. Derajat Kisah ini ku persembahkan untuk saudara-saudaraku yang kadang masih dibingungkan dengan takdir yang sudah tertulis di Lauh Mahfudz apakah hal ini bisa dirubah? Dan inilah jawaban aku dalam bentuk sebuah kisah. Di zaman Nabi Musa AS, terdapat seorang kaya yang senantiasa menolong orang, termasuk Nabi Musa ...

Read More »

Toto Tentrem Kerto Raharjo atau Baldatun Thayyibatun Wa Robbun Ghafur?

Hari-hari di akhir ini negeri kita tengah disubukkan oleh berbagi peristiwa politik yang jauh dari peristiwa kenegarawanan. Karenanya, Cak Nun juga menulis tentang peristiwa ini dalam sepuluh tulisan di www.caknun.com. Sebelum itu,  kalau menengok ke belakang, Gambang Syafaat juga pernah mengangkat tema kajian tentang “Nusantara gemah ripah loh jinawi”. Dalam pengantarnya Cak Nun ...

Read More »

Pesan Abah Guru Sekumpul; Bagaimana Berakhlak Dengan Para Habaib

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞ Wasiat/Pesan Mulia Abah Guru Sekumpul/Guru Ije Al-‘Alim Al-‘Allaamah Ad-Daa’i ilaa Allah Al-Mursyid Romo KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari Kalimantan Selatan tentang keluarga Rasululloh ﷺ  : “Orang biasa (bukan Habib) yang ALIM dibanding Habib JAHIL lebih MULIA Habaib”. “Berguru dengan Habib yang ALIM, lebih afdhol dari pada berguru kepada SERIBU ...

Read More »

Nasehat Sunan Kalijaga Dalam Lagu Sluku-Sluku Bathok

Sluku-Sluku Bathok Bathoke Ela Elo Si Rama Menyang Solo Oleh-Olehe Payung Mutho Mak Jenthit Lolo Lo Bah Yen Mati Ora Obah Yen Obah Medeni Bocah Yen Urip Goleko Duwit Berikut makna bathinnya : Sluku-Sluku Bathok Artinya : hidup tidak boleh dihabiskan hanya untuk bekerja, Waktunya istirahat ya istirahat, untuk menjaga ...

Read More »