Saturday , October 20 2018
Home / Fashion / Health & Fitness / 20 Manfaat Jahe Untuk Mendukung Kesehatan Tubuh, Program Diet, dan Kecantikan
Ilustrasi Jahe (iStockphoto)

20 Manfaat Jahe Untuk Mendukung Kesehatan Tubuh, Program Diet, dan Kecantikan

Jahe menjadi tanaman herbal yang paling banyak digunakan sebagai bumbu masak, obat-obatan, dan afrodisiak alami.

Ada beragam jenis jahe, salah satunya yang paling terkenal adalah jahe merah. Mengonsumsi jahe baik yang banyak digunakan sebagai bumbu masak atau obat, bisa memberikanmu manfaat kesehatan berikut.

Manfaat jahe untuk kesehatan

1. Mengatasi mual dan muntah

Apakah kamu pernah merasa rileks begitu mencium aroma jahe? Menurut penelitian, salah satu manfaat jahe adalah memang untuk menenangkan dan mencegah mual atau muntah. Bahkan pasien kemoterapi yang biasanya sering mual akan diberikan terapi yang melibatkan jahe.

2. Menyehatkan sistem pencernaan

Secara historis, manfaat jahe adalah untuk menyehatkan sistem pencernaan serta mencegah penyakit yang berhubungan dengan pencernaan seperti perut kembung, sembelit, atau naiknya asam lambung terkait dengan stres.

3. Menyehatkan otak

Kamu ingin meningkatkan kesehatan otak? Konsumsilah jahe secara teratur. Menurut penelitian, jahe akan menghambat proses peradangan yang terjadi di otak. Sehingga fungsi otak akan meningkat, fungsi kognitif bertambah, dan stres oksidatif penyebab penyakit Demensia juga akan menurun.

4. Menyembuhkan migrain

Dalam uji klinis, manfaat jahe berguna untuk menyembuhkan migrain. Hal ini dibuktikan dari 100 pasien migrain yang diberikan obat mengandung bubuk jahe. Hasilnya, jahe membantu mengurangi ketidaknyamanan karena migrain tanpa efek samping.

5. Melindungi dari sinar UV

Penelitian menunjukkan bahwa manfaat jahe memiliki kemampuan menyerap sinar UV yang dianggap sebagai penyebab kerusakan DNA. Sebabnya ekstrak dari jahe akan merangsang produksi antioksidan dalam tubuh sehingga akan memberikan perlindungan dari sinar UV.

6. Mengontrol kadar gula darah

Sudah banyak penelitian yang menemukan bahwa manfaat jahe memiliki efek kuat untuk mengontrol kadar gula darah. Sebabnya jahe mendukung metabolisme karbohidrat dan lipid.

Selain terkenal karena keefektifannya sebagai penstabil gula darah, manfaat jahe juga memiliki efek perlindungan yang kuat bagi penderita diabetes untuk menghindarkan dari kerusakan mata dan komplikasi lainnya.

7. Menjaga kesehatan tekanan darah

Penelitian di Thailand menemukan bahwa manfaat jahe berguna untuk menjaga kestabilan tekanan darah. Terutama bagi mereka yang sedang menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

8. Berkhasiat untuk osteoarthritis

Manfaat jahe ternyata mendukung kesehatan tulang lho. Sebab sebuah penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa ekstrak jahe efektif untuk mengobati penyakit osteoarthritis.

9. Mengurangi nyeri otot

Selain berguna dalam menjaga kesehatan otot, penelitian di tahun 2013 yang berkaitan dengan jahe menemukan bahwa manfaat jahe mampu menghilangkan ketidaknyamanan di otot akibat nyeri pada atlet. Selama percobaan 6 minggu ini, mereka yang mengonsumsi jahe mengalami penurunan nyeri otot yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi jahe.

10. Mendukung kesehatan kardiovaskular

Kandungan bahan aktif alami di dalam jahe yang bernama 6-gingerol diketahui berguna untuk mengatur tekanan darah dan mendukung kesehatan kardiovaskular. Sehingga bisa dikatakan bertambah satu lagi manfaat jahe yakni untuk menjaga kesehatan jantung hingga sebagai obat alami untuk penyakit jantung.

11. Mengurangi peradangan

Apakah kamu pernah mengalami wajah bengkak dengan kulit kemerahan? Umumnya peradangan yang terjadi di dalam tubuh menimbulkan dampak yang demikian.

Entah itu karena pola kesehatan yang buruk atau salah makan, peradangan bukanlah hal yang bagus untuk kesehatan tubuhmu. Untuk mengatasinya, jahe bisa membantu. Sebabnya salah satu manfaat jahe untuk kesehatan adalah berfungsi sebagai anti inflamasi, antiviral, dan bahkan antibakteri dalam tubuh.

12. Mencegah kanker usus

Manfaat jahe berikutnya adalah untuk mencegah kanker usus. Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika, ditemukan bahwa mereka yang rajin mengonsumsi jahe memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena kanker usus.

13. Menyembuhkan alergi

Jahe biasanya digunakan untuk mengusir rasa gatal di kulit. Hal ini menambah manfaat jahe lainnya yakni untuk menyembuhkan alergi, apalagi jika kamu rajin mengonsumsinya.

14. Menguatkan sistem kekebalan tubuh

Sistem kekebalan tubuh yang kuat sangat dibutuhkan untuk menghalau datangnya beragam penyakit. Salah satu cara alami untuk memperkuat imunitas adalah dengan rajin makan jahe.

15. Melegakan tenggorokan

Mengonsumsi jahe akan memberikan efek hangat di tenggorokan. Dengan demikian manfaat jahe lainnya adalah untuk melegakan tenggorokan, terutama jika tenggorokanmu gatal karena penyakit pernapasan.

16. Mencegah kebotakan

Rambutmu sering rontok dan mulai berujung pada kebotakan? Rajinlah untuk merawat rambut dengan jahe.

Tak banyak yang tahu bahwa manfaat jahe lainnya adalah mendukung proses pertumbuhan rambut. Sebab jahe akan merangsang folikel di kulit kepala, memelihara setiap helai rambut, dan menguatkan. Cara memanfaatkan jahe untuk kesehatan rambutmu adalah dengan menggunakannya sebagai masker rambut yang terbuat dari jahe yang dihancurkan dengan minyak kelapa murni. Kemudian diamkan selama 30 menit lalu keramaslah seperti biasa.

Manfaat jahe untuk diet

17. Membakar timbunan lemak

Manfaat jahe untuk tubuh lainnya adalah membakar lemak. Sebab jahe merupakan penguat metabolisme tubuh, pembakar kalori, dan membantu dalam meningkatkan rasa kenyang.

Dalam penelitian yang dilakukan di Institute for Human Nutrition di Columbia University, orang yang rajin mengonsumsi minuman panas dengan kandungan jahe larut di dalamnya lebih mudah mengalami rasa kenyang dibandingkan dengan mereka yang jarang minum air jahe.

18. Mencegah selulit

Manfaat jahe untuk kesehatan kulit lain adalah berguna dalam mencegah selulit. Sebabnya jahe akan meningkatkan sirkulasi dan regenerasi sel kulit yang pada gilirannya membantu dalam melawan selulit. Untuk mendapatkan manfaat jahe yang ini, kamu bisa membuat scrub kulit yang terdiri dari parutan jahe, gula organik, minyak zaitun, dan perasan air jeruk nipis. Gosokkan di kulit dengan gerakan memutar. Setelah kering, bilas dengan air dingin.

Manfaat jahe untuk kecantikan wajah

19. Menghaluskan kulit dan mencegah penuaan

Manfaat jahe untuk kecantikan kulit adalah berguna dalam mempercantik kulit dan mencegah penuaan dini. Sebabnya jahe sudah sejak lama dikenal dalam pengobatan Ayurveda dan Cina sebagai agen anti penuaan dini.

“Kandungan zat antioksidan di dalam jahe akan meningkatkan produksi kolagen, meminimalkan terjadinya kerusakan kulit, dan mencegah peradangan,” ungkap penelitian yang dilansir dari Reader’s Digest. Untuk mendapatkan manfaat jahe yang maksimal bagi kulit, kamu bisa menggosok kulit dengan irisan jahe setidaknya 2-3 kali dalam seminggu. Manfaat jahe ini juga berguna dalam menghilangkan bekas luka hipopigmentasi.

20. Mencegah timbulnya jerawat

Tersiksa karena jerawat? Manfaat jahe lain adalah untuk mencegah timbulnya jerawat. Sebab jahe mengandung zat antiseptik dan anti oksidan yang akan melawan bakteri dan mencegah efek buruk radikal bebas penyebab timbulnya jerawat.

“Selain itu, kandungan alami dalam jahe juga akan mempromosikan pertumbuhan sel kulit baru, meningkatkan sirkulasi darah, dan menyembuhkan luka,” tulis penelitian dari Reader’s Digest.

Manfaat jahe merah dan madu untuk pria

Selain mengandung potasium, magnesium, dan vitamin B6, jahe juga mengandung mangan. Di dalam tubuh, mineral ini berguna untuk mendukung kesehatan saraf. Saat kesehatan sarafmu meningkat dan jadi rileks, maka akan terjadi pelepasan hormon seksual berupa testosteron. Selain itu, manfaat jahe untuk mendukung kesehatan pria adalah meningkatkan produksi sperma dan libido seksual.

Kemudian, penelitian yang dilakukan di Maryland Medical Center juga menambahkan bahwa kandungan mangan dalam jahe menambah manfaat jahe yakni sebagai pencegah disfungsi ereksi dan ketidaksuburan. Kamu bisa mendapatkan manfaat jahe ini dengan cara mengonsumsi jahe merah yang sudah diparut kemudian dicampur madu.

Ada begitu banyak khasiat jahe untuk mendukung kesehatan tubuhmu secara keseluruhan. Jadi jika kamu sedang menderita penyakit ringan dan bisa disembuhkan dengan jahe, tak ada salahnya kamu mencoba pengobatan herbal tersebut daripada mengonsumsi obat berbahan kimia yang bisa menimbulkan efek samping.

*****************

Kondisi-kondisi yang dilarang mengkonsumsi jahe

Jahe ternyata memiliki beberapa dampak buruk bagi beberapa orang yang memiliki gangguan kesehatan. Agar kesehatan tidak semakin buruk, sebaiknya Anda perlu mengetahui kondisi-kondisi kapan Anda harus menghindari jahe.

1. Saat mengalami kelainan darah

Zat antikoagulan yang terdapat pada jahe dapat meningkatkan sirkulasi darah. Pada beberapa kasus dimana seseorang mengalami kondisi darah seperti hemofilia (pembentukan darah tidak terjadi dengan benar), hal ini justru akan memperburuk kondisi. Selain itu, penyakit kardiovaskular, rheumatoid arthritis, dan kolesterol tinggi juga harus menghindari jahe.

2. Saat mengonsumsi obat

Jahe bisa mengencerkan dan mengurangi tekanan darah. Mengonsumsinya bersamaan dengan obat tertentu dapat menimbulkan dampak berbahaya bagi tubuh. Karena itu, jahe tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan antikoagulan, beta blocker, aspirin, atau insulin.

3. Saat masa kehamilan

Jahe banyak disarankan untuk wanita hamil, terutama pada trimester pertama, karena bahan alami ini diyakini dapat mengurangi mual dan muntah.

Namun menurut dr. Kartika Mayasari ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengonsumsi jahe. Bagi ibu hamil, dosis jahe yang disarankan adalah 1000–1500 mg per hari, yang dibagi dalam 2–4 kali konsumsi. Lebih dari itu, jahe dikhawatirkan dapat berdampak negatif, seperti rasa terbakar pada lambung. Konsumsi dalam jumlah besar bahkan dikhawatirkan akan meningkatkan risiko keguguran.

4. Saat berat anda di bawah normal

Jahe dapat memicu sekresi pada enzim pencernaan dan mendorong pembakaran lemak tubuh. Mengonsumsi jahe bagi mereka yang memiliki berat badan di bawah normal dapat memicu kerontokan rambut, berkurangnya massa tubuh, hilangnya selera makan dan gangguan menstruasi pada wanita.

5. Penderita diabetes

Makan jahe bisa mengurangi kadar gula darah. Karena itu, penderita diabetes harus memantau gula darah setelah mengonsumsi jahe. Penderita diabetes yang kelebihan mengonsumsi jahe biasanya akan merasa lemas atau pusing.

Jika kondisi yang telah disebutkan tidak kunjung membaik, segera dapatkan bantuan medis. Penderita diabetes yang mengonsumsi jahe secara rutin harus berbicara dengan dokter tentang obat yang tepat untuk mengurangi kemungkinan penurunan kadar gula darah.

Nah, sekarang Anda sudah tahu untuk tidak mengonsumsi jahe saat Anda berada pada kondisi tersebut. Agar Anda terhindar dari gangguan kesehatan yang lebih parah akibat jahe, konsultasikan dengan dokter  mengenai asupan yang tepat.

Source: Dari Berbagai Sumber

About admin

Check Also

Punya Batu Ginjal? Coba Lunturkan dengan Jeruk Nipis

Ginjal adalah salah satu organ dari sistem eksresi kemih yang memiliki peran penting dalam penyaringan ...