Friday , December 4 2020
Home / Relaksasi / Renungan / Berbicaralah atau Diamlah

Berbicaralah atau Diamlah

Oleh : H. Derajat

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيم
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Allaahumma shalli ‘alaa Sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali Sayyidinaa Muhammad

Di zaman sekarang dimana hidup banyak serba salahnya terkadang ketika berbicara kita disalahkan dan ketika berdiam diri kita pun disalahkan dan dianggap pengecut maka alangkah lebih baiknya kita mendengarkan 5 nasehat Mursyid Agung yaitu Imam Ali ra, semoga Allah menyelamatkan kita semua dari fitnah zaman ini. Aamiin.

5 Hikmah Imam Ali ra tentang Perkataan dan Diam

اَلْكَلَامُ كَالدَّوَاءِ قَلِيْلُهُ يَنْفَعُ ، وَ كَثِيْرُهُ قَاتِلَ

Perkataan itu seperti obat, sedikitnya memberi manfaat dan banyaknya akan membunuh.

عَوِّدْ لِسَانَكَ حُسْنَ الْكَلَامِ تَأْمَنِ الْمَلَامِ

Biasakan lidahmu dengan pembicaraan yang baik maka engkau akan aman dari celaan

اِلْزَمِ الصَّمْتَ يَلْزَمُكَ النَّجَاةُ وَالسَّلَامَةُ ، وَالْزَمِ الرِّضَا يَلْزَمُكَ الْغِنَاءُ وَالْكَرَامَةُ

Diamlah maka engkau akan selamat. Dan jadikan dirimu rela, maka engkau akan kaya dan mulia.

صَمْتٌ يُعْقِبُكَ السَّلَامَةَ خَيْرٌ مِنْ نُطْقٍ يُعْقِبُكَ الْمَلَامَةَ

Diam yang membawamu selamat lebih baik dari bicara yang membuatmu tercela.

صَمْتٌ يَكْسُوْكَ الْكَرَامَةَ خَيْرٌ مِنْ قَوْلٍ يَكْسُوْكَ النَّدَامَةَ

Diam yang membuatmu mulia lebih baik dari perkataan yang membuatmu menyesal.

Marilah kita berdo’a semoga Allah menyelamatkan kita semua dari berbagai bencana dan fitnah zaman..

اللّٰهُمَّ بِحَقِّ الفَاتِحَةِ وَسِرِّ الفَاتِحَةِ، يَا فَارِجَ الهَمِّ يَا كَاشِفَ الغَمِّ، يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ، وَيَا دَافِعَ البَلَآءِ يَا اللّٰهُ يَا رَحْمٰنُ، وَيَا دَافِعَ البَلَآءِ يَا اللّٰهُ يَا رَحِيْمُ، اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَآءَ وَالْبَلَآءَ وَالْوَبَآءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَآئِدَ وَالْمِحَنَ، مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَابَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بَلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً اِنَّكَ عَلَى كُلِّى شَيْئٍ قَدِيْرٌ

Allaahumma bihaqqil faatihah wasirril faatihah, ya faarijal hammi wa yaa kaasyifal ghammi ya man lli ibaadihii yaghfiru wayarham. Yaa daafi’al bala’i yaa Allah wa yaa daafi’al bala’i yaa rahmaan wa yaa daafi’al balaa’i yaa rahiim. Allaahummadfa’ annal ghalaa’a wal-balaa’a wal-wabaa’a wal-fakhsyaa’a wal-munkara was-suyuufal mukhtalifata wasy-syada’ida wal-mihana maa dzhahara minhaa wamaa bathana, min baladinaa hadzaa khaashshataw wamim buldaanil muslimiina ‘ aammatan, innaka’ alaa kulli syai’in qadiir.”

Artinya: “Ya Allah, dengan kebenaran fatihah dan dengan rahasia yang terkandung dalam fatihah, ya Allah Tuhan yang melapangkan kedudukan dan yang menghilangkan kesedihan. Ya Allah Tuhan yang maha kasih sayang kepada hambanya, Ya Allah, Tuhan Yang menghindarkan bala. Ya Allah Tuhan Pengasih yang menolakkan bala, Ya Allah Tuhan yang Maha Penyayang yang menjauhkan bala, tolakan lah dari kami malapetaka, bala, bencana, kekejian dan kemungkaran. Sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan yang tersembunyi, dalam negara kami khususnya dan dalam negara kaum muslimin pada umumnya, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu”.

Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin.

About admin

Check Also

Cara Berzikir, Bertarekat, Bermursyid dan Bersuluk (Pembahasan Kitab Sabilus Salikin Hal. 186)

Oleh: H. Derajat بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيم اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا ...