Thursday , September 24 2020
Home / admin (page 2)

admin

Konsep Mi’raj Hati; Pelajaran Jelang Lailatul Qadar, Mawas Diri Menggapai Cinta Ilahi

Oleh: H. Derajat Bismillaahirrahmaanirrahiim Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad Saudaraku yang dimuliakan Allah, berikut ingin kusampaikan sebuah jalan menuju Hadirat Ilahi (Mi’rajnya hati) yang pernah dialami oleh Mursyid kami Syeikh Abu Yazid al-Bisthami. Tentunya dalam penyampaian ini saya berharap engkau telah mempunyai seorang Guru Pembimbing ...

Read More »

Muliakan Gurumu Maka Engkau Akan Dimuliakan

Oleh: H. Derajat Tetaplah dia seorang Guru walau hanya mengajarkan 1 huruf. Menghormati seorang Guru adalah suatu kewajiban yang tidak bisa dielakkan dalam Ilmu Tarekat Tasawuf. Dalam kisah ini disampaikan bagaimana seorang Mufti Mulia Imam Syafi’i menganggap seseorang sebagai seorang Gurunya walau hanya mengajarkan bagaimana membedakan anjing yang telah dewasa, ...

Read More »

Ketika Kitab Ihya Ulumiddin Karya Al-Ghazali Diragukan Ulama

Abul Hasan Ali bin Harzahim pernah meragukan “Ihya Ulumiddin”. Ia sempat berencana membakar salinan-salinan kitab tersebut, tapi urung setelah mimpi bertemu Rasulullah. Pada suatu petang, Abul Hasan Ali bin Harzahim tampak sibuk. Lelaki tawaduk bertubuh kekar itu mondar-mandir di depan tempat tinggalnya. Perasaan ganjil menyergapnya. Air mukanya tidak tenang, napasnya ...

Read More »

Puasa Kaum Sufi (11): Al-Hujwiri dan Para Sufi Lainnya (2)

Ibadah ini adalah rahasia yang tidak ada kaitannya dengan ibadah lahiriah. Suatu rahasia yang tak ada yang mengetahuinya selain Allah, dan karena itulah pahalanya tak terkira. Manusia memasuki surga karena rahmat Allah, dan tingkatan mereka bergantung ibadahnya. Sementara menetapnya mereka di dalam surga untuk selamanya dikarenakan pahala puasanya. Lapar menjadi ...

Read More »

Puasa Kaum Sufi (10): Al-Hujwiri dan Para Sufi Lainnya (1)

Roti menjadi simbol duniawi. Siapa yang mampu mengendalikannya, ia telah mengontrol gerak-laju duniawi dari dalam diri. Namun, siapa tak tahan dengan godaannya, di situlah bermula seluruh kenikmatan semu sumber kerakusan dan kerusakan. Ada satu ungkapan menarik dari hadis qudsi, “Berlapar-laparlah, maka kau akan melihat-Ku, bersikap wirai-lah, niscaya kau akan mengernal-Ku; ...

Read More »

Puasa Kaum Sufi (9): Syekh Abdul Qadir Al-Jilani dan Lailatul Qadr

Duhai Muhammad, engkau dan para sahabatmu takjub dengan hamba Allah yang telah beribadah selama 80 tahun tanpa melakukan kemaksiatan. Sementara Allah justru menurunkan sesuatu yang lebih utama dari itu semua, suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan ini lebih dari apa yang mengejutkanmu dan para sahabatmu. Malam itu, ...

Read More »

Puasa Kaum Sufi (8): Rahasia Ramadan Syekh Abdul Qadir Al-Jilani

Seperti kata Sang Syekh: “Bulan Ramadan menjadi syafaat bagi mereka yang berpuasa. Pada bulan itu, hati-hati manusia dihiasi dengan cahaya makrifat dan keimanan; dilimpahi kilauan bacaan Alquran. Maka, siapakah kalian yang tak meraih ampunan Tuhan di bulan Ramadan, lantas di bulan apa lagi kalian akan diampuni? Mohonlah ampunan, duhai hamba ...

Read More »

Puasa Kaum Sufi (7): Psikologi Puasa dalam Ihya Ulumuddin (3)

Puasa mengekspresikan takut (khauf) melalui kekhusyukan dan ketundukan. Menepati perintah Tuhan untuk menggapai janji-janji pahala dan surga, dipuncaki harapan perjumpaan dengan al-Haqq. Puasa menanamkan satu harapan (raja`) keabadian. Harapan kebahagiaan dunia dan akhirat. Harapan untuk dapat mempersembahkan yang terbaik dari ibadah manusia yang berlumur dosa. Harapan untuk merengkuh rahmat Tuhan, ...

Read More »

Puasa Kaum Sufi (6): Psikologi Puasa dalam Ihya Ulumuddin (2)

Jiwa dan rahasia puasa adalah melemahkan kekuatan celah setan yang menjerumuskan. Tutuplah celah itu dengan mengatur pola makan dan tidak berlebihan ketika buka puasa. Karena itu menjadi kunci penyingkapan, sebagaimana perkataan Al-Ghazali: “Siapa yang menjadikan antara hati dan dadanya tempat penampung makanan, maka dia terhijab dari-Nya. Dan siapa yang mengosongkan ...

Read More »

Puasa Kaum Sufi (5): Psikologi Puasa dalam Ihya Ulumuddin (1)

Puasa sebagai tolak ukur olah spiritual sekaligus moral. Suatu aktivitas untuk mereformasi dan merekonstruksi bangunan psikologis dalam jiwa-jiwa manusia. Ketika berpuasa, maka kesadaran ketuhanan semakin tinggi, hati selalu terpaut dengan Allah, dan diamini melalui perilaku keseharian. Menegakkan optimisme, membangun kepercayaan antarsesama dengan tidak melakukan kebohongan, bergunjing, permusuhanan, adu domba, serta ...

Read More »